• Breaking News

    Artikel: Pemanfaatan Portal Rumah Belajar Serta Implementasi TIK Pada Kurikulum 2013 Dan Pembelajaran Abad 21 Berbagai Sekolah SMP/MTs Di Kota Dumai


    Oleh: MUHAMMAD AZAHAN DAULAY,S.Pi

    Sebagai sahabat rumah belajar, kita diminta untuk aktif mensosialisasikan portal rumah belajar kepada seluruh pihak yang terkait. Oleh karenanya, pelaksanaan pertama yang saya lakukan adalah di sekolah tempat tugas sendiri yaitu SMP Negeri 9 Dumai , Kota Dumai, Provinsi  Riau walupun kondisi liburan sekolah karena Asap tebal sehingga tidak bisa dilakukan kegaiatan proses belajar mengajar, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini portal rumah belajar mendapat perhatian serius dari kepala sekolah, guru dan siswa disekolah bersemangat untuk mengikutinya. Dengan dikeluarkannya peraturan Permendikbud No. 31 Tahun 2019 tentang petunjuk Teknis BOS Afirmasi dan BOS Kinerja pada Pasal 7 ayat 1 dijelaskan Total alokasi BOS Afirmasi dan BOS Kinerja yang diberikan kepada satuan pendidikan  penerima sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 digunakan untuk membiayai:
    a.Penyediaan fasilitas akses Rumah Belajar dan
    b.Langganan daya dan jasa





















    Kegiatan sosialisasi tersebut diadakan pada Selasa, 17 September 2019 bertempat di Aula SMP Negeri 9 Dumai dan diikuti oleh kepala sekolah, guru,siswa dan tenaga pendidik yang berjumlah dua puluh sembilan orang. Pada kesempatan ini, saya menyampaikan fitur-fitur utama dan pendukung pada portal rumah belajar. Tak lupa pula mengajak para peserta untuk mengunduh aplikasinya, dan bagaimana memanfaatkan kelas Maya/Digital bagi sekolah penyenggara yang berguna untuk program remedial secara online.

    Portal rumah belajar hadir sebagai salah satu media untuk mengarahkan siswa menggunakan gawai yang dimiliki dalam proses pembelajaran. Tak bisa dipungkiri, arus digitalisasi yang tak bisa dibendung, perlu disikapi dengan bijaksana. Diantaranya dengan dapat mengubah bentuk menjadi media yang bermanfaat.
    Tidak hanya berfungsi untuk membantu siswa dalam belajar. Portal ini juga dapat membantu guru dalam menyediakan bahan atau sumber belajar yang lebih variatif dan menarik. Guru juga dapat berkreasi dan mengunggah hasil kreasi inovasi pembelajaran berbasis TIK yang dilakukannya di portal ini.

    Sekolah menyambut baik sosialisasi ini dan insyaallah kedepannya akan lebih dalam lagi mengenal dan memanfaatkan portal rumah belajar kegaitan sosialisasi di berbagai sekolah SMP di Kota Dumai  mulai dari tanggal 18 – 5 Oktober 2019 seperti SMP N 6 Dumai, SMP N 4 Dumai, SMP N 13 Dumai dan  MGMP  seperti foto  dokumentasi berikut.









    Disamping sosialisasi melalui Tatap Muka komunitas MGMP juga melakukan secara daring dengan memanfaatkan Webex meet.

    Guru sebagai ujung tombak dalam penerapan kurikulum harus mempersiapkan diri, mengembangkan dan meningkatkan kompetensinya dalam menerapkan model pembelajaran inovatif. Guru sebagai fasilitator harus menyadari dirinya bukan lagi sebagai tokoh utama sumber belajar, melainkan orang yang mengatur dan memfasilitasi masuknya aliran pengetahuan kepada peserta didik. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan kompetensi yang harus dikuasai. Kompetensi yang disampaikan kepada peserta didik hendaklah materi pelajaran yang kontektual dan bermakna dalam kehidupannya. Oleh karena itu, hendaknya materi pembelajaran disampaikan dengan metode dan strategi pembelajaran yang menyenangkan agar pengetahuan tersebut mampu tersimpan lama. 



