Samsir dan Putra: Perkebunan PT.TBS Tapteng dan PT.HPP Panai Tengah Sudah Jalankan Plasma, Kenapa PT.CSM Belum Melaksanakan Ada Apa..?


LABUHAN BATU - Masyarakat di Tapanuli Tengah (Tapteng) Kecamatan Sosorgadong tak seberuntung masyarakat Desa Sei-Lumut Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhan Batu Provinsi Sumut, yang hingga kini belum mendapatkan  Sistem Plasma dari Perkebunan Kelapa Sawit PT.Citra Sawit Mandiri (CSM) yang sebagian lahannya masuk ke wilayah Desa Sei-Lumut dengan luas lahan mencapai ratusan Hektare (Ha).

Keberuntungan yang dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Sosorgadong adalah, bahwa PT.Tri Bahtera Srikandi (TBS) Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Sosorgadong pada Tahun 2017 lalu telah melaksanakan Sistem Plasma untuk masyarakat di Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah. 

Informasi ini didapat Media EraPublik.com dari salah satu masyarakat di Tapteng, setelah ia membaca berita yang diterbitkan Media EraPublik.com di sosmed, bahwa Perkebunan PT.CSM belum merealisasikan sistem Plasma. 

Warga yang enggan disebut namanya inipun pada Jum'at malam (16/11/2018) menguhubungi Mhd.Budianto Pimpinan Umum Media EraPublik.com via telfon selulernya mengatakan, bahwa di Kabupaten Tapteng Perkebunan PT.TBS pada Tahun 2017 lalu menyerahkan Plasma kepada masyarakat.

Warga ini juga menjelaskan, bahwa Sistem Plasma ini memang tidak semua  Perusahaan Perkebunan melaksanakannya.

"Sebenarnya, permasalahan sistem Plasma ini tidak terlepas dari peran Pemerintah setempat, baik tingkat Kecamatan maupun Kabupaten/Kota Madya," ungkap warga ini.

"Namun saya salut melihat Pemuda yang  abang beritakan itu, karena mereka mempunyai semangat untuk memperjuangkan sistem Plasma tersebut guna kepentingan masyarakat di Desa mereka." beber Warga yang enggan namanya disebutkan.

Lanjut warga ini menjelaskan, bahwa PT.TBS tersebut membuka lahan Perkebunan Plasma untuk masyarakat di diwaktu Perusahaan TBS membuka lahan untuk perkebunan mereka pada Tahun 2017.

Dan yang mendapat pembukaan lahan Plasma tersebut, dimana wilayah Desa yang mereka inves, seperti contoh di Kecamatan Sosorgadong ada Tiga Desa dengan jumlah ratusan Kepala Keluarga (KK) mendapatkan lahan seluas 1,5 Hektare per KK, dan lahan tersebut sudah ditanami kelapa sawit dan langsung mendapatkan surat Sertifikat atas nama masyarakat tersebut.

"Saya berpesan kepada Pemuda yang abang beritakan itu, teruslah berjuang untuk mendapatkan lahan Plasma di PT.CSM tersebut. Jika mempunyai niat tulus untuk masyarakat, saya doakan berhasil," tandas warga ini sembari menutup pembicaraannya.

Disamping itu, Samsir yang dikenal sapaan Ucok ini menanggapi atas kabar tersebut, bahwa apa yang diperjuangkannya bersama rekan-rekan Pemuda Relawan Peduli Masyarakat Desa Sei-Lumut dan Wakil Ketua BPD Desa Sei-Lumut tidaklah salah.

Sebab sebelum mendapat kabar tersebut, dirinya bersama rekan Pemuda lainnya bersama Wakil Ketua BPD dan Pimpinan Media EraPublik.com juga sudah mensurvei Lahan Plasma di wilayah Kecamatan Panai Tengah yaitu dari Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit milik PT.Hijau Priyan Perdana (HPP).

"Adanya kabar dari warga Tapteng tersebut, menambah keyakinan kami, bahwa setiap Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit wajib adanya Lahan Plasma termasuk PT.CSM," ungkap Ucok yang didampingi Mas Saputra.

"Namun sepengetahuan kami dan masyarakat Desa Sei-Lumut, bahwa kami tidak pernah mendengar dan menerima  dari PT.CSM memberikan lahan Plasma kepada masyarakat sejak berdirinya perusahaan tersebut. Dan tidak itu saja, termasuk CSR nya juga kami tidak pernah menerima," ungkap Ucok lagi.

Menurut Ucok, bahwa mereka sudah mendatangi kantor PT.CSM pada Kamis (15/11/2018), namun upaya mereka untuk bertemu dengan pihak Management PT.CSM tidak dapat ditemui, dengan penyampaian Koordinator Security, bahwa PT.CSM sedang ada Audit.

"Kami sudah titipkan surat Konfirmasi dari Media EraPublik.com kepada Security PT.CSM tersebut, namun hingga kini belum mendapat jawaban maupun kami dipanggil oleh pihak PT.CSM. Dan juga kami sudah sampaikan Tembusan Surat Konfirmasi tersebut kepada Camat Panai Hilir, namun belum juga ada respon dari masing-masing, ada apa ini...?." pungkas Ucok.


Ditambah Mas Saputra, bahwa mereka tidak akan berhenti untuk mempeejuangkan permasalahan tersebut, sebab menurutnya apa yang mereka perjuangkan merupakan hak masyarakat Desa Sei-Lumut.



"Kami mewakili masyarakat Desa Sei-Lumut akan terus berjuang untuk mendapatkan lahan Plasma dan juga CSR tersebut, sebab itu sudah menjadi hak masyarakat, sebagaimana di atur dalam undang-undang serta Peraturan para Menteri terkait dan Peraturan Presiden RI. Jika itu tidak diberlakukan oleh pihak PT.CSM, maka sama saja Peraturan para Menteri dan Presiden RI tidak digubris oleh pihak PT.CSM." tandas Mas Saputra.



Disisi lain, Manager PT.CSM saat dikonfirmasi oleh Pimpinan Umum Media EraPublik.com via Whatsappnya mengatakan. 


"Untuk masalah ini nanti saya aturkan waktunya, biar kita jumpa. Untuk 2 hari ini saya masih ada tamu. Insyaallah ya, besok dikabari kembali." jawab sang Manager PT.CSM, Kamis (15/11/2018).

Namun harapan Pimpinan Umum Media EraPublik.com dan Para Pemuda serta Wakil Ketua BPD Sei-Lumut dengan ucapan janji yang disampaikan oleh Manager PT.CSM hanyalah tinggal janji belaka, sebab hingga berita ini diterbitkan, sang Manager tak kunjung memberi kabar untuk bertemu.

Untuk memastikan barangkali sang Manager lupa dengan janjinya untuk memberi kabar jadwal pertemuan, Pimpinan Umum Media EraPublik.com kembali menanyakan kepada sang Manager PT.CSM, kapan hari yang dapat dilakukan pertemuan tersebut. Namun sang Manager hanya melihat tulisan Whatsapp yang dikirim, hingga berita ini diterbitkan, sang Manager tak kunjung memberikan jawaban.




(Red) 
Samsir dan Putra: Perkebunan PT.TBS Tapteng dan PT.HPP Panai Tengah Sudah Jalankan Plasma, Kenapa PT.CSM Belum Melaksanakan Ada Apa..? Samsir dan Putra: Perkebunan PT.TBS Tapteng dan PT.HPP Panai Tengah Sudah Jalankan Plasma, Kenapa PT.CSM Belum Melaksanakan Ada Apa..? Reviewed by Redaksi on 19.42 Rating: 5