• Breaking News

    Artikel: Pendidikan Karakter Dan Generasi Emas


    Oleh: Asmah, S.Ag

    Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (UU No. 20 Tahun 2003 pasal 1 Butir 1). Pendidikan Nasional adalah pendidikan yang berdasarkan pancasila dan UUD RI Tahun 1945 yang berakar pada nilai- nilai agama, kebudayaan Nasional Indonesia dan terhadap tuntutan perubahan zaman.
    Pendidikan karakter adalah konteks yang penitng pada abad 21 untuk mengatasi krisis moral yang melanda Indonesia. Untuk itu, pemerintah membuat kebijakan pendidiksn dslsm kurikulum 2013 untuk memiliki peserta didik yang berkarakter. Dengan bantuan pelaku pendidikan, pemerintah, pendidik, tenaga kependidikan, orang tua dan masyarakat. Peserta didik dapat memperoleh pendidikan karakter yang efektif. Selain itu untuk menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi peserta didik membutuhkan guru yang peofessional.

    Karakter adalah sebuah kata yang tidak terdengar asing. Karakter merupakan wujud abstrak dari manusia dalam bentuk prilaku dan kebiasaan yang dapat menjadi diri sendiri bagi individu. Karakter terbentuk pertama kali di dalam keluarga dimana manusia dididik dan diajarkan nilai-nilai untuk pertama kali. Selain dari keluarga, terdapat beberapa hal yang mempengaruhi karakter seseorang, seperti: agama yang mengatur seluruh tata cara perilaku manusia, lingkungan yang dimulai dari dari pertemanan sekawan dan lingkungan sekitar, serta sekolah yang merupakan lembaga formal dalam pembentukan karakter dan jati diri seseorang. Jadi, karakter seseorang akan terbentuk dimana pun mereka berada.

    Seseorang dapat dikatakan berkarakter jika telah berhasil menyerap nilai dan keyakinan yang dikehendaki masyarakat serta digunakan sebagai kekuatan moral dalam hidupnya dengan landasan hakekat dan tujuan pendidikan, berarti ia memiliki kepribadian yang ditinjau dari titik tolak etis atau moral, seperti sifat kejujuran, amanah, keteladanan , atau pun sifat-sifat lain yang melekat pada diri pendidik.

    Sekolah sebagai salah satu solusi dalam membentuk siswa berkarakter.  Salah satu caranya adalah melakukan kiat- kiat pencerdasan generasi penerus bangsa, tentu salah satunya melalui jalur sekolah. Oleh karena itu pemerintah membuat kebijakan melalui Undang- undang RI No 20 Tahun 2003 pasal yang menyebutkan fungsi dari pendidikan nasional untuk mencerdaskan dan membentuk karakter bangsa. Empat nilai yang dikembangkan dalam pendidikan karakter adalah: nilai agama, pancasila, budaya dan tujuan pendidikan nasional. Indonesia sebagai negara beragama tentunya menganut faedah yang mereka percaya dari agamanya.

    Lulusan kurikulum 2013 dituntut untuk dapat memiliki kemampuan dalam (1) memecahkan masalah, (2) berfikir kritis,(3) inovatif dan (4)  enterpeuner untuk bersaing di dunia kerja atau global. Alasan kenapa siswa dituntut untuk dapat memecahkan masalah adalah agar dapat menghadapi resiko yang lebih banyak dalam situasi yang tidak pasti di abad 21 ini. Untuk itu siswa harus mempunyai kemampuan dan pengetahuan yang kompleks dibandingkan pembelajaran masa lalu.

    Sekolah di daerah terpencil yang  sulit untuk dijangkau bagi sebagian peserta didik yang bahkan harus menyeberangi sungai dan bukit untuk sampai di sekolah. Dan generasi unggul akan lahir dari tenaga pengajar yang baik pula. Seperti tenaga pengajar yang tidak memiliki karakter yang tidak dapat dijadikan panutan bagi siswa. Bagaimana siswa akan memiliki karakter yang baik dimana mereka memperhatikan contoh yang tidak baik dari guru, seperti guru yang melakukan perbuatan tidak senonoh kepada siswanya yang akan melahirkan siswa berkarakter buruk seperti tawuran, narkoba, dan lain- lain karena siswa tidak dapat menerima penerapan dari guru yang tidak kompeten dalam penyaluran karakter positif.

