• Breaking News

    Basis Relawan Demokrasi KPU Kabupaten Serdang Bedagai Meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu Serentak Tahun 2019






     Serdang Bedagai - Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 sudah terlaksana, partisipasi masyarakat di Serdang bedagai meningkat menjadi 79 %. Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 memang beda dengan pemilu sebelumnya. Pemilihan legislatif dilakukan bersamaan dengan Pemilihan Presiden. Kertas suara yang harus dicoblos sebanyak 5 macam yang dibedakan dengan warna-warni yang berbeda. Yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/ Kota, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

    Ini membuat bingung masyarakat yang tidak/ kurang mengetahui informasi tentang Pemilu Serentak. Untuk memaksimalkan sosialisasi tentang pemilu serentak 2019 kepada masyarakat, KPU RI melalui peraturan KPU RI Nomor 32/ PP.08 – SD / 06/ KPU /I/ 2019 membentuk Relawan Demokrasi pada pemilu serentak 2019.

    Relawan Demokrasi yang dibentuk pada setiap KPU Kabupaten/ Kota hanya 55 orang saja, yang dibagi menjadi 11 basis. Yaitu basis relawan demokrasi, basis pemilih keluarga, basis pemilih pemuda, basis pemilih pemula, basis pemilih perempuan, basis pemilih marginal, basis pemilih  disabilitas, basis pemilih keagamaan, basis pemilih warga internet, basis pemilih komunitas dan basis pemilih berkebutuhan khusus.

    Kelompok sasaran dari basis relawan demokrasi adalah anggota relawan demokrasi di KPU Kabupaten/ Kota tersebut. Untuk melaksanakan tugasnya dengan maksimal, 55 orang relawan demokrasi tidak cukup hanya mendapatkan bekal bimbingan teknis yang hanya 2 atau 3 hari saja yang diadakan oleh KPU Kabupaten/ Kota.

    Sarwo Edi Subowo, Koordinator Basis Relawan Demokrasi KPU Kabupaten Serdang Bedagai menyampaikan. Setelah dikukuhkan dan mengikuti bimbingan teknis oleh KPU Kabupaten Serdang Bedagai. Basis relawan demokrasi segera menyusun program. Program utamanya adalah bagaimana kita memfasilitasi anggota relawan demokrasi lainnya untuk meningkatkan kompetensinya agar dapat melaksanakan tugasnya secara maksimal. Untuk mewujudkan program tersebut maka basis relawan demokrasi mengadakan beberapa kegiatan:

    1.      Pelatihan Publik Speaking
    Salah satu tugas utama relawan demokrasi adalah berbicara didepan umum untuk menyampaikan informasi tentang pemilu serentak 2019 kepada kelompok sasarannya. Tidak semua relawan demokrasi yang terpilih dapat berbicara didepan umum dengan baik dan benar. Oleh karena itu kami mengadakan pelatihan tersebut agar peserta dapat menyampaikan informasi tentang pemilu serentak 2019 dengan metode ceramah, brainstorming, tanya jawab, permainan, simulasi, diskusi dan lomba.

    Pelatihan yang kami buat lebih mengutamakan keaktipan para peserta dibanding pemateri. Setiap basis bermusyawarah mempersiapkan kelompoknya untuk persentase didepan peserta lain. Adapun langkah – langkah yang dipersiapkan setiap kelompok basis yaitu:

    a.      Menentukan materi yang akan disampaikan dalam sosialisasi.
    Adapun informasi yang dapat disampaikan kepada masyarakat sesuai petunjuk KPU RI yaitu: pentingnya pemilu, cek DPT melalui info pemilu, tanggal dan jam pemungutan suara Pemilu Serentak Tahun 2019 yaitu: 17 April 2019 pukul 07.00 – 13.00 waktu setempat, pengenalan partai peserta Pemilu Serentak Tahun 2019, pengenalan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, pengenalan calon anggota DPD, tata cara pindah memilih, jumlah dan jenis surat suara, tata cara pencoblosan di TPS, cara mencoblos surat suara, cara memerangi hoaks, ajakan anti golput, politik uang dan politik SARA.

