• Breaking News

    Artikel: Media Pembelajaran Biologi Melalui Gambar


    Oleh: Sarini, S.Tp

    Pendidikan merupakan cara yang tepat membangun sumber daya manusia yang bermutu untuk pendukung terwujudnya tujuan pembangunan nasional. Peran pendidikan sangat penting demi kemajuan suatu bangsa, karena kemajuan bangsa ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (1). Peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu unsur konkrit yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu faktot eksternal yang dapat meningkatkan mutu pendidikan adalah penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran adalah suatu perantara yang digunakan untuk menyampaikaninformasi dengan tujuan siswa untuk belajar. (2) adanya media diharapkan proses pembelajaran akan lebih mudah bagi siswamaupun guru, karena media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dalam belajar. Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat digunakan untuk meransang pikiran, perasaan, dan perhatian dan kemampuan atau keterampilan belajarsehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar (Ummi athiyah, Universitas Negeri Makasar 2018).

    Media pembelajaran kata “media” berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang secara harfiah yaitu “perantara” atau pengantar pesan dari pengirim pesan kepada penerima pesan (Azhar Arsyad, 2010:6). Menurut Oemar Hamalik (2010:201) “media adalah suatu eksistensi manusia yang memungkinkan mempengaruhi orang lain yang tidak mengadakan kontak langsung dengan dia”. Sedangkan defenisi media pembelajaran menurut John D.latuheru yang dikutip oleh Santoso S.Hamidjjo (1998:16) yaitu “ media adalah semua bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide, sehingga ide, atau pendapat, atau gagasan yang dikemukakan atau disampaikan itu bisa sampai pada penerima”. Pendapat lain yag dikemukakan oleh Sudjana dan Rivai (2010:1) “ media pengajaran adalah alat bantu mengajar yang ada dalam komponen metodologi pengajaran, sebagai salah satu lingkungan belajar yang diatur oleh guru”. Dari teori-teori di atas dapat diambil kesimpulan bahwa media pembelajaran adalah suatu alat, bahan ataupun berbagai macam komponen yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dari pengajar (guru) kepada pembelajar (siswa) agar dapat memudahkan pembelajar dalam menerima suatu materi.

    Media pembelajaran Rusman (2009:154) mengungkapkan peranan media dalam proses pembelajaran dapat ditempatkan sebagai berikut : sebagai alat untuk memperjelas bahan pembelajaran pada saat guru menyampaikan pelajaran. Dalam hal ini media digunakan guru sebagai variasi penjelasan verbal mengenai bahan pembelajaran, alat untuk mengangkat atau menimbulkan persoalan untuk dikaji lebih lanjut oleh para siswa dalam proses belajarnya. Paling tidak guru dapat menempatkan media sebagai sumber pertanyaan atau stimulus belajarsiswa. Sumber belajar bagi siswa, artinya media tersebut berisikan bahan-bahan yang harus dipelajari para siswa baik secara individual maupun kelompok. Dengan demikian akan banyak membantu tugas guru dalam kegiatan mengajar. Fungsi media pembelajaran menurut Levied an Lentz dalam Azhar Arsyad ((2010:16), yaitu :

    1.Fungsi atensi yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkosentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran atau pelajaran itu merupakan salah satu pelajaran yang tidak disenangi oleh mereka sehingga mereka tidak memperhatikan.

    2.Fungsi efektif dapat terlihat dari kenikmatan siswa ketika belajar (membaca) teks bergambar.

    3.Fungsi kognitif terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambing visual memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.

    4.Fungsi kompensatoris terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali. Berdasarkan atas beberapa fungsi media pembelajaran yang dikemukakan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media dalam kegiatan belajar mengajar memiliki pengaruh yang besar terhadap alat-alat indera. Terhadap pemahaman isi pelajaran, secara nalar dapat dikemukakan bahwa dengan penggunaan media akan lebih menjamin terjadinya pemahaman yang lebih baik pada siswa. Siswa yang belajar lewat mendengarkan saja akan berbeda tingkat pemahaman dan lamanya “ingatan” bertahan, dibandingkan dengan siswa yang belajar lewat melihat atau sekaligus mendengarkan dan melihat. Media pembelajaran juga mampu membangkitkan dan membawa siswa ke dalam suasana rasa senang dan gembira, dimana ada keterlibatan emosional dan mental. Tentu hal ini berpengaruh terhadap semangat mereka belajar dan kondisi pembelajaran yang lebih hidup, yang nantinya bermuara kepada peningkatan pemahaman siswa terhadap materi ajar.

