• Breaking News

    Program BSPS Bedah Rumah di Desa Sialang Jaya, Diduga Tidak Tepat Sasaran


    ROHUL - Wandi Lubis umur 33 Tahun yang yang merasa tersisihkan, dari Program BSPS atau bedah rumah.

    Wandi yang memiliki 5 orang anak ini warga yang bertempat tinggal di Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.

    Wandi yang sehari harinya bekerja sebagai serabutan dan berpenghasilan hanya Enam Ratus Ribu dalam satu bulan.

    Melihat situasi dan kondisi Rumah yang saat ini di tempati wandi Lubis 33 yang sudah nampak usang seperti tidak layak huni dan memperihatinkan sudah sepantasnya pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu (PEMDA ROHUL) menilik atau memberikan bantuan Program BSPS atau bedah rumah kepada Wandi Lubis.

    Program ini merupakan upaya pemerintah untuk untuk mewujudkan rumah yang layak huni bagi mayarakat yang memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Propvinsi (UMP)

    Namun diduga Kepala Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu tebang Pilih dalam pendataan warga.
    Yang mana seharusnya warga yang berhak memperoleh bantuan Program BSPS atau bedah rumah, adalah warga WNI yang sudah berkeluarga, memiliki / menguasai tanah dengan alas hak yang sah, belum memiliki rumah atau menempati satu-satunya rumah yang tidak layak huni, belum pernah memperoleh BSPS atau bantuan pemerintah program perumahan, memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Propvinsi (UMP) dan bersedia melakukan pembangunan rumah secara swadaya.

    Saat awak media ini jalan-jalan ke desa Sialang jaya, terlihat jelas ada tiga rumah di kawasan Rumah Wandi Lubis di posisi kiri dan kanan Rumah Wandi Lubis terlihat jelas dua rumah yang sudah dibangun dari bantuan Program BSPS atau bedah rumah, sontak awak media ini menjumpai Wandi Lubis dan bertanya.

    Saat Wandi Lubis di konfirmasi awak media ini Wandi Lubis mengatakan,"ya saya memang benar-benar heran dengan bantuan Program BSPS atau bedah rumah ini, dari tahun ke tahun saya tidak pernah dapat atau memperoleh nya. Padahal Program BSPS atau bedah rumah ini sudah beberapa tahun ini berjalan, yang lain dapat sedangkan saya tidak pernah dapat," ungkap Wandi Lubis dengan kesal.

    Saat awak media ini mempertanyakan siapa saja yang sudah memperoleh Program BSPS atau bedah rumah menurut yang di ketahuinya.

    Wandi Lubis menambahkan,"Begini pak, saya yakin waktu di pemilihan Kepala Desa waktu yang lewat, karena saya adalah pendukung lawan politik yang kalah saya jadi tersisihkan di Program BSPS atau bedah rumah ini. Menurut sepengetahuan saya, sampai hari ini memang sudah banyak mssyarakat yang dapat bantuan program ini termasuk salah satunya Sekretaris Desa Sialang Jaya, Kaur Pemerintahan di desa ini dan yang lainnya," ketus Wandi.

    "Saya mau tanyak dulu sama bapak watawan, sebenarnya Program BSPS atau bedah rumah ini di peruntukkan untuk siapa..? apakah untuk warga yang kaya atau warga yang benar benar tidak mampu. Kalau memang itu program diperuntukkan untuk warga yang mampu itu sudah tepat, tetapi bila itu diperuntukkan untuk masyarakat yang kurang mampu, aku rasa itu tidak tepat sasaran," imbuhnya lagi.

    "Aku berharap kepada bapak wartawan mungkin besok Bupati akan berkunjung ke desa ini, aku ingin kalian meliputnya ke dalam berita, aku berencana akan membawa  Bupati ke rumahku yang sudah usang ini agar mereka melihat semua perlakuan yang kurang adil ini", ungkap nya dengan nada sedih.

    Sampai berita ini di terbitkan Kepala Desa Sialang Jaya belum dapat dikonfirmasi, saat awak media ini berusaha untuk mendatangi Ke Kantor desa, sang Kades sedang Keluar, tak sabar menunggu kepala desa. Awak media inipun berusaha untuk menelepon selulernya, namun upaya ini tidak berhasil, sebab sang Kades tidak mengangkat telfon tersebut.



    Penulis: Liber

    Post Bottom Ad