PEKAT IB Dumai Dukung Program Walikota Dumai Terkait Pemindahan Feri Penumpang Dari Pelabuhan Pelindo Ke Pelabuhan Dikelola BUMD Dumai


DUMAI - Organisasi Masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) Dumai yang di Pimpin Datok Maulana beserta Pengurus lainnya menyatakan sikap mendukung Program Walikota Dumai Zulkifli As terkait pemindahan Penumpang Feri yang selama ini dikelola Pelindo I Cabang Dumai ke Pemerintah Kota Dumai yang akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dumai melalui PT. Pelabuhan Dumai Berseri.

Sebab Pemko Dumai sudah memiliki Pelabuhan sendiri yaitu Pelabuhan Bandar Sri Junjungan, dan pemindahan Penumpang Feri tersebut akan dimulai beroperasi pada Februari 2019. Pelabuhan ini akan melayani jasa transportasi laut, rute domestik dan internasional.

"PEKAT IB Dumai mendukung penuh Peralihan pelabuhan penumpang laut dari Pelindo I Cabang Dumai ke Pelabuhan yang dikelola oleh BUMD," ucap Ketua PEKAT IB Dumai Datok Maulana.

Dijelaskan Datok Maulana, bahwa pemindahan pelabuhan feri penumpang tersebut sudah berproses panjang sejak awal 2018. Perseroan pun telah berkoordinasi ke sejumlah instansi, di antaranya, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan.

"Sudah selayaknya permasalahan Penumpang Feri yang sudah sekian Tahun dikelola oleh Pelindo I Cabang Dumai di ambil alih oleh Pemko Dumai yang dikelola oleh BUMD PT.Pelabuhan Dumai Berseri, sehingga dapat mengdongkrak Pendapatan APBD Dumai," ungkap Datok Maulana Kepada Media EraPublik.com, Minggu (13/01/2019) saat Makan Siang bersama Pengurus PEKAT IB Medang Kampai disalah satu rumah makan di Kelakap 7.

Lanjutnya,"Mengenai infrastruktur pelabuhan Bandar Sri Junjungan yang kita ketahui kurang bagus, ya kita harus maklumi. Dikarenakan butuh proses untuk perbaikan, sehingga infrstruktur Pelabuhan tersebut pelan-pelan menjadi bagus." tandas Datok Maulana.





Penulis: Budi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.