• Breaking News

    Artikel: Upaya Pengembangan Potensi Dalam Meningkatkan Kualitas Bangsa Yang Berkarakter


    Oleh :    Martini,SE

    Dewasa ini prinsip pengelolaanpendidikan di Indonesia semakin banyak mendekati 
    dan mengadopsi prinsip – prinsip dalam manejemen mutu dimana penekanan terhadap pemenuhan harapan dan kepuasan pelanggan semakin mendapatan kan tempat sentral dalam penentuan kebijakan.Arti kata dari karakter itu sendiri bisa bermakna akhlak  budi pekerti,sifat,prilaku,watak dan tabiat.karakter seseoarang  disengaja atau tidak, bisa didapat dari didapat dari orang lain didekatnya atau yang sering berintraksi dan berkomunikasi  serta dapat mempengaruhinya sehingga ia mulai meniru ucapan maupun tingkah laku orang tersebut .sebagai contoh  seorang anak cenderung  untuk meniru prilaku oroang tuanya.karakter akan menentukan kemampuan seseorang untuk mencapai cita – cita nya dengan efektif.kemampuan untuk berlaku jujur dan berterus terang kepada oarang lain  serta kemampuan untuk taat terhadap tata tertib dan aturan yang ada .karakter terbentuk dari proses meniru yanitu dari proses melihat,mendengar dan mengikuti .maka karakter sesungguhnya dapat diajarkan secara sengaja .jadi pendidikan karakter adalah pendidikan yang mengajajarkan pada seseorang untuk berahklak yang mulia ,bertingkah laku jujur dan bertanggung jawab serta berbudi pekerti yang luhur.dan mulia.

     Keberhasilan pendidikan guru yang profesional  diharapkan menghasilkn lulusan yang berkualitas.Profesionalisme guru sebagai ujung tombak didlam implementasi kurikulum didlam kelas yang perlu mendapat perhatian didlam proses belajar mengajar guru mempunyai tugas untuk mendorong,membimbing,dan memberi fasilitas belajar bagi siswa untuk mencapai tujuan ,guru mempunyai tanggung jawab untuk melihat segala sesuatu yang terjadi didlam kelas untuk membantu proses perkembangan siswa.

    Penyampaian materi pembelajaran hanyalah merupakan salah satu dari berbagai kegiatan dalam belajar sebagai suatu proses yang dinamis dalam segala fase dan proses perkembangan siswa.secara lebih terperinci  tugas guru berpusat mendidik  dengan titik berat memberikan arah dan motivasi pencapaian tujuan baik jangka pendek maupun jangka panjang.memberi  fasililitas pencapain  tujuan melalui  pengalaman belajar yang memadai.membantu perkembangan aspek aspek pribadi seperti sikap,nilai nilai ,dan penyesuaian diri.demikianlah dalam proses belajar mengajar guru tidak terbatas sebagai penyampai ilmu pengetahuan akan tetapi lebih dari itu ia bertanggung jawab akan keseluruhan  perkembangan keperibadian siswa ia harus mampu.

             Pemahaman tentang berbagai potensi peserta didik mutlak harus dimiliki oleh setiap pendidik.agar  kita dapat mengenali potensi peserta didik cara yang paling mudah dan sederhana  adalah dengan mengajukan pertanyaan ,sebagian peserta didik  mungkin menjawab suka mengerjakan  matematika itu artinya dia memiliki kecerdasan logika .sebgian siswa mungkin merasa senang apabila menulis atau belajar bahasa asing artinya ,dia memiliki kecerdasan linguistik ,sebagian  lagi mungkin senang  bermain musik dan sebagainya.

          Upaya mengembangkan potensisiswa bermampaat untuk guru dalam rangka meningkatkan kompetensi .selain itu pembunaan potensi siswa bertujuan untuk memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan  sehingga  terhindar dari usaha dan pengaruh negatif dan tantangan dengan tujuan pendidikan.

      Bangsa yang berkarakter
    Arti kata dari karakter itu sendiri bisa bermakna akhlak ,budi pekerti ,sifat ,prilaku ,watak dan tabiat.karakter seseorang sengaja atau tidak bisa didapat dari orang lain didekatnya atau yang sering berinteraksi dan berkomunikasi  serta dapat mempengaruhi sehungga mulai meniru ucapan  maupuntingkah laku orang tersebut sebagai contoh seoranf anak cenderung untuk meniru prilaku orang tuanya.
        Karakter akan menentukan kemampuan seseorang untuk mencapai cita – citanya dengan  efektif,kemampuan untuk berperilaku jujur dan berterus terang kepada orang lain serta kemampuan untuk taat terhadap tata tertip dan aturan yang ada karakter terbentuk dari proses meniru yaitu melalui proses  melihat ,mendengar dan mengikuti ,maka karakter sesungguhnya dapat diajarkan secara sengaja jadi pendidikan karakter adalah pendidikan yang mengajarkan pada seseorang untuk berakhlak  yang mulia,bertingkah laku jujur dan bertanggung jawab serta berbudi perkerti yang mulia.  Peran guru sebagai ujung tombakterdepan dalam membentuk  karakter peserta  didik

