Eksekusi Lahan 453 Batal, Ada Apa...?


ROKAN HILIT– Eksekusi Lahan sawit seluas 453 Hektar di Teluk Bano 1 ternyata batal atau di tunda dalam batas waktu yang belum di tentukan. Ada ada?

Demikian Paparan Bupati Lira Zacky Al Masry menjawab setiap pertanyaan masyarakat dan sejumlah tokoh yang menunggu kapan di lakukan eksekusi tanah sengketa rampasan negara yang rencananya dilakukan pihak Kejari Rohil pada Selasa kemarin (23/10).

Baru baru ini, LSM Lira bersama awak media saat Silaturahmi bersama Kasi Intel Farkhan SH guna membahas serius soal Putusan Kasasi MA 2510K/PID.SUS/2015.

“Jangan takutlah, kita tidak minta apa apa dari perjuangan ini, kami murni Lillahita’ala berjuang demi Rokan Hilir, Silahkan nantinya dipergunakan aset yang di rampas negara dengan  sebaik baiknya, ujarnya.

Menurut Zacky meskipun di duga ada ketidak terbukaan informasi tentang apa penyebab utama kejadian batalnya proses eksekusi dan proses penyerahan yang seharus nya di laksanakan kemarin, tetapi yakinlah sebut Zacky Allah SWT tidak akan pernah ridho dan menyebelahi orang orang berbuat salah.

Asal masyarakat tahu, sambung nya begitu berita tentang batalnya eksekusi lahan 453 H.

Teluk Bano tersebar maka pada saat itu pula para pekerja di lapangan meloncat kegirangan, tau kenapa, berdasarkan informasi dari masyarakat teluk Bano atas perintah pemilik maka anggota/ buruh Sawit kembali mendodos buah di lokasi yang seharusnya nya sudah di eksekusi.

LSM Lira dan awak media temui Bupati  H.Suyatno.
Ekslusifnya lagi lanjut Zacky Al Masry pihaknya selaku Aktivis Masyarakat yang getol mengungkit kasus dari awal sampai akhir tidak mendapat undangan resmi terkait eksekusi maupun penyerahan lahan 453 H tersebut.

Sementara imbuh nya lagi, rekan lain yakni beberapa media ternyata mendapat undangan resmi dari pihak terkait pada akhirnya di tunda.

Sementara berdasarkan info dari mitranya salah seorang rekan di Kejaksaan mengatakan bahwa selasa kemarin semua persiapan sudah di buat termasuk sudah memanggil awak media, komsumsi sebagainya alhasil batal karena pihak dari Kejati tidak hadir masa itu,namun dapat di pastikan bahwa eksekusi tetap di laksanakan hanya saja waktunya dalam dekat ini masih di rahasiakan.

“Hebat bukan,kita punya aparat Negara seperti Kejaksaan, ada Pengadilan dan ada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir tapi terkesan takluk kepada satu seseorang yakni pemilik kebun, silahkan masyarakat mikir, saya sudah lelah melihat mitra – mitra saya seperti tidak bersemangat membela kebenaran. Tutupnya menyindir.

Informasi batal atau di tunda proses eksekusi maupun penyerahan lahan 453 H ke Pemkab Rokan Hilir menyisakan pertanyaan, guna memperkuatnya maka sumatratimes.com  menelusuri bahkan mengkonfirmasi langsung kepada Bupati H. Suyatno di kantornya.

“Di tunda,oalnya di belakang hari pasti bermasalah biar lah berproses sesuai aturan dan mekanisme nya, Tandas Bupati.







Sumber: Sumatratimes.com.
Eksekusi Lahan 453 Batal, Ada Apa...? Eksekusi Lahan 453 Batal, Ada Apa...? Reviewed by Toni Octora on 10.22 Rating: 5