• Breaking News

    Terima SK Mandataris L-KPK , DPC TANJUNGBALAI-ASAHAN Dukung Penegakan Hukum

    Sekdirwaster L-KPK Sumut, Robby Shahary  SH  saat memberikan Mandat kepada Dewan Pimpinan Cabang   Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Tanjungbalai-Asahan 

    Tanjungbalai - Dewan Pimpinan Cabang Tanjungbalai- Asahan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Terima Mandat  dengan Surat Keputusan  Nomor Kep 020/DPT/SUMUT /LKPK/VII/2019 dari Dewan Pimpinan Teritorial  (L-KPK Provinsi Sumut)  tentang Pembentukan Pengurus Cabang Kabupaten/Kota Tanjungbalai-Asahan Provinsi Sumatera Utara.Senin (8/7)

    Hal ini di katakan Sekdirwaster L-KPK Sumut, Robby Shahary  SH  saat memberikan Mandat kepada Dewan Pimpinan Cabang   Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Kabupaten/Kota Tanjungbalai-Asahan agar  mengembangkan organisasi serta membentuk kepengurusan yang belom ada dengan jangka tiga bulan sejak surat keputusan ini  di terbitkan. “Kita akan tunggu selama tiga bulan ini laporannya agar DPC TBA segera membentuk Strukturalnya yang masih kosong sehingga bisa mengembangkan organisasi ,” ujarnya.

    Tidak hanya itu Dirwaster L-KPK Sumut Sandi M Hutapea SH mengatakan , jika sudah terbentuk nantinya  berharap  L-KPK TBA agar membantu penegak hukum agar mempersempit ruang gerak para koruptor yang ada di Wilayah Tanjungbalai- Asahan serta mengawasi anggaran dana desa,APBD/APBN  serta kebijakan publik yang di duga banyak yang di selewengkan oleh Para Pejabat. “Saya Berharap dengan kepengurusan baru membantu penegak hukum sehingga bisa mempersempit ruang gerak ‘Tikus berdasi; atau ‘Koruptor Nakal’,” tegasnya saat di wawancarai melalui mesengger.

    Terpisah, Ketua Mandataris DPC L-KPK TBA, Mara Fenci Lubis Mengatakan bahwa tiga hari yang lalu telah Bertemu Langsung dengan Dewan Pimpinan Teritorial Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi di Medan dan Akhirnya memberikan Mandat kepadanya beserta rekan-rekan untuk mengibarkan bendera dan mengembangkan organisasi. “Alhamdulillah sudah dapat Surat Keputusan Mandat, dalam waktu dekat akan mengadakan rapat pembentukkan pengurusan yang belum di penuhi,” ujarnya saat di wawancarai wartawan Erapublik.com.

    Ia juga berharap agar lembaga Komunitas Pengawas Korupsi ini bukan hanya sekedar  lembaga korupsi semata melainkan sebagai kontrol sosial agar bisa mengawasi para pejabat yang mencoba mengambil uang dari hasil korupsi . “Sepanjang memakai uang negara dengan cara korupsi,  siapapun itu kita akan awasi dan  laporkan ke penegak hukum,” harapnya.  

    Adapun  Mitra Strategis Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi adalah Tentara Nasional Indonesia,Polisi Republik Indonesia,Badan Narkotika Nasional, Kejaksaan Republik Indonesia, serta Kementrian Hukum dan Ham.  

    Inilah nama-nama  yang di berikan surat mandat yakni :
    1. Mara Fenci Lubis SH sebagai Ketua
    2. Yudi ansari sebagai wakil Ketua
    3. Rio Rizki sebagai sekretaris 
    4. Andi Panjaitan wakil Sekretaris
    5. Roby Sahputra Siregar SH sebagai Bendahara
    6. Victor Rahmadi Tamba sebagai Wakil Bendahara.


    Penulis : Jf siregar

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728