    Contoh penerapan portal rumah belajar di dalam kelas seperti pada gambar  implementasi pada kelas 8 SMP Negeri 9 Dumai dan MTS Alfalah Dumai dan Model model pembelajaran Berbasis TIK sperti Flipped Clasroom, Sole, Blended Learning dan Game/ Kuiz.



    Terdapat berbagai model pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru untuk menumbuhkan minat, perhatian, bakat, dan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran yang menyenangkan.

             Menurut Rofalina (2013), guru perlu menciptakan suasana yang menyenangkan agar siswa tidak merasa terbebani. Sejalan dengan Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas dan Peraturan Pemerintah No.19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 pasal 40 ayat 2 berbunyi: “guru dan tenaga kependidikan berkewajiban menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis, dan dialogis”. Sementara Peraturan Pemerintah No.19 Tahun 2005 pasal 19 ayat 1 berbunyi: “proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, memberikan ruang gerak yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik, serta psikologi siswa’.

    Pembelajaran dikatakan menyenangkan apabila tercipta suasana yang rileks, bebas dari tekanan, aman, menarik, bangkitnya minat belajar, adanya keterlibatan aktif, perhatian peserta didik tercurah, lingkungan belajar yang menarik, bersemangat, perasaan gembira, konsentrasi tinggi. Sementara sebaliknya pembelajaran menjadi tidak menyenangkan apabila suasana tertekan, perasaan terancam, perasaan menakutkan, merasa tidak berdaya, tidak bersemangat, malas/tidak berminat, jenuh/bosan, suasana pembelajaran monoton, pembelajaran tidak menarik siswa (Indrwati dan Wawan 2009).
    Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan portal pembelajaran daring yang sering disebut portal Rumah Belajar dapat 
    Diakses secara gratis pada laman https://belajar.kemdikbud.go.id setiap saat selama 24 jam. Portal Rumah Belajar ini diharapkan mampu mefasilitasi terwujudnya pembelajaran yang menyenangkan. Peserta didik dengan bimbingan guru maupun secara mandiri dapat mengakses laman portal Rumah Belajar kemudian memilih fitur yang dikehendaki. Terdapat 8 fitur utama dalam portal Rumah Belajar, yaitu sumber belajar, bank soal, laboratorium maya, kelas digital, peta budaya, wahana jelajah angkasa, Buku Sekolah Elektronik (BSE) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Selain itu, terdapat  3 fitur pendukung yaitu karya guru, karya komunitas, dan karya bahasa dan  sastra. Selain 8 fitur utama dan 3 fitur pendukung terdapat laman tambahan atau link yang dapat diakses di Rumah Belajar, yaitu: TV edukasi, Radio Edukasi, Suara Edukasi, m-edukasi, dll.

    Semua fitur disajikan dengan tampilan menarik seperti komposisi warna yang sesuai, interaktif, terdapat teks, audio, visual, animasi pada fitur sumber belajar. Sedangkan untuk mengatasi keterbatasan praktik dan praktikum siswa pada laboratorium sesungguhnya yang menuntut ketersediaan alat dan bahan dapat memanfaatkan fitur laboratorium maya. Kemudian untuk membawa materi yang tidak terjangkau ke dalam ruang kelas dalam bentuk hampir nyata  dapat memanfaatkan fitur peta budaya dan wahana jelajah angkasa. selain itu, untuk mempertemukan guru dan peserta didik secara aktif pada ruang belajar virtual yang akan memberikan pengalaman belajar baru bagi peserta didik dapat memanfaatkan fitur kelas maya atau kelas digital. Untuk memiliki buku buku sumber belajar pada setiap jenjang dan satuan pendidikan dapat memanfaatkan fitur Buku Sekolah Elektronik. Selanjutnya bank soal menyediakan soal untuk latihan, evaluasi dan ul

