• Breaking News

    Pemdes Bukit Ranah Klarifikasi Tuntutan Mosi Tak Pecaya Sekelompok Pemuda


    KAMPAR - Terkait dengan mosi tak percaya dari pemuda desa bukit ranah kecamatan Kampar yang telah viral di sejumlah media online, mendapat tanggapan dari Pemerintah desa Bukit Ranah.

    Kepala desa Bukit Ranah Kecamatan Kampar, Firdaus dan Sekretaris Desa, Muhammad Ikhlas, S.Sos kepada erapublik.com, Kamis (12/9/19) menegaskan bahwa apa yang dituduhkan oleh sekelompok pemuda desa Bukit Ranah terhadap Pemerintah Desa Bukit Ranah itu tidak benar alias mengada-ngada.

    "Kami selalu bekerja sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku," tegasnya.
    Surat Peringatan I (SP I)
    Dijelaskan Muhammad Ikhlas, S.Sos, terkait tudingannya bahwa kepala desa dan sekretaris desa tidak mampu bekerjasama dengan pemuda dan tidak mendukung kegiatan pemuda, apa yang dituduhkannya ini tidak benar, kami selaku pemerintah desa Bukit Ranah selalu mendukung penuh kegiatan pemuda desa sepanjang kegiatannya positif, bahkan setiap kegiatan yang ada di desa selalu melibatkan ketua pemuda, namun sayangnya ketua pemuda tidak pernah hadir setiap diundang.

    Surat Peringatan II (SP II)
    Selanjutnya, terkait tudingannya mengenai pemberhentian perangkat desa yang masih menjabat serta memberhentikan secara sepihak.

    "Itu juga tidak benar, pemberhentian perangkat desa ini sudah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku, sudah melalui tahap demi tahapnya, mulai dari SP I, SP II, SP III dan telah disertai dengan rekomendasi dari Camat," terangnya.

    Surat Peringatan III (SP III)
    Selanjutnya, menjawab tudingannya mengenai perangkat desa kedepannya diduduki/dijabat oleh pihak-pihak yang masih ada keterkaitan atau hubungan keluarga dengan kepala desa dan sekretaris desa.

    "Perlu kami jelaskan kembali, bahwa Kepala Desa telah bekerja sesuai dengan prosedur dan aturan, kami telah melakukan penjaringan dan penyaringan dalam mengangkat perangkat desa, jadi bukan sewenang-wenang, bahkan telah diumumkan secara terbuka di setiap dusun, dan diumumkan di Masjid desa Bukit Ranah," ujarnya.

    Surat Rekomendasi Camat
    Selanjutnya, mengenai tudingannya terkait dengan kepentingan publik yang sangat dirugikan, perlu kami jelaskan bahwa kami selalu bekerja dengan mengedepankan kepentingan publik diatas kepentingan pribadi, dan selama ini pelayanan pemerintahan desa Bukit Ranah berjalan dengan baik, bahkan tidak ada masyarakat yang menyampaikan keluhan terkait dengan pelayanan desa.

    Selanjutnya, terkait dengan tudingannya tentang melanggar UU nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Pasal 29 yakni kepala desa dilarang membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluarga, dan menyalahgunakan wewenang, karenanya pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa yang tidak sesuai dengan prosedur.

    "Kami jelaskan, bahwa kami tidak pernah melanggar UU dan aturan yang berlaku, kami mengangkat dan memberhentikan dengan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, jadi bukan sewenang-wenang," tegasnya.

    Surat Pemberhentian
    Selanjutnya, mengenai tudingannya kepala desa dan sekretaris desa bersifat diskrimnatif terhadap perangkat desa dan masyarakat.

    "Kepala desa dan Sekretaris desa tidak pernah bersifat diskrimanatif terhadap perangkat desa dan masyarakat, kami bekerja selalu sesuai dengan regulasi dan aturan yang berlaku serta melayani melayani masyarakat dengan sepenuh hati," pungkasnya.

    Terakhir terkait tudingannya, bahwa kepala desa dan sekretaris desa masih bersifat arogan dan selalu memaksakan kehendak terhadap perangkat desa.

    "Tidak ada yang arogan, sesuai dengan tata pemerintahan, perangkat desa harus patuh dan loyal terhadap kepala desa sepanjang untuk memajukan desa Bukit Ranah, intinya perintah saya murni untuk memajukan desa Bukit Ranah," imbuhnya.

    Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Dusun I Atan Amizar, Kepala Dusun II Singkawang Azwir dan Kepala Dusun IV Heri Efendi. 

    Dikatakannya bahwa selama kepemimpinan kepala desa Firdaus dan sekdes Muhammad Ikhlas, tidak ada tindakan arogan dan diskriminatif yang dilakukannya.

    "Perintah yang disampaikan oleh Kepala desa dan Sekretaris Desa menurut kami sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, dan murni untuk memajukan desa Bukit Ranah," tutupnya.

    Penulis : Canggih

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728