• Breaking News

    Dukung Rumah Peduli Labuhanbatu IEA Siapkan Ambulance untuk Aisah


    SUMUT- Masih ingat dengan balita cantik penderita Hidrosefalus, Asiah di Desa Pangkatan, Jiran B, Kecamatan Pangkatan? Balita pasangan Ganda dan Eli ini mengidap pembesaran kepala sejak lahir dan harus mendapatkan perawatan intensif medis.

    Saat usianya 12 hari, Asiah harus menjalani operasi pemasangan selang dari kepala bagian belakang hingga ke saluran alat kelaminnya untuk memudahkan pembuangan cairan. Kini, tepat diulang tahun pertamanya, 19 Desember mendatang, Aisah diwajibkan menjalani operasi lanjutan di Rumah Sakit Adam Malik, Medan.

    Balita yang lahir dari keluarga kurang mampu ini tengah mengharapkan uluran tangan dingin kita untuk meringankan beban kedua orangtuanya. Sebelumnya, komunitas Rumah Peduli Labuhanbatu telah mengunjungi kediaman Aisah, November lalu. Sedikit meringankan beban Aisah, Rumah Peduli Labuhanbatu telah berbagi dan tengah mengumpulkan donasi buat kelanjutan biaya operasi Aisah.

    Walau menggunakan jaminan kesehatan pemerintah (BPJS), masalah tak terhenti sampai disitu. Aisah dan kedua orangtuanya tengah dihadapkan persoalan materi untuk biaya hidup selama operasi di Rumah Sakit Adam Malik, Medan kelak. Untuk itu, melalui Rumah Peduli Labuhanbatu, kami gugah hati pembaca agar menyisihkan donasinya demi keberlangsungan hidup Aisah.

    Tuhan memang baik! Rumah Peduli Labuhanbatu mendapat dukungan dari sesama komunitas sosial yakni, Indonesia Escorting Ambulance (IEA). Relawan pengawal pengurai kemacetan di jalan ini bersedia menyiapkan ambulance untuk mengantarkan Aisah ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan.

    " Misi kita (Rumah Peduli Labuhanbatu dan IEA) sama. Sama-sama demi sesama. Kami siap mendukung Rumah Peduli Labuhanbatu untuk Aisah. Kami siapkan ambulance dan pengawalan hingga Aisah sampai ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan," tutur Ketua IEA Labuhanbatu, M Januardy Syahputra, didampingi sekertaris IEA, Rahmad Fadli Gultom kepada tim Rumah Peduli Labuhanbatu,  Kamis (5/12/2019).

    Januardy dan Rahmad memboyong Pembina IEA, Fauzi dan beberapa anggotanya, seperti Usman Dalimunthe, Cahya Gunawan, dan Ilham, serta Pidal Nasution. Selama perbincangan santai tetapi penuh keakraban, mereka banyak banyak bercerita tentang IEA. 

    "Melalui jalinan kerjasama ini. Kami juga mengetuk pintu hati masyarakat Labuhanbatu untuk ikut meringankan beban Aisah. Berapapun donasi yang kita salurkan, tujuanya satu. Supaya Aisah bisa terus tersenyum seakan lupa dengan rasa sakit di kepala yang ia hadapi tiap harinya," sambung Fauzi.

    Pada narasi sebelumnya berjudul 
    "Sicantik Butuh Uluran Tangan Dingin Kita". Rumah Peduli Labuhanbatu mengulas tentang Aisah yang mengidap Hidrosefalus.

    Hidrosefalus adalah penumpukan cairan di rongga otak, sehingga meningkatkan tekanan pada otak. Pada bayi dan anak-anak, hidrosefalus membuat ukuran kepala membesar. Sedangkan pada orang dewasa, kondisi ini bisa menimbulkan sakit kepala hebat.

    Bayangkan, orang dewasa saja bisa mengalami sakit kepala yang hebat jika terjangkit penyakit ini. Apalagi balita itu! Kini, penyakit itu mendera balita di Desa Pangkatan, Jiran B, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu. 

    Sebelum kita menghelah nafas panjang, ada baiknya pula peduli dengan keberlangsungan balita cantik ini. Apa yang bisa kita perbuat? Diam melihat rintihan balita ini atau peduli atas keberlangsungan hidupnya? 

    Tak ada satupun Ayah dan Ibu yang mau anaknya mengalami ujian dari Allah seperti ini. Tetapi, inilah cobaan di tengah keterbasan kedua orangtuanya. Lalu, apa yang bisa kita perbuat? Jangan kira beban balita ini hanya dipikul kedua orangtuanya. 

    Ingat! Ada tanggungjawab kita bersama di dalam penderitaan balita cantik ini. Sudahlah, hentikan segala pencitraan. Segera kita bantu sedikit meringankan beban Ayah dan Ibunya lewat Rumah Peduli Labuhanbatu. Yok! Donasikan recehan kita walau sedikit setidaknya meringankan beban mereka. 

    Rumah Peduli Labuhanbatu hingga Aisah bisa menjalani operasi pada, 19 Desember mendatang tetap membuka donasi melalui rekening sementara atasnama Eko Israq Mahardika, BNI 808009085. Donasi yang saudaraku salurkan kita anggap sebagai hadiah ulang tahun buat Aisah karena tepat, 19 Desember mendatang, Aisah yang diwajibkan operasi lanjutan merayakan hari kelahiranya yang pertama. ** 



    Penulis: Najib Gunawan.
    Editor: Toni Octora.

    Post Bottom Ad