• Breaking News

    Tahapan Pilkades Pulau Payung Terkesan Amburadul, Syamsir Alam Minta Bupati Kampar Kembalikan Hak nya

    Syamsir Alam Bakal Calon Kades Pulau Payung yang merasa digugurkan sepihak dalam bursa tahapan Pilkades
    KAMPAR - Proses pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa (Pilkades, Red) di Desa Pulau Payung Kecamatan Rumbio Jaya kabupaten Kampar diduga amburadul dan terkesan sarat akan permainan.

    Pasalnya, salah seorang Bakal Calon Kepala Desa Pulau Payung, Syamsir Alam merasa dizolimi atas tidak terkoordinirnya pelaksanaan tahapan Pilkades dan terkesan ada permainan terselubung.

    Syamsir Alam, Bakal Calon Kepala Desa  Pulau Payung kepada awak media, Selasa (19/11/19) menjelaskan, bahwa dirinya telah mendapatkan surat undangan seleksi tes tertulis tertanggal 15 november 2019, namun pada saat akan mengikuti seleksi tertulis di Aula Bupati Kampar Bangkinang Kota, mendadak diberitahu oleh Panitia Kabupaten bahwa dirinya tidak bisa mengikuti tes.

    "Inikan aneh, saya sudah diundang resmi untuk mengikuti seleksi tertulis, tiba-tiba mendadak digugurkan sepihak oleh Camat Rumbio Jaya tanpa sepengetahuan siapapun, karena saya telepon panitia Pilkades tingkat kecamatan mengaku tidak tahu, dan menurut panitia Pilkades Kecamatan Rumbio Jaya, ada 10 nama bakal calon kades yang direkomendasikan mengikuti tes tertulis termasuk saya, namun mendadak dirubah oleh camat Rumbio Jaya menjadi 9, dan nama saya hilang," terangnya.

    Lebih lanjut Syamsir menjelaskan, bahwa hasil rapat panitia Pilkades tingkat Kecamatan Rumbio Jaya, dirinya diberi kesempatan melengkapi bahan sampai tanggal 29 Oktober pukul 16.00 WIB, dan berkas telah dilengkapinya pada sekitar pukul 14.00 WIB.

    "Inikan keterlaluan, Camat Rumbio Jaya dengan entengnya menabrak hasil keputusan rapat dan merubah rekomendasi panitia Pilkades tingkat Kecamatan yang telah meloloskan saya untuk mengikuti tahapan Pilkades selanjutnya, yang dalam hal ini seleksi tes tertulis tanpa sepengetahuan panitia Pilkades Tingkat Kecamatan," jelasnya.

    Dikatakan Syamsir, permasalahan digugurkannya sepihak dirinya dalam mengikuti Pilkades Pulau Payung ini juga pernah dihearingkan di Gedung DPRD Kampar, dan pada saat Hearing di Gedung DPRD Kampar, salah seorang anggota DPRD Kampar Repol menegaskan bahwa undangan yang telah sampai kepadanya resmi, dan dirinya harus mengikuti tes sebagaimana bakal calon kades Pulau Payung lainnya.

    "Pada saat Hearing Repol Anggota DPRD Kampar menegaskan saya harus ikut seleksi tes tertulis sebagaimana bakal calon lainnya, namun Camat Rumbio Jaya pada saat itu tidak menjawab apapun, hanya tertawa saja," ujarnya kesal.

    Syamsir berharap, Pemerintah Kabupaten Kampar dalam hal ini Bupati Kampar dapat mengembalikan hak nya untuk mengikuti Pilkades Pulau Payung.

    "Saya berharap, Bupati Kampar mengembalikan hak saya untuk mengikuti tahapan Pilkades seperti Bakal Calon Kades lainnya, jangan rampas hak memilih dan dipilih saya sebagaimana amanat UUD 1945 setiap warga negara berhak untuk dipilih dan memilih," imbuhnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, Camat Rumbio Jaya dan pihak-pihak terkait belum dapat dikonfirmasi.

    Penulis : CANGGIH

    Post Bottom Ad