Rugikan Negara Rp (211) Juta,DLH Rohil Gelar Deadline PT RSM




ROKAN HILIR- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir gelar ekspos kajian kerugian terkait pencemaran lingkungan yang dilakukan pihak perusahaan kelapa sawit (PKS) milik PT Riau Sawit Makmur Teluk Mega, Kecamatan Tanah Putih di salah satu hotel di Bagansiapiapi, Kamis 27 Desember 2018.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Suwandi S.Sos kepada wartawan mengatakan, pihaknya mengkajian akibat pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh pihak perusahaan PT RSM hari ini merupakan tindak lanjut daripada surat keputusan Bupati Nomor 544 Tahun 2017.

Kewajiban dari pihak perusahaan adalah membayar kerugian lingkungan. Disebutkannya, untuk menghitung kerugian lingkungan ini pihak pemerintah dalam hal ini DLH memakai tenaga ahli dari Universitas Muhammadiyah Riau.

"Ini merupakan persentase dan ekspos terhadap kajian yang sudah mereka lakukan," kata Suwandi, menjelaskan.

Dalam gelar ekspos tersebut Suwandi mengaku ada beberapa perkembangan masukan dan usulan dari masyarakat setempat melalui pemerintah. Baik pemerintah kecamatan, kepenghuluan dan kelurahan.

"Itu menjadi catatan bagi kita khusus berkaitan dengan kewajiban perusahaan terhadap masyarakat setempat,"cetusnya.

Untuk diketahui secara bersama, nilai total kerugian yang harus dibayarkan oleh pihak pabrik kelapa sawit (PKS) PT RSM kepada negara adalah sebesar Rp (211) Juta.

Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup (LH) Nomor 7 Tahun 2014 Pasal 8 menyebutkan, ini merupakan pendapatan negara bukan pajak, dan wajib disetorkan kepada negara.

"Tadi kami sudah sampaikan kepada pihak perusahaan dalam jangka waktu satu bulan mereka sudah harus membayarkan kepada negara melalui Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN),"kata Suwandi menegaskan.

Dalam ekspos pencemaran lingkungan tersebut turut dihadiri seluruh stakeholder dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan nelayan.

Kemudian organisasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI), pemerintah setempat seperti camat, lurah, penghulu dan pihak perusahaan kelapa sawit PT RSM.




Sumber:Kapurnews.com.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.