Kemenag Dumai: Masyarakat Jangan Terpengaruh Isu Gerakan People Power


ROKAN HILIR- Pemilihan Umum serentak atau disebut pesta demokrasi rakyat di seluruh wilayah Indonesia terkait Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dan Legislatif telah usai pada 17 April 2019 lalu, pelaksanaannya secara umum berjalan aman dan lancar.

Saat ini rakyat sedang menunggu hasil rekapitulasi putusan KPU RI siapa Presiden dan Wakil Presiden yang terpilh pada 2019-2024 nantinya.

Namun akhir-akhir ini Publik dihebohkan dengan akan adanya gerakan People Power.

Terkait hal ini, Drs. H. Syafwan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai menghimbau kepada seluruh masyarakat Dumai untuk tidak ikut-ikutan dan tidak terpengaruh serta mengembangkan isu Gerakan People Power tersebut.

Kakan Kemenag ini meminta semua pihak untuk lebih bersabar dan menunggu hasil resmi dari KPU.

"Mari kita tunggu hasil keputusan KPU RI. Dan apapun keputusan KPU RI mari kita hormati. Nah jika ada pihak-pihak yang kurang puas dengan hasil keputusan KPU RI, maka hendaknya gunakan jalur sesuai mekanisme yang ada, seperti Bawaslu dan MK," ucap Drs. H. Syafwan Kakan Kemenag Kota Dumai.

"Masyarakat harus bersatu satu sama lainnya untuk menjaga keamanan dan persatuan antar sesama ummat dan masyarakat. Mari kita jadikan Bulan Suci Ramadhan ini sebagai bulan yang penuh berkah tanpa ada kekisruhan." pungkas H.Syafwan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.