Ratusan Napi Rutan Dumai Tak Dapat Hak Pilih


DUMAI - Masa Pemilihan Calon Presiden-Wakil Presiden serta pemilihan Legislatif dan DPD RI tinggal beberapa hari lagi.

Tepatnya pada Tgl 17 April 2019, seluruh Rakyat Indonesia akan melakukan pencoblosan di TPS masing-masing.

Namun tidak semua Rakyat Indonesia dapat melakukan Pemilihan (Mencoblos) dikarenakan ada permasalahan kepada calon pemilih.

Seperti yang di alami Ratusan Narapidana Rutan Kelas II B Dumai, para Napi tidak dapat menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2019 nanti.

Hal ini disampaikan Kepala Rutan Kelas II B Dumai melalui Aldino Kepala Pengamanan Rutan Kelas II B Dumai,  jumlah total warga binaan di Rutan Dumai saat ini mencapai 1048 jiwa.

"Tidak semua Napi dapat memilih," ucap Aldino kepada Media EraPublik.com via Whatsappnya, Senin (15/04/2019).

"Saat ini jumlah penghuni Rutan Dumai mencapai 1048 jiwa, namun yang dapat melakukan pemilihan hanya 632 jiwa untuk pemilu 2019 ini,”uja

Menurut Aldino, bahwa ada sekitar 400 lebih Napi yang tak ikut mencoblos. Disebabkan ada persoalan, seperti tidak adanya e-KTP dan tidak terdaftar di DPT.

"Terkait hal ini, pihak Rutan sudah berkoordinasi dengan KPU Kota Dumai. Namun memang yang tidak bisa memilih dikarenakan tidak memenuhi syarat." tandas Aldino. 





Penulis: Budi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.