    Upaya pengembangan potensi  siswa dalam meningkatkan kualitas bangsa yang berkarakter.Pendidikan ibarat sebuah kunci untuk membuka pintu dunia,pendidikan memegang peranan penting bagi kemajuan suatu bangsa .bangsa yang maju adalah bangsa yang mengutamakan pendidikan bagi warganya.berbagai inovasi ,pemikiran penemuan ,dan ide ide cemerlang lahir dari proses pendidikan.

    Pendidikan membuat suatu bangsa berpikir kreatif ,kritis dari ingin tahu .bangsa yang tidak mengenal pendidikan lambat laun akan tergerus oleh arus zaman.Saat ini pendidikan menjadi isu hangat yang dibicarakan di Indonesia.berbagai media masa dan elektronik menyajikan berita seputar wajah pendidikan Indonesia saat ini,mulai dari kasus plagiarisme hingga anak putus sekolah .kasus yang terjadi dilembaga pendidikan ini telah mencoreng citra pendididksn Indonesia dimata Internasional.Dunia Internasional mulai meragukan kualitas dan kopetensi lulusan Indonesia akibat kasus pelanggaran akademis yang terjadi. 

            Pendidikan karakter sendiri dapat diberikan dilembaga pendidikan sedari dini ,pelajar harus diajarkan dan dibina untuk menjadi pribadi yang berkarakter .
    Karakter manusia sendiri mencakup nilai – nilai luhur ,integritas ,kekuatan mental ,tenggang rasa semangat kerja sama ,dan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.karakter akan membuat seseoarang manjadi cerdas,baik secara intelektual maupun moral.

        Menumbuhkan bangsa yang berkarakter memeng tidak semudah membalik telapak tangan .pengajar dan pemerintah harus bekerja sama dengan mengikis nilai nilai kebebasan dan individualismeyang melekat dan diri pelajar.terlepas dari itu ,keluarga juga membentuk karakter seseorang sedaridini.keluarga harus menjadi keluarga pertama dan utama dalam memberikanpemahaman yang benar seputar karakter.

    Karakter dapat tumbuh dari sikap keteladanan seseorang menjadi cerminan bagi orang lain.Karakter ibarat sebuah pijakan yang menghantarkan kemajuan suatu bangsa.tugas itu sekarang sabai pelajar,pengajar,pemerintah dan keluarga adalah menggali kembali nilai – nilai kebenaran yang tergerus oleh arus zaman .karakter akan menempatkan manusia pada posisi yang tepat dzn potensi yang maksimal.maka mari kita wujudkan bangsa yang berkarakter dengan membenaji pola pikir dan mentalitas kita selama ini.

            Guru memegang peranan yang sangat penting strategis terutama dalam membentuk watak bangsa serta  mengembangkan potensi siswa.pemahaman tentang berbagai potensi peserta didik mutlak harus dimilki oleh setiap pendidik.

    Pada undang undang No 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen,guru dengan tutuntan menjadi pendidik profesional  mutlak memilki  kompetensi pedagogik,kepribadian ,sosial dan kompetensi profesional.menurut pasai 10 ayat 1 ,keempat potensi tersebut diperoleh melelui pendidikan profesi,sarana lain dari pendidikan profesi bisa diupyakan sendiri oleh guru.upaya pengembagan potensi siswa  bermampaat untuk guru dalam rangka meningkatkan kompetensi.selain itu pembinaan potensi siswa bertujuan untuk memantapakan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan  sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha dan pengharuh negatif dan bertantangan  dengan dunia pendidikan.

     Pemahaman tentang berbagai potensi peserta didik mutlak harus dimiliki oleh seoarang guru.hal itu sejalan dengan tujuh prinsip penyusunan  kurikulum  tingkat satuan pendidikan,yaitu (1).berpusat pada potensi,perkembangan,kebutuhan dan kebutuhan peserta didik  dan lingkungan .(2) beragam dan terpadu (3) tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan ,teknologi dan seni. (4)Relevan dengan kebutuhan kehidupan.(5) menyeluruh dan berkesinambungan.(6)Belajar sepanjng hayat .(7)Seimbang antara kepentangan nasional dan kepentingan daerah.

    Martini,SE merupakan guru aktif di SMAN 2 Bantan, Kabupaten Bengkalis


    Post Bottom Ad