Penjaga Malam & Petugas Parkir Kompak Nginap Di Penjara.


TANJUNGBALAI- Tim opsnal Satres narkoba amankan seorang penjaga malam miliki. narkotika.jenis sabu Kamis (30/5) sekitar pukul 01.30 wib di Jln. Karya, Kel. TB Kota ll, Kec. Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai.Tetapi pria yang bernama Andika Darma alias AD, 31.Jln. M.T. Haryono, Kel. Selat Lancang, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai  ini juga ikut geret bandarnya yang sehari harinya sebagai petugas parkir bernama.Arifin alias A,43,warga Jln. Karya, Kel. TB KOTA II, Kec. Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan  Rifai.SH.SIK didampingi Wakapolres Kompol Edi Bona Sinaga.SH.SIK Kamis (30/5) melalui kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan,dari kedua tersangka diamanakan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik klip transparan berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor sekitar 5,05 gram, 1 (satu) tas sandang warna hitam, 1 (satu) unit HP merk maxtron warna putih, 1 (satu) unit HP merk nokia warna hitam dan Uang sejumlah Rp. 440.000,"

Lanjutnya lagi,penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya. Bahwasanya di Jln. Karya, Kel. TB Kota ll, Kec. Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai, ada seorang laki-laki yang memiliki narkotika jenis shabu."Pada saat akan diamankan tersangka sedang berdiri dipinggir jalan, lalu Team Opsnal Sat Res Narkoba langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan badan terhadap tersangka ANDIKA DARMA dan ditemukan 1 (satu) bungkus plastik klip transparan yang berisi diduga narkotika jenis shabu dari dalam tas sandangnya."

"Kemudian Kanit 2 dan Team Opsnal Sat Res Narkoba melakukan interogasi terhadap tersangka,dan dianya menerangkan bahwa narkotika jenis shabu tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari tersangka ARIFIN alias A."Selanjutnya dilakukan pengembangan dan  tersangka ARIFIN dapat diamankan pada saat akan keluar dari rumahnya."

"Kedua tersangka langsung diboyong ke Mapolres Tanjungbalai. Saat ini kedua tersangka masih menjalani proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih.mendalam,"ujar Ahmad Dahlan.


Penulis:Ambon

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.