• Breaking News

    Koornas TRCPA Minta Presiden RI Berlakukan Hukuman Mati Bagi Pemerkosa Anak Dibawah Umur

    Koornas TRCPA Minta Presiden RI Berlakukan Hukuman Mati Bagi Pemerkosa Anak Dibawah Umur



    Jakarta - Tanggapi makin maraknya kasus kekerasan seksual yang dialami oleh generasi penerus bangsa khususnya para anak gadis ( perempuan ) dibawah umur membuat Bunda Naumi selaku KORNAS TRCPA sangat murka sekaligus sedih dengan apa yang menimpa anak - anak perempuan dibawah umur menjadi korban kebiadaban para lelaki hidung belang.

    Lebih parahnya lagi tindakan kekerasan seksual tersebut tak jarang pula dilakukan oleh ayah kandung korban sendiri , Sehingga hal ini dinilai perlu untuk diperhatikan serta memberlakukan hukuman yang berat agar membuat efek jera para pelaku tindak kejahatan seksual tersebut.

    Dimana Penganiayaan , Pemerkosaan bahkan Penelantaran Anak - Anak saat ini makin merajalela di berbagai daerah akibat jerat hukum yang dinilai terlalu ringan dan dinilai tidak mampu memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan Seksual / Predator Anak.

    Sehingga pemenuhan sepuluh hak Anak sesuai konvensi PBB tahun 1989  makin terabaikan.

    Hal tersebut diucapkan oleh Koordinator Nasional ( KORNAS ) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak ( TRC PA ).kepada media ini melalui WhatsApp nya ( 13/19 ).

    Kepada Awak Media Rusmini Supriyadi atau yang akrab disapa Bunda Naumi ini mengaku sangat geram dan marah akan perbuatan bejat yang dilakukan oleh para lelaki hidung belang terlebih lagi seorang ayah yang menjadi pelaku karena tega menyetubuhi anak Kandungnya sendiri .

    Dikatakannya, Sesuai data yang berhasil dihimpun oleh para rekan - rekan relawan dan pengiat perlindungan Anak saat ini kasus tindak kekerasan terhadap anak - anak makin meningkat / marak bahkan hal ini hampir setiap hari terjadi di berbagai daerah ," Ungkapnya.

    Untuk itulah selain melakukan pencegahan , Bunda Naumi juga meminta kepada Bapak Ir. H. Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia ( RI ) dapat menindak tegas para pelaku dengan memberlakukan hukuman mati kepada pelaku pemerkosa anak , Karena menurutnya hanya hukuman mati yang dapat membuat jera para pelaku Predator / Canibal pemerkosa Anak ," Pintanya.

    " Saya Kornas TRC PA memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia memberikan perhatian serius dalam skala darurat kekerasan seksualitas kepada anak-anak dan segera menerbitkan Peraturan pengganti Undang – Undang (PERPU) dengan ancaman Hukuman Mati atau Hukuman Seumur Hidup bagi pelaku pemerkosaan.

    Terkait hukuman mati kepada pelaku pemerkosa anak, dahulu sudah pernah di bahas oleh rekan - rekan Komnas HAM, namun belum ada kelanjutan ," Terangnya.

    " Berapa lama lagi, ..Harus berapa banyak lagi anak - anak yang menjadi korban pemerkosaan dari kebiadaban para Canibal Anak untuk kita berani menetapkan batasan "Nyawa" sebagai konsekwensi hukuman mati bagi para pelaku ??

    Para korban adalah anak di bawah umur lalu bagaimana jika yang menjadi korban adalah anak, adik atau keluarga kita??

    " Sudahkah kita memikirkan sakitnya anak - anak yang menjadi korban ?

    Pernahkah kita memikirkan bagaimana kondisi psikologis anak yang telah menjadi korban hingga masa depannya terpenggal ?

    Yang mana seharusnya saat ini para generasi bangsa yang korban tindak kekerasan tersebut harusnya masih bisa bermimpi bahkan berdiri tegak dengan sejuta cita - cita serta pengharapan dimasa depan , Namun saat ini seketika hancur lebur , sirna menjadi abu dan terkubur dalam kepiluan serta kesedihan   karena masa depan serta kesuciannya telah hilang direnggut oleh para pelaku kejahatan Seksual terlebih lagi perbuatan bejat tersebut dilakukan oleh ayah Kandungnya sendiri .


    Penulis : Ali

    Post Bottom Ad