Prajurit TNI Amankan Bom Di Kampung Skouw Mabo Perbatasan Papua Nugini





PAPUA- Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Para Raider (328) Dirgahayu (Yonif Para Raider (328) Dirgahayu) yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Papua Nugini, berhasil mengamankan sebuah bom dengan panjang kurang lebih 125 cm dan berdiameter 50 cm di perkampungan Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Rabu (21/11/2018).

Penemuan bom tersebut bermula saat seorang warga a.n. Jacob Mallao (69), dari Kampung Skouw Mabo yang berada di perbatasan Indonesia-Papua Nugini sedang, menggali lubang untuk membuat tempat sampah di sekitar rumahnya,namun pada saat kedalaman mencapai (50) Cm, tiba-tiba melihat sebuah benda mencurigakan seperti bom.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan oleh Jacob Mallao kepada Komandan Pos Ramil Muara Tami Lettu Inf Rakhmanto Adhy, selanjutnya Lettu Inf Rakhmanto Aldhy beserta anggota langsung ke tempat penemuan bom dan mengamankan lokasi sekitar dikarenakan temuan bom tersebut berada di sekitar rumah warga. Saat ini bom tersebut telah diamankan oleh Pos Ramil Muara Tami, Jayapura.

Menurut Komandan Satgas Yonif Para Raider (328) Dirgahayu Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr. (Han) bahwa, bom tersebut diperkirakan merupakan peninggalan sisa perang zaman dahulu yang sudah lama sekali terkubur.  “Hal ini sangat berbahaya mengingat besarnya ukuran bom tersebut danberada ditengah-tengah rumah penduduk,” ucapnya.

“Kami tidak mengetahui apakahbom tersebut masih aktif atau tidak,tapi tindakan pertama adalah untuk mengamankan bom tersebut menjauh dari warga,” katanya.



Penulis:Toni Octora.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.