    Dalam implementasinya, pendidikan karakter hendaknya dibentuk dengan cara yang sistematis yang di dalamnya terdapat aspek afektif, kognitif dan psikomotorik yang berjalan beriringan dalam proses pendidikan. Sebagai contoh wujud implementasi tiga hal diatas adalah ketika seorang telah mampu untuk menjadi seorang siswa cerdas dalam proses belajar di kelas, memiliki akhlak yang baik, serta aktif dalam kegiatan ekstra maupun olahraga. Tanpa adanya sikap yang baik maka perkembangan pengetahuan dapat menurunkan nilai luhur banga, melemahkan kepribaadian yang baik, dan membuat generasi bangsa sebagai generasi yang tidak berpotensi mempertahankan dan mengembangkan kesejahteraan banga.
    Disamping itu ada  tipe atau karakter dari individu adalah 
    (1) kolektif yaitu individu yang tegas, berapi- rapi suka tantangan, 

    (2) sanguine adalah tipe individu yang praktis, cria, suka kejutan dan suka dengan kegiatan sosial. 

    (3)  plegmatis adalah individu yang suka bekerja sama, menghindari perelisihan, tidak gegabah, suka kedaimaian, dan menyukai ha yang pasti, 

    (4) melankoli adalah individu yang suka menyimpan kemarahan, perfeksionis dan suka dengan kegiaan yang rutin. Dengan berbagai macam ciri-ciri siswa maka tugas pendidik dan tenaga kependidikan adalah mengarahkan mereka dengan pendidikan berkarakter agar semua jenis karakter dapat menjadi generasi emas.

    Selanjutnya, perkembangan ilmu teknologi dan komunikasi  selain dapat memberikan dampak positif, juga berdampak negatif yang akan menimbulkan generasi yang terbelakang. Sebagai contoh, ditayangkannya film-film yang dapat merusak generasi dalam bentuk budaya berfoya- foya, melanggar peraturan sekolah maupun lalu lintas, pergaulan bebas, dan penggunaan narkoba yang secara gamblang dipertontonkan pada acara televisi. Selain itu, internet akan tidak menguntungkan bagi generasi penerus apabila para anak-anak dan remaja menghabiskan waktu bermain games di warung internet tanpa berperan aktif di lingkungan sekitar yang membiasakan prilaku anti sosial karena sikap sosial merupakan salah satu syarat penting yang harus dilatih untuk melahirkan pribadi yang berkualitas mempunyi karakter.

    Untuk menghasilkan generasi emas yang berkarakter tentu harus mengetahui apa tuntutan dunia dan apa yang dibutukan oleh masyarakat. Pada abad modern ini perkembangan ilmu, teknologi dan komunikasi bergerak sangat cepat. Perkembangan ini menjadi kebutuhan bagi dunia untuk berkembang. Hal ini harus seiring dengan sikap masyarakat yang terbuka, beretika, dan toleran.  Karena perkembangan ini berkaitan dengan kesehatan, budaya, lingkungan, ekonomi, dan lainnya.  Dengan adanya sikap ini masyarakat dapat mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidup.

    Model  pendidikan pada abad 21 memiliki hal penting yaitu berfikir kritis, menyelesaikan masalah, kreatif, inovatif, komunikasi, dan kolaborasi. Kemudian dituntut untuk memiliki kesadaran akan kesehatan dan kebugaran,  rasa naionalime yang tinggi,  finansial, ekonomi, bisnis, enterpeuner, dan kesadaran global.

    Jadi pendidikan karakter penting untuk peserta didik dalam mengembangkan nilai agama, pancasila, budaya dan tujuan pendidikan nasional. Tujuan dari pendidikan karakter adalah agar generasi Indonesia dapat menunjukan jati dirinya untuk bersaing di dunia industry. Sekolah dan guru professional mempunyai peran penting dalam mewujudkan pendidikan karakter disamping adanya peran pemerintah, orang tua dan masyarakat. Cara mewujudkannya adalah dengan menyesuaikan dengan tuntutan pengetahuan dan apa yang dibutuhkan oleh peserta didik dan pemerintah telah memberlakukan dengan kurikulum 2013.
      Dapat disadari bahwa perkembangan ilmu teknologi dan komunikasi berkembang pesat sehingga kebutuhan pendidikan harus disertakan dengan kemampuan ICT. Ada beberapa kendala dalam melaksanakan pendidikan pada abad 21 ini sehingga dengan adanya pendidikan karakter ini  mampu mengatasi hal negatif dari dampak perkembangan pengetahuan. 

    ASMAH, S.Ag merupakan guru aktif di SMA Negeri2 Bantan

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728