Akun Fb Palsu Singgung Nama Kapolsek, Ini Fakta Sebenarnya!!



ROKAN HILIR - Beredarnya kabar di sosial media Facebook (Fb) tentang oknum polisi khususnya Opsnal Polsek Bagan Sinembah menerima suapan dari Bandar (BD) Sabu.

Bahkan di akun Anto Narkoba Riau itu menantang Kapolsek untuk menangkap BD untuk membuktikan jika ia tidak menerima suap tersebut. 

Pantauan awak media beberapa hari ini, akun Anto Narkoba Riau itu cukup membuat kontroversial netizen atas dugaan para BD sabu menyuap oknum polisi. 

Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar didampingi Kanit Reskrim Iptu Nur Rahim SIK saat ditemui di ruangannya pada Jumat (31/5/2019) pagi membantah tudingan itu. 

Dari postingan akun Anto Narkoba Riau itu, Kompol Asmar langsung memerintahkan Kanit Reskrim untuk melakukan penyelidikan terhadap nama-nama yang disebutkan tersebut. 

" Sayangnya, dari hasil penyelidikan, para BD sabu itu sudah kabur. Padahal saya ingin mendengar pengakuan dari para BD itu, jika anggota saya ada menerima, sangsi tegas siap menanti. Bahkan jika benar saya ada menerima uang atau sesuatu dari BD itu, saya siap menerima sangsinya," tegas Kapolsek. 

Sejauh ini, lanjut Kapolsek, setiap Apel pagi ianya selalu menekankan kepada anak buahnya untuk tidak main-main dengan Narkoba," paparnya.

" Saya tidak main-main kalau soal Narkoba, saya justru terimakasih kepada akun di facebook itu, ini jadi PR saya dan akan mengungkap ini. Bila perlu nanti saat dilakukan penangkapan terhadap nama-nama BD itu, kita ajak beberapa wartawan untuk merekam, jika benar ada saya menerima gratifikasi dari BD itu, saya siap menerima sangsi," ujarnya lagi. 

Senada dengan Kapolsek, Kanit Reskrim Iptu Nur Rahim SIK akrab disapa Baim itu pun langsung melakukan penyelidikan terhadap nama-nama yang disebutkan di Facebook tersebut. 

Namun sayangnya, di Facebook terlalu digembar gemborkan nama-nama yang diduga sebagai Bandar sabu itu, diduga merasa tidak nyaman dan akhirnya kabur dari rumah.

" Ya sayangnya seperti itu, terlalu digembar gemborkan akibatnya terduga BD Sabu itu kabur," ungkap Baim. 

Baim pun mengimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Bagan Sinembah, jika mengetahui adanya terduga pelaku tindak penyalahgunaan Narkotika agar langsung melaporkan kepadanya atau langsung ke Kapolsek Bagan Sinembah. 

" Jika ragu dengan personil, langsung dengan Kapolsek. Dan tidak perlu digembar gemborkan di sosial media, akibatnya kita tidak bisa melakukan penyelidikan, terduga keburu kabur," imbau Baim. 

Baim pun menjelaskan bahwa, untuk menangkap pelaku tindak pidana Narkotika perlu proses penyelidikan lebih lanjut. Sebab, untuk menangkap tanpa ada proses Lidik, bisa-bisa Polisi menyalahi SOP yang ada dan berujung digugat secara Pra Peradilan. 

" Harus benar-benar terbukti, jika tidak terbukti ya sama saja, kita tidak bisa menangkap sembarangan terduga Narkotika," tandasnya.




Editor: Toni Octora.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.