• Breaking News

    Bupati Kampar Dampingi Kunker Spesifikasi Komisi IV DPR RI Terkait Karhutla


    KAMPAR - Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Kabupaten Kampar, Kamis (7/11/19).

    Kunjungan kerja ini berkaitan dengan penanganan Kebakaran Hutan dan lahan serta pasca kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. 

    Kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV G Budisastro Djiwandono bersama dengan 14 anggota Komisi IV dan 6 orang pendamping beserta Badan Restorasi Gambut RI Dr. Haris Gunawan dan Dirjen Penegakan Hukum terpadu Kementerian LHK RI Ridho Sani.

    Kedatangan Rombongan komisi IV disambut oleh Camat, kepala Desa dan masyarakat di areal kebakaran hutan dan lahan Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

    Saat berada di lokasi eks kebakaran hutan dan lahan dikatakan Budisastro Djiwandono bahwa kejadian kebakaran hutan bukan saja mengakibatkan kerugian material, lebih dari itu aspek ekonomi maupun ekologi alam yang menjadi rusak untuk jangka panjang.

    Saat kunjungan Komisi IV berbicara langsung dengan masyarakat, Kepala Desa, Camat dan Bupati Kampar, Para Anggota Komisi IV ingin mengetahui apa sebab sehingga terjadi kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap yang menyebar sampai ke negeri Jiran tersebut.

    Dikatakan G Budisastro, dari dialog tersebut ada beberapa hal penting yang menjadi catatan Komisi IV diantaranya perlu keterlibatan langsung dan kehadiran Pemerintah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan seperti pembuatan embung, pengoptimalan pemanfaatan lahan serta penyuluhan kepada masyarakat.

    "Ini dalam rangka mencari simpulan dan solusi yang tepat sehingga kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah, sehingga kebakaran hutan dan lahan yang disebabkan oleh berbagai hal baik yang disengaja atau tidak, begitu juga yang dilakukan oleh perorangan atau korporasi," ujarnya.

    Sementara itu, Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH menjelaskan, bahwa kebakaran hutan di Kampar terjadi dilahan gambut Dimana dalam penanganan tidak semudah seperti kebakaran biasa, letaknya didalam gambut.

    Kepada Komisi IV DPR RI, Catur berharap perhatian dan kepedulian sehingga kebakaran ini tidak terulang lagi.

    "Mohon bantuan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran," ungkap Catur didampingi Kepala BKSDA Riau Suharyono, Kepala dinas Kebersihan dan lingkungan hidup Aliman Makmur, Kadis Kominfo Arizon serta camat Tambang dan kepala Desa Rombo Panjang.

    Selanjutnya, Dr. Aris Gunawan, Badan Restotasi Gambut RI dalam arahannya menyampaikan akan menjadi kawasan gambut Rimbo Panjang sebagai pilot projek dan akan memetakan tindakan yang tepat sehingga luas lahan yang rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan dapat dikurangi.

    "Gambut yang ada sudah tidak sesuai dengan keasliannya, sehingga terjadi kekeringan pada lahan gambut, ini diakibatkan oleh sekatan-sekatan yang dilakukan oleh masyarakat maupun korporasi," terangnya.

    Ditambahkannya, Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam pengelolaan lahan gambut yang saat ini tidak sesuai dengan ekosistem gambut yang berawa dan berair.

    Penulis : Canggih/rls

    Post Bottom Ad