Breaking News

Miftah Nur Sabri "Budak Dumai" Diprediksi Merebut 1 Kursi DPR RI di Senayan


DUMAI - Miftah Nur Sabri "Budak Dumai" dalam bahasa Melayu Dumai, adalah salah satu Juru Bicara Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo-Sandi Periode 2019-2024.

Ia mencalonkan diri sebagai Calon DPR RI Dapil Riau 1 yaitu Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kab.Rohul, Kab.Rohil, Kab.Bengkalis, Kab.Siak dan Kab.Meranti dengan menyandang Partai Gerindra, periode 2019-2024.

Namanya cukup dikenal oleh masyarakat dikarenakan Miftah sangat ramah dengan sesama, baik dikalangan masyarakat awam maupun dikalangan kaum elit.

Oleh karena itu, Miftah di prediksi akan menduduki kursi DPR RI di Senayan Jakarta, mewakili Masyarakat dari 7 Kabupaten/Kota Madya ini.

Hal ini disampaikan Verdi selaku Tim Relawan Miftah kepada Media EraPublik.com Jum'at (19/04/2019) via Whatsappnya.

Bahwa Masyarakat Riau, salah satunya masyarakat Kota Dumai diprediksi memiliki Wakil Rakyat di Senayan Jakarta, yang selama ini belum pernah tercapai.

"Alhamdulillah berdasarkan data C1 Plano yang sudah kita input masih 40% (40 Persen), jagoan kita Miftah sudah mengantongi suara sebanyak 40 ribu lebih," ucap Verdi.

Untuk saat ini, lanjut Verdi, masih ada 60% lagi data C1 Plano yang belum terinput oleh Tim kita," kata Verdi.

Menurut Verdi, bahwa dari jumlah Calon DPR RI Dapil Riau 1, sejauh ini Miftah memiliki suara yang fantastis dari Caleg lainnya di internal Partai Gerindra, sehingga ia diprediksi melenggang ke Senayan. 

"Kenapa kami sampaikan ini, bahwa di akumulasikan suara-suara Caleg dan Partai, jumlahnya sudah mencapai 125.000 lebih," ujar Verdi.

"Dari jumlah keseluruhan tersebut, kita optimis bahwa Miftah akan melenggang ke Senayan sebagai Wakil Rakyat Riau," imbuhnya.

Miftah melalui Verdi mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan pilihannya kepada Miftah. Dan dan tak lupa kepada seluruh Kader-Kader Partai Gerindra yang sudah bersusah payah membantunya agar masyarakat memilih Miftah.




Penulis: Budi

Tidak ada komentar