Ketua PSMTI Kota Dumai Minta Jangan Ada People Power



DUMAI- Pemilihan umum serentak di seluruh wilayah Indonesia telah usai. Pelaksanaannya secara umum berjalan aman dan lancar. Yang ditunggu adalah hasil dari perhitungan komisi pemilihan umum (Kpu).

Di tengah hasil rekapitulasi tersebut, terdapat saling klaim kemenangan dari Dua (2) kubu. Tentu saja klaim kemenangan tersebut membuat masyarakat cukup bingung dan mempunyai potensi adanya saling tuduh berbuat kecurangan.

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghua Indonesia ( PSMTI) Kota Dumai Bambang memperhatikan hal tersebut, ia menghimbau kepada tokoh masyarakat dan elit politik untuk menahan diri, juga mengimbau masyarakat tidak terpancing. Terlebih dengan adanya isu people power yang memanaskan situasi yang sudah kondusif ini," jelas Bambang.

Lanjut Ketua PSMTI Bambang," para tokoh masyarakat dan elit politik seharusnya mendinginkan situasi, jangan berkomentar yang berlebihan, sehingga memancing amarah antar sesama yang pada akhirnya berakhir dengan tindakan anarkis. Jangan sampai ada people power," papar Bambang.

Bambang meminta semuanya lebih sabar dan menunggu hasil resmi dari KPU. Negara kita adalah negara demokrasi. Ketidakpuasan pasti ada. Bila dimenangkan paslon 01, yang paslon 02 tidak puas. Begitu sebaliknya. Tidak apa-apa protes turun ke jalan tapi jangan bertindak anarkis," ujar Bambang.

" Masyarakat harus bersatu menjaga keamanan dan persatuan serta kesatuan antar sesama umat dan masyarakat, khususnya Kota Dumai, usai Pemilu ini. Siapa pun pemimpinnya, kita harus mendukung, semoga dapat membawa bangsa ini lebih maju," pungkas Bambang.





Editor: Toni Octora.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.