    b.      Membuat media dan bahan
    Dalam pelatihan ini, basis relawan demokrasi juga diajarkan cara membuat media yang menarik agar informasi yang ingin disampaikan dapat terlaksana dengan baik. Adapun macam – macam media nya yaitu: spanduk, poster, stiker, video dan yang lainnya sesuai kebutuhan. Selain media, yang harus dipersiapkan sebelum sosialissi adalah undangan sosialisasi kepada kelompok sasaran, absensi peserta, absensi relawan demokrasi dan dokumentasi.

    c.       Metode
    Kami memberikan saran kepada anggota relawan demokrasi agar dalam kegiatan sosialisasi jangan menggunakan metode ceramah saja. Tetapi harus memodifikasi dengan metode lainnya, seperti tanya jawab, diskusi, simulasi, games, bermain peran, nonton video dan metode lainnya sesuai kebutuhan. Untuk menarik perhatian peserta sosialisai dalam setiap kegiatan kami sarankan agar membawa hadiah/ cendramata untuk dibagikan sebagai reward kepada peserta yang aktif atau yang dapat menjawab pertanyaan dari relawan demokrasi.

                Dalam pelaksanaan persentase, peserta lainnya diminta untuk memperhatikan dan menyampaikan masukan yang positif agar persentase dapat dilaksanakan lebih baik lagi.

    2.      Pelatihan Jurnalistik
    Kami menyadari, 55 relawan demokrasi tidak akan dapat menyampaikan informasi tentang Pemilu Serentak Tahun 2019 kepada seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kami memfasilitasi seluruh relawan demokrasi agar dapat membuat berita tentang kegiatan – kegiatan sosialisasi yang mereka lakukan dengan baik dan benar. Berita – berita tersebut akan di muat di blog relawan remokrasi, media social,  media cetak dan media online agar informasi tentang Pemilu Serentak Tahun 2019 dapat menjangkau lebih banyak lagi.

    3.      Pelatihan pembuatan media
    Agar sosialisasi menarik perhatian kelompok sasaran, salah satu yang dapat membantu adalah media. Tidak semua dapat membuat media dengan baik dan menarik. Oleh karena itu, kami membuat pelatihan pembuatan flayer/ gambar yang kita inginkan menggunakan Photoshop dan Coreldraw. Setelah media dibuat, mereka dapat mencetaknya kepada percetakan yang mereka inginkan. Selain edit gambar, kami juga membuat pelatihan edit video. Kami juga menyarankan agar membuat testimony peserta sosialisasi, video tersebut di edit dan di share ke media social yang dimiliki oleh relawan demokrasi seperti Youtube, Whatsapp, Facebook, Instagram dan media lainnya.

    4.      Pendampingan Relawan Demokrasi
    Untuk membantu relawan demokrasi lainnya, kami juga melakukan pendampingan dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi. Kita saling shearing bagaimana sosialisasi lebih baik.

    5.      Sosialisasi langsung kemasyarakat
    Kami menyadari dengan waktu yang terbatas, relawan demokrasi basis lainnya tidak akan mampu terlalu maksimal menjangkau seluruh masyarakat yang ada di kabupaten/ kota tersebut. Oleh karena itu, kami juga ikut sosialisasi langsung kemasyarakat didaerah – daerah yang persentase pemilihnya rendah pada pemilu sebelumnya.

    Dengan anggaran yang terbatas tentunya kegiatan sosialisasi tidak akan dapat berjalan dengan semaksimal mungkin menyentuh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan kelompok – kelompok yang rutin melakukan pertemuan seperti kelompok peserta PKH, arisan, perwiritan dan lain lain. Mereka sudah memiliki anggaran sendiri dalam melaksanakan pertemuan tersebut. Walaupun seperti itu kami tetap memberikan kontribusi kepada kelompok tersebut. Dengan adanya kerjasama tersebut kami dapat melaksanakan kegiatan sosialisasi sebanyak 2, 3, 4 bahkan 5 kali dalam satu hari. Itu kami lakukan dengan niat ikhlas membantu KPU dalam rangka meningkatkan partisapasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Serentak Tahun 2019 dengan hasil yang berkualitas pula.

                Demikianlah tulisan ini kami perbuat. Semoga bermanfaat ungkapnya (Sarwo)


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728