Breaking News

Ketua MPW PP Sumut dan Ketum Mapan Indonesia Senada : Anggota Positif Narkoba Pecat dan Rehab

Ketua MPW PP Sumut dan Ketum Mapan Indonesia senada jika ada kader atau anggotanya terbukti penyalahgunaan Narkoba akan di rehabilitasi dan di pecat.

Tanjungbalai - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Sumut Pemuda Pancasila Sumatera Utara Kodrat Shah menyampaikan dalam sambutannya bahwa Narkoba merupakan musuh kita bersama karena merusak generasi bangsa, apalagi jika ada kader pemuda pancasila yg terbukti mengosumsi narkoba melalui hasil test urine dinyatakan Positif akan di pecat sesuai dengan peraturan organisasi. 

"MPW Sumut kerja sama dengan BNN harus melakukan tes urine, jika  ada pengguna Narkoba harus keluar dari PP, sesuai dengan peraturan organisasi" ujarnya saat memberikan sambutan di musyawarah cabang pemuda kota Tanjungbalai. Jumat(1/8).

Dalam Acara Hari Anti Narkotika Internasional 26 Juli 2019 Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila mendapatkan pengahargaan dari BNN  sebagai pelaku anti narkoba. Untuk itu harus mencontohkan yang baik dan jangan hanya bicara saja. 

" Setiap saya turun ke daerah biasanya ada BNN saya suruh test urine jadi langsung mana yang dinyatakan positif narkoba di rehabilitasi Jangan hanya ngomomong saja harus kita pecat," tegasnya.

 Hal senada yang di katakan oleh  ketua Umum Mapan Indonesia, Psf Parulian Hutahaean yang turut menghadiri acara musyawarah MPC Tanjungbalai di dampingi bidang pencegahan  serta pengurus resort Mapan Indonesia kota Tanjungbalai  menyampaikan apresiasi kepada ketua MPW PP Sumut kakanda Kodrat Shah dengan mengambil sikap langkah tegas memecat langsung anggota/ kader apabila kedapatan positif menggunakan narkoba dengan melalui test urine.

" sangat luar biasa pernyataan beliau dan itu tandanya organisasi besar pemuda pancasila benar-benar serius untuk melawan narkoba," ucapnya

Lanjut Parulian, Mapan Indonesia siap mendukung dan bekerja sama dengan BNN dalam langkah mensosialisasikan bahaya Narkotika Sesuai dengan peraturan perundang undangan yang ada dan "Semoga test urine tersebut  segera di laksanakan, sesuai dengan program P4GN dan Inpres Nomor 6 tahun 2018," tutupnya.

Penulis : MFL***

Tidak ada komentar