    Jangan dapat memanfaatkan fitur bank soal. Kelebihan dari portal Rumah Belajar sebagai media pembelajaran menyenangkan adalah memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara guru, peserta didik dan sumber belajar. Selain itu, proses pembelajaran dapat dilanjutkan di luar jam pembelajaran dengan mudah yaitu peserta didik tinggal membuka kembali materi pembelajaran yang baru disampaikan pada saat jam pembelajaran pada gaway yang dimilikinya. Tidak dapat dipungkiri, generasi digital sangat dekat dengan gaway, maka pembelajaran yang mendekatkan peserta didik pada teknologi yang selalu ada di dekatnya menjadikan  materi pembelajaran lebih menyenangkan. Konten pembelajaran ini lebih menarik dibandingkan dengan media pembelajaran berupa buku karena bersifat interaktif, dilengkapi dengan teks, audio, visual, animasi, simulasi dalam penyampaian materi sehingga informasi pembelajaran disampaikan lebih menyenangkan, menarik, mudah dimengerti dan jelas. Hal ini disebabkan sumber belajar yang diakses pada portal Rumah Belajar menarik, interaktif, berupa teks, audio, visual dan animasi. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat mengakses sumber belajar pada Portal Rumah Belajar merupakan kegiatan yang sangat dekat dengan kondisi peserta didik di era digital ini. Peserta didik dengan mudah mengulang kembali materi yang baru dipelajari di luar jam pelajaran. Tidak ada tekanan dan keterpaksaan dalam menerima materi pembelajaran sehingga jumlah siswa yang berkonsentrasi dan waktu konsentrasi siswa dalam menerima pelajaran dapat meningkat yang berakibat meningkatnya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.
           Rumah Belajar dikembangkan sejak tahun 2011 hingga sekarang. Setiap tahun Pustekkom terus melakukan pengembangan fitur dan konten di Rumah Belajar guna melengkapi kebutuhan pembelajaran untuk guru dan siswa. Rumah Belajar kini hadir dengan wajah baru yang bersifat fast loading, mempunyai perpaduan warna yang menarik, user friendly (mudah dan nyaman), shareable (mudah dibagikan), mempunyai desain struktur informasi yang sangat jelas, mudah dibaca dan dipahami. Rumah Belajar versi baru dapat diakses pada link https://belajar.kemdikbud.go.id.
    Rumah belajar  versi terbaru mempunyai 8 fitur utama. Dimana setiap fitur memiliki fungsi yang berbeda dan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sesuai kebutuhan. Rumah Belajar versi baru mempunyai 8 fitur utama, yaitu :

    Sumber Belajar
    Sumber belajar menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik. Sumber belajar disajikan dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi dan permainan (game online).
    Sumber Belajar PAUD berisi konten dalam bentuk media audio dan video.
    Sumber Belajar SD berisi konten untuk kelas 4 hingga kelas 6 dalam bentuk mulmedia interaktif, dimana setiap menu yang terdapat di dalamnya dapat diklik untuk mengetahui isinya. Juga terdapat menu latihan dan tes yang akan menampilkan skor atau nilai.
    Sumber Belajar SMP dan SMA berbentuk mulmedia interaktif dengan menu yang berada pada bagian samping kiri. Setiap menu dapat diklik untuk mengetahui isinya. Tersedia juga menu latihan dan tes yang dapat dikerjakan berulang-ulang dan menampilkan skor hasil pengerjaan pengguna.
    Konten sumber belajar dapat digunakan secara luring , artinya konten tersebut dapat dibuka tanpa menggunakan koneksi internet. Konten ini dapat digunakan oleh siswa secara mandiri sebagai bahan pengayaan atau tambahan referensi materi. Siswa dapat mengukur kemampuan kognifnya setelah mempelajari materi yang terdapat dalam konten dengan mengerjakan lahan dan tes.

