Kasus Kriminalisasi Pers, Massa FPII dan AMPHIBI Geruduk Dewan Pers di Jakarta


JAKARTA - Aksi damai yang digelar Forum Pers Independen Indonesia (FPII) di tiga tempat, di depan Kantor Dewan Pers, Mabes Polri dan DPR-RI kini berlanjut ke depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Rabu, 04 Juli 2018.

FPII Bersama AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan dan B3 Indonesia) mendesak kepada pengadilan untuk tidak tendensius dalam pengambilan keputusan yang banyak menjerat insan pers Indonesia.

AMPHIBI yang diwakili oleh Korwil AMPHIBI Riau Mhd. Budianto yang ditunjuk oleh Ketua Amum DPP AMPHIBI pusat Agus Salim Tanjung, So Si,  yang bertindak selaku Koordinator Aksi dan juga KPPL AMPHIBI untuk Turut Serta Aksi bersama FPII mengatakan pihaknya menuntut kepada pihak terkait untuk bersikap adil dan bermartabat didepan Hukum.

"Kriminalisasi jurnalis merupakan bentuk pelanggaran konstitusi, mabes polri harus menindak tegas hal itu" Ujarnya saat melakukan orasi.

Aksi damai ini juga menuntut kepengurusan Dewan Pers 2016-2020 untuk dibubarkan karena diduga pelemahan kebebasan pers ada dalam kotak penguasaan dewan pers.

Usai Aksi di Depan Gedung Dewan Pers, hingga saat ini demonstran masih melakukan Aksi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Kasus Kriminalisasi Pers, Massa FPII dan AMPHIBI Geruduk Dewan Pers di Jakarta Kasus Kriminalisasi Pers, Massa FPII dan AMPHIBI Geruduk Dewan Pers di Jakarta Reviewed by Yaya Nouht on 22.11 Rating: 5