Breaking News

Bimtek Atau Study Banding? Korcam Kades Se Tapung Angkat Bicara, Informasi Terkesan 'Abu-Abu'

Korcam Kades Se Kecamatan Tapung, Muizin Firmansyah
KAMPAR - Terkait pemberitaan 'miring' mengenai kegiatan BIMTEK yang diduga cacat administrasi mendapat tanggapan dari Kordinator Kecamatan (Korcam, Red) Kepala Desa se Kecamatan Tapung.

Korcam Kades se Kecamatan Tapung, Muizin Firmansyah kepada Erapublik.com, Sabtu (7/9/19) membenarkan apa yang disampaikan oleh Camat Tapung, bahwa kegiatan ke jogjakarta ini dalam rangka Kunjungan dan kaji banding.

Muizin juga mengatakan, bahwa sebelum melaksanakan kegiatan dalam rangka study banding ini sudah dilakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait.

"Kita sudah koordinasi dengan semua pihak, dan insyaallah semuanya lengkap, ini hanya miskomunikasi saja, Insyaallah tidak ada yang salah, dan tidak ada yang menyegaja untuk salah," ungkap Muizin.

Menurutnya, kegiatan Kunjungan dan Kaji Banding (Study Banding, Red) ini dilaksanakan sesuai dengan hasil kesepakatan seluruh kepala desa se kecamatan Tapung.

"Kegiatan ini khusus kepala desa saja yang berangkat study banding, dan Camat Tapung tidak ikut dalam kegiatan ini," terangnya.

Dijelaskan Muizin, adapun tempat pelaksanaan kunjungan dan kaji Banding ini di desa Panggung Harjo kecamatan Sewon Bantul kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakata (DIY, Red).

"Desa ini dipilih karena banyaknya prestasi yang diraih dan memiliki kesamaan karakter dengan desa-desa di kecamatan Tapung," pungkas Muizin.

Ketika disinggung terkait anggaran kegiatan kunjungan dan kaji banding ke luar daerah ini, Muizin menjelaskan bahwa anggarannya bersumber dari APBDes Tahun 2019 masing-masing desa Se Kecamatan Tapung.

Ironisnya, ketika disinggung mengenai jumlah besaran anggaran kegiatan yang telah dianggarkan untuk kegiatan yang disebut-sebut Kunjungan dan Kaji Banding ini, Muizin Korcam Kades se Kecamatan Tapung terkesan menutup-nutupinya.

"Maaf, untuk anggaran ada di RAB Desa masing-masing, tidak bisa di ekspose, agar tidak timbul salah paham," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui pasti kegiatan yang dilaksanakan di luar daerah ini, apakah seperti yang diberitakan sebelumya disebut BIMTEK, atau seperti yang disebut-sebut kunjungan dan kaji banding, hal ini dikarenakan masih adanya informasi yang terkesan ditutup-tutupi. 

Sampai dimana informasi mengenai dugaan kejanggalan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kades se Kecamatan Tapung ke luar daerah ini, akan terus ditelusuri oleh awak media erapublik.com.

Penulis : Canggih

Tidak ada komentar