• Breaking News

    Penyerapan Dana Desa Koto Kari Di Duga Tidak Transparan


    KUANSING - Dana Desa merupakan Implementasi dari Program Pemerintah dari pinggiran tetapi lain halnya dengan Desa Koto Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kab.Kuansing saat melihat pekerjaan di Dusun Batang Pungai,pembuatan Turap Mushola AL-Huda minggu siang (15/12/2019).

    Saat di konfirmasi awak Media Anggota BPD inisial Sn mengatakan,"Mengenai Dana Desa apakah ini Tahap I, II dan ke III ia tidak mengetahui, bahkan ia merasa hingga saat ini tidak pernah merasa mengundang atau di undang Tentang Anggaran Dana Desa maupun Dana Desa untuk di rapatkan.

    Ditambah Anggota BPD inisial An,"Kalau mengenai Pagu Anggaran saya tidak mengetahui apakah menyusul, yang jelas disini tidak ada pagu maupun TPKnya," jelasnya.
    Kegitan pembuatan fisik Turap ini bukan merupakan Padat Karya yang di harapkan Masyarakat yang mana Warga Kuhususnya Dusun batang Panggai Desa Kota Kari saat ini mayoritas Penyadap Karet, berhubung karena hari penghujan Warga tidak bisa mendapat penghasilan, ingin bekerja tetapi tidak dapat numpang untuk bekerja.

    Secara Institusional, Pemerintah Desa merupakan badan Publik yang wajib memberikan informasi yang ada di dalam penguasaan Pemerintah Desa setiap saat,terkecuali berdasarkan ketentuan Undang-Undang yang berlaku. Di Duga Desa Kotao Kari tidak memenuhi kewajiban badan Desa sebagai badan Publik yang di atur Pada Pasal 11 ayat (1) huruf a Undang-Undang No.14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, bahwa badan publik wajib menyedikan informasi publik setiap saat, meliputi daftar seluruh informasi publik yang ada di bawah penguasaannya.

    Diminta Kepada Dinas Sosial melalui Kabid.PMDes dan Inspektur Inspektorat agara meberi sangsi Kepela Desa Koto Kari agar tercipta Hukum sebagai Panglima tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia.




    Penulis: Wawansyahputra

    Post Bottom Ad