Header Ads

Header ADS

Tokoh Masyarakat Pujud Minta Jangan Ada People Power


ROKAN HILIR- Gelaran pemilihan umum di seluruh wilayah telah usai. Pelaksanaannya secara umum berjalan aman dan lancar. Yang ditunggu adalah hasil dari perhitungan komisi pemilihan umum (Kpu).


Di tengah hasil rekapitulasi tersebut, terdapat saling klaim kemenangan dari Dua (2) kubu. Tentu saja klaim kemenangan tersebut membuat masyarakat cukup bingung dan mempunyai potensi adanya saling tuduh berbuat kecurangan.

Tokoh masyarakat Kec. Pujud Hamdan saat dikonformasi melalui Hand Phond Selulernya mengatakan," ia menghimbau kepada elit politik dan tokoh masyarakat untuk menahan diri, juga mengimbau masyarakat tidak terpancing. Terlebih dengan adanya isu people power yang memanaskan situasi yang sudah kondusif ini," jelasnya.

" Para elite politik dan para tokoh masyarakat seharusnya mendinginkan situasi. Jangan berkomentar yang tidak-tidak, sehingga memancing amarah yang pada akhirnya berakhir dengan tindakan anarkis. Jangan sampai ada people power," papar tokoh masyarakat Hamdan.

Lanjut tokoh masyarakat Hamdan," meminta semuanya lebih sabar dan menunggu hasil resmi dari KPU. Negara kita adalah negara demokrasi. Ketidakpuasan pasti ada. Bila dimenangkan paslon 01, yang paslon 02 tidak puas. Begitu sebaliknya. Tidak apa-apa protes turun ke jalan tapi jangan bertindak anarkis," ujar tokoh masyarakat Hamdan.

" Masyarakat harus bersatu menjaga Ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Wathoniyah usai Pemilu ini. Siapa pun pemimpinnya, kita harus mendukung, semoga dapat membawa bangsa ini lebih maju," pungkas tokoh masyarakat Hamdan.





Editor: Toni Octora.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.