    Kelas Digital
    Kelas Digital  merupakan sebuah learning management system (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi terjadinya pembelajaran dalam jaringan (online) antara peserta didik dan pendidik kapan saja dan di mana saja. Strategi pembelajaran di Kelas Digital yaitu strategi pembelajaran bersifat konstruktivistik yang menuntut pembelajaran aktif dan berpusat pada peserta didik untuk mendorong keterampilan peserta didik.

    Kelas Digital dapat digunakan sebagai sarana :
    pengganti pembelajaran tatap muka yang tidak dapat dilakukan di kelas artinya materi yang belum tersampaikan di kelas tatap muka dapat dilaksanakan melalui kelas digital
    untuk membantu ketercapaian ketuntasan belajar (pencapaian KKM), misalnya program remedial kelas tambahan, misalnya saat siswa SMK melakukan prakerin/magang industri
    pendukung dalam pelaksanaan model-model pembelajaran, misalnya dalam penerapan model pembelajaran flipped classroom pada pembelajaran praktikum.

    Laboratorium Maya
    Laboratorium Maya didefinisikan sebagai ‘percobaan laboratorium tanpa laboratorium nyata dengan dinding dan pintu. Hal ini memungkinkan pelajar untuk menghubungkan antara aspek teoritis dan yang praktis, tanpa kertas dan pena.
    Pada laboratorium maya terdapat beberapa menu yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna, antara lain:

    Melakukan percobaan secara online
    Mengunduh percobaan
    Teori yang dapat diunduh, berisi penjelasan penggunaan percobaan
    LKS yang dapat diunduh, berisi langkah-langkah percobaan dan pertanyaan yang
    terkait percobaan,Referensi yang dapat isi oleh guru sebagai bahan bacaan tambahan untuk siswa,Diskusi dan komentar yang dapat diisi oleh pengguna terkait percobaan yang dilakukan Bank Soal
    Bank soal digunakan untuk melakukan evaluasi seperti latihan, ulangan, atau ujian. Guru dapat membuat soal sendiri sesuai topik dan jenis evaluasi yang diinginkan.

    Beberapa langkah yang harus dilakukan guru untuk membuat evaluasi, yaitu:
    Login pada fitur Bank Soal sebagai guru.
    Selanjutnya Guru harus membuat soal terlebih dahulu
    Setelah tersedia beberapa soal yang dibuat sendiri oleh Guru, selanjutnya Guru membuat evaluasi sesuai dengan jenis evaluasi yang diinginkan, seperti: Latihan, Ulangan, atau Ujian.

    Apabila guru telah menyiapkan soal dan evaluasi yang akan dikerjakan siswa, selanjutnya guru menginformasikan pada siswa untuk mendaftar di Rumah Belajar agar dapat mengerjakan evaluasi pada Bank Soal. Jangan lupa untuk menambahkan  nama siswa pada daftar peserta yang harus mengerjakan evaluasi.
    Sama seperti versi sebelumnya, Rumah Belajar versi baru juga memiliki fitur tambahan, yaitu buku sekolah elektronik, modul digital, peta budaya, wahana jelajah angkasa dan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

    Agar dapat memanfaatkan fitur-fitur utama dalam pembelajaran, sebaiknya melakukan pendaftaran atau registrasi di Rumah Belajar.

    Penulis Mengucapkan Terimaksih kepada PUSTEKOM KEMEDIKDUD, DUTA RUMAH BELAJAR 2017 DAN 2018, DAN SAHABAT RUMAH BELAJAR PEMBATIK LEVEL 3 RIAU.
    #pustekomkemdibudgoid
    #dutarumahbelajar
    #pembatiklevel3riau
    #belajarkemdikbudgoid
    #sahabatrumahbelajar2019

    PENULIS :  
    GURU SMP NEGERI 9 DUMAI
    PESERTA PEMBATIK LEVEL 3 RIAU TAHUN 2019

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728