    Banyak sekali jenis media yang sudah dikenal dan digunakan dalam penyampaian informasi dan pesan-pesan pembelajaran. Setiapjenis atau bagian dapat pula dikelompokkan sesuai dengan karakteristik dan sifat-sifat media tersebut. Sampai saat ini belum ada kesepakatan yang baku dalam mengelompokan media. Jadi banyak tenaga ahli mengelompokkan atau membuat klasifikasi media akan tergantung dari sudut mana mereka memandang dan menilai media tersebut.
    Penggolongan media pembelajaran menurut Gerlach dan Ely yang dikutip oleh Rohani (1997:16) yaitu :

    1.Gambar diam, baik dalam bentuk teks, bulletin, papan display, slide, film strip, atau overhead proyektor.

    2.Gambar gerak, baik hitam putih, berwarna, baik yang bersuara maupun tidak bersuara.

    3.Rekaman bersuara baik dalam kaset maupun piringan hitam.

    4.Televisi

    5.Benda-benda hidup, simulasi maupun model

    6.Instruksional berprogama ataupun CAI (Computer Assisten Instruction).

    Penggolongan media yang lain, jika dilihat dari berbagai sudut pandang adalah sebagai berikut :

    1.Dilihat dari jenisnya media dapat digolongkan menjadi media Audio, media visual dan media Audio visual.

    2.Dilihat dari daya liputnya media dapat digolongkan menjadi media dengan daya liput luas dan serentak, media dengan daya liput yang terbatas dengan ruang, tempat dan media pengajaran individual.

    3.Dilihat dari bahan pembuatannya media dapat digolongkan menjadi media sederhana (murah dan mudah memperolehnya) dan media komplek.

    4.Dilihat dari bentuknya media dapat digolongkan menjadi media grafis (dua dimensi), media tiga dimensi, dan media elektronik (Wijaya Kusumah: 2009).

    Media gambar adalah suatu bentuk visual yang hanya dapat dilihat, namun tidak memiliki unsur suara atau audio. Adapun fungsi media gambar yaitu membantu kegiatan belajar yang memberikan pengalaman visual pada anak guna mendorong motivasi belajar, mempermudah konsep yang kompleks dan abstrak menjadi lebih sederhana, konkret an mudah dipahami. Adapun fungsi media gambar pada kegiatan pembelajaran, yakni :
    1.Fungsi Atensi. Media visual atau gambar merupakan inti yakni menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkosentrasi pada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau yang menyertai teks materi pelajaran.

    2.Fungsi afektif. Media visual atau gambar dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa saat belajar atau membaca teks yang bergambar.

    3.Fungsi Kognitif. Media visual atau gambar terlihat dari penelitian yang mengungkapkan bahwa lambing visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.

    4.Fungsi Kompensantoris. Menurut hasil penelitian bahwa media visual atau gambar memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasi siswa  yang lemah dan lambat menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks atau disajikan secara verbal.

    Manfaat media gambar menurut Subana (1998:322) manfaaat gambar sebagai media pembelajaran yaitu :
    1.Meningkatkan daya tarik siswa
    2Mempermudah pengertian serta pemahaman siswa
    3.Mempermudah pemahaman yang bersifat abstrak
    4.Memperjelas dan memperbesar bagian yang penting atau bagian kecil sehingga dapat diamati
    5.Menyingkat suatu uraian. Informasi yang diperjelas dengan kata-kata mungkin membutuhkan uraian panjang.

    Pentingnya media gambar pada mata pelajaran biologi adalah agar siswa-siswi dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan tuntutan salah satu KD kurikulum 2013 yaitu KD 3.7 menganalisis hubugan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem pencernaan dalam kaitannya dengan nutrisi, bioproses dan gangguan fungsi yang dapat membantu siswa mempermudah memahami sesuatu hal yang tidak reel sehingga menjadi pengalaman yang nyata.

    Sarini, S.Tp merupakan Guru aktif di SMAN 2 Bantan, Kabupaten Bengkalis.

    Post Bottom Ad