• Breaking News

    Gawat Kerjakan Proyek APBD Tanpa Pasang Plang " Kontraktor Diduga Tak Faham UU "

    Gawat Kerjakan Proyek APBD Tanpa Pasang Plang " Kontraktor Diduga Tak Faham UU "




    Bengkalis ( 26 November 2019 ), - Sekali lagi diduga proyek siluman kembali beredar di seputaran Kabupaten Bengkalis, Dimana menurut hasil konfirmasi awak media dilapangan bahwasanya proyek pembangunan drainase Jalan Tuah Sekampung RT.02 RW 01 Dusun Blading Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis dengan menggunakan anggaran Dana APBD 2019 Kabupaten Bengkalis ini sama sekali tidak terdapat Plang Proyek disekitar lokasi pekerjaan.



    Dimana seharusnya , Pembangunan infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini mensyaratkan adanya feedback atau umpan balik dari semua elemen masyarakat yang ada untuk mengontrolnya. Bagaimana tidak, reformasi dan desentralisasi dibuat berdasarkan harapan untuk mengurangi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di segala sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.



    Terkait dengan tujuan tersebut, salah satu peraturan yang diterapkan adalah wajibnya pemasangan papan nama pengumuman oleh para pelaksana proyek, sesuai dengan prinsip transparansi anggaran, seperti tidak adanya papan proyek pada program pembangunan. Sejauh pantauan lapangan hingga saat ini tidak terlihat papan pengumuman proyek tersebut.


    Padahal, transparansi anggaran sudah menjadi keharusan dilaksanakan pemerintah dalam menjalankan program kerjanya.


    Dimulai sejak awal sampai akhir sebuah proyek yang dilaksanakan pemerintah, Mulai dari perencanaan, pelaksanaan tender, sampai pelaksanaan proyek.


    Hal ini sesuai dengan apa yang diterangkan pada Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.


    Selain itu didalam Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.


    Saat dikonfirmasi Ayung salah seorang pengawas pekerjaan menjelaskan bahwasanya saat ini plang lagi di cetak ," Ungkapnya.

    Dirinya juga mengakui  bahwa pekerjaan yang dikerjakan tanpa memasang terlebih dahulu adalah salah ," Imbuhnya.

    " IYA PAK SALAH TAPI SALING MENGERTI AJALAH KITA ," sebutnya kepada Awak Media.


    Lebih parahnya saat ditanya CV apa yang mengerjakan , Ayung diduga berkelah dengan mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui CV apa yang mengerjakan tender proyek tersebut.


    Bahkan diakhir perjumpaan dirinya juga menantang Awak Media dengan bahasa , " Ya Udah Pak Naikan Aja Tapi Jangan Nanggung - Nanggung naikannya ," Cetusnya. ( Ali )

    Post Bottom Ad