Solusi Atasi Golput Pada Pemilu-Pilkada


Pemilu Serentak 2019 sudah berlangsung. Angka golput atau masyarakat yang tidak menggunakan hak suaranya pada pemilu pasti sebuah keniscayaan. Walaupun angka golput pada pemilu serentak 17 april 2019 menurun menjadi 20.08%. Tapi menurut penulis, itu masih bisa lebih ditekan lagi.

Kenapa ada angka golput?. Berdasarkan pengamatan penulis dibeberapa TPS ditemukannya data pemilih ganda, orang yang sudah meninggal, nama dengan data yang tidak jelas (tidak dikenal petugas), sudah pindah domisili dan lain lain. Data tersebut berkisar 7% dari DPT. Misalnya salah satu TPS yang berada di Kecamatan Pegajahan terdapat 15 orang yang memiliki kriteria seperti diatas. Selain golongan tersebut, ada juga orang yang memang benar data nya sesuai di TPS tersebut (alamat dan keberadaannya) tetapi tidak menggunakan hak pilihnya karena merantau atau tidak berada dilokasi pada saat pemilihan. Tetapi ada juga yang berada dilokasi, tetapi enggan menggunakan hak pilihnya.

Berdasarkan latar belakang diatas, kami memberikan masukan kepada Panitia Pemilihan Umum yang berwenang:

1. Diadakannya tabulasi nama-nama yang tidak menggunakan hak pilihnya pada saat pemilu pada setiap TPS.

2. Bersama PPS, KPPS, perangkat desa dan yang berwenang diadakan evaluasi alasan mengapa masyarakat yang terdaftar di DPT tidak menggunakan hak pilihnya.

Setelah 2 langkah diatas dilakukan, maka kita dapat mengelompokkan alasan mengapa terjadi golput. Apabila alasannya karena data ganda, sudah meninggal, sudah pindah domisili sesuai EKTP, tidak dikenal. Maka data tersebut harus dibersihkan dan jangan lagi di masukkan kedalam DPT pada pemilu/pilkada selanjutnya.

Apabila datanya jelas dia tinggal dan ada dilokasi tetapi tidak menggunakan hak suaranya, maka kita bersama dapat melakukan pemahaman kepada yang bersangkutan sesuai alasannya agar beliau menggunakan hak suaranya pada pemilu/pilkada selanjutnya.

Demikianlah tulisan singkat ini kami perbuat. Mudah - mudahan bermanfaat untuk menekan angkat golput dan kisruh DPT pada pemilu/pilkada selanjutnya.

Penulis: Sarwo Edi Subowo
Ketua GEMASUP Serdang Bedagai

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.