Terkait Berita Dinas PUPR, Ketua DPRD Kampar : Malu Kita, Dapat Adipura Tapi Kantor Kotor

Tampak, bagian dalam kantor dinas PUPR terlihat kotor (dok photo 2 pekanlalu)
Tampak, awak media erapublik.com photo bersama Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri usai diwawancarai/dimintai tanggapannya.

Kampar - Terkait pemberitaan 'miring' erapublik dua pekan lalu dengan judul "Dinas PUPR Terkesan Tidak Dukung Pemkab Kampar Raih Kembali Piala Adipura", mendapat tanggapan dari berbagai pihak. 

Setelah mendapat tanggapan keras dari Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, SH, dan Bupati LIRA Kampar, Ali Halawa, kali ini pemberitaan 'miring' dinas PUPR Kampar tersebut juga ditanggapi oleh Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri.

Kepada Erapublik.com, Senin (8/7/19), Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kampar mengatakan, bahwa seharusnya kantor pemerintahan/instansi dapat lebih menjaga kebersihan di lingkup instansinya.

"Masing-masing OPD dan pegawai pemerintahan harusnya mendukung Pemkab Kampar untuk mempertahankan piala adipura," ujarnya.

Dikatakan Ongah Fikri sapaan akrabnya, bahwa menjaga kebersihan itu tidak hanya pada saat akan dilakukan penilaian saja, melainkan harus bersih pada setiap harinya.

"Mana mungkin kita bisa bekerja dengan baik dan nyaman apabila kondisi kantor kita dalam keadaan kotor," ungkap Ongah Fikri.

Ongah Fikri juga menegaskan, terkait hal ini, harusnya kantor pemerintahan/instansi yang tidak bisa menjaga dan merawat kebersihan kantornya, maka pimpinan OPD tersebut harusnya diberikan sanksi.

"Malu kita sudah mendapatkan Piala Adipura, tapi malah kantor pemerintahan/instansi terlihat dalam keadaan kotor," tegas Ongah Fikri.

Penulis : Canggih

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.