• Breaking News

    Diduga Pengerjaan CV Tiara Delima Asal Kerja Dan Tak Sesuai Bestek




    BENGKALIS - Sunguh sangat disayangkan kinerja dari CV. TIARA DELIMA selaku Kontraktor Pelaksana pekerjaan Proyek dari Dinas PUPR Guna pekerjaan Peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor Instansi Pemerintah Jalan Gatot Subroto Kabupaten Bengkalis.

    Yang mana selain tidak mencantumkan Ukuran Volume serta Sumber Dana untuk pembangunan tersebut , Padahal aturan mekanisme terkait pemasangan plang dan UU Keterbukaan Informasi Publik (KIB) sangat jelas diterangkan bagaimana aturan mekanisme pemasangan Plang Proyek yang benar sebagaimana diuraikan dalam UU No. 14 Tahun 2008 tentang KIB dan Peraturan Presiden (Perpres) No. 70 Tahun 2012 (Tentang Perubahan Kedua Atas Perpres No.54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah ).

     Tak hanya itu ,CV . TIARA DELIMA Diduga juga  telah berlaku curang serta Asal - Asalan dalam mengerjakan proyek tersebut tanpa memikirkan mutu serta kwalitas dari proyek yang saat ini tengah dikerjakan nya.

    Hal ini diterangkan oleh TIM Wartawan yang saat itu telah meninjau lokasi pembangunan dan melakukan pengawasan dari awal pengerjaan proyek tersebut kepada media ini.

    Dikatakannya, Sesuai Hasil Investigasi yang dilakukan oleh TIM Wartawan ,mendapati adanya kejanggalan material bangunan jenis Kayu Trocok yang dipasang untuk Bangunan Pagar  Halaman dalam pekerjaan Peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor Instansi Pemerintah Jalan Gatot Subroto Kabupaten Bengkalis.diduga tak sesuai Ukuran Standar serta Kwalitas Batu Bata yang dipasang pun sangat Rendah.

    Mendapati Informasi tersebut, Awak Media pun langsung menghubungi Beni selaku PPTK proyek tersebut melalui saluran telepon seluler dengan no telepon/hp : 0811750XXXXX pada hari Kamis, 5 Desember 2019 kurang lebih sekitar pukul 22.10 WIB.

    Saat Dikonfirmasi melalui saluran telepon seluler nya, Beni mengatakan bahwa dirinya tak mau memberikan komentarnya terkait dugaan ukuran Trocok yang dipasang tak standar serta mekanisme pekerjaan yang diduga asal - asalan dan tak sesuai Spek karena takut direkam , " Ucap Beni melalui sambungan selular nya .

    Sebelumnya selain menanyakan Nama serta dari Media mana kepada Wartawan , Beni pun menanyakan siapa Narasumber / Wartawan yang memberikan Informasi tersebut.



    Selanjutnya, Beni pun mengatakan bahwa dirinya hanya mau memberikan Komentarnya terkait pertanyaan yang diajukan oleh Awak Media secara Langsung tanpa melalui sambungan Selular / Telfon .

    Berikut Cuplikan Kalimat / Bahasa  Percakapan Awak Media terhadap Beni Selaku PPTK Saat Dikonfirmasi Melalui Saluran Telepon :

    Beni : Maaf saya tak bisa  memberikan keterangan kalau melalui telfon mendingan jumpa langsung aja ,karena takut kalau nanti direkam ," Ucapnya.

    Awak Media : Maaf sebelumnya bg , saat ini posisi saya di Duri , makannya saya melakukan konfirmasi melalui saluran telepon sebelum menaikan sebuah pemberitaan .

    Beni : Abg sering Stay dimana rupanya bg , Diduri Apa Di Bengkalis ," Tambahnya.

    Wartawan : Saya di Duri bg tapi terkadang juga di bengkalis

    Beni : Maksudnya Menetapnya bg ," Imbuhnya.

    Wartawan : saya Menetap di Duri bg

    Beni : Kalau gitu hari Senin saya ke Duri kita jumpa langsung saja bg ,"   Tutupnya tanpa sedikitpun menjawab pertanyaan yang diajukan oleh awak media .

    Ketika mendapati jawaban dari Beni, Awak mediapun menunggu hari Senin untuk mendengarkan secara langsung keterangan dari pihak PPTK secara langsung, demi terciptanya suatu penyajian pemberitaan yang berimbang serta transparan, Namun setelah sampai hari seninpun saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya , Beni selaku PPTK malah sengaja tidak menjawab telepon dari wartawan yang ingin mengetahui kejelasan kebenaran dari informasi tersebut.

    Sampai diturunkan berita ini , belum ada jawaban maupun tanggapan dari pihak  PPTK terkait Dugaan Proyek dari Dinas PUPR yang dikerjakan oleh CV . TIARA DELIMA yang diduga tak sesuai dengan Spek dan terkesan dikerjakan Asal - Asalan.



    Penulis: Ali

    Post Bottom Ad