• Breaking News

    Jhoni Charles Kembali Formulir Bacalon Bupati Ke Partai Hanura


    ROKAN HILIR - Jhoni Charles kader terbaik Partai Nasdem mengembalikan formulir Bakal Calon Bupati Rohil di Partai Hanura, Rabu (11/12/2019). Salah satu program yang diunung Jhony terkait dengan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
    Jhony didampingi Unsur Dewan dari Partai Nadem yakni Sudirman, Sumini dam Dody Saputra. Unsur DPD Nasdem : Saiman (Wk.Bapilu),
    Yusuf (Bendahara) dan Rusli serta para partisipan dan tim sukses.

    Jhony mengembalikan formulir sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Tim Pilkada Cabang Partai Hanura pada tanggal 30 November-23 Desember, setelah pada 20-20 November mengambil formulir dan jadwal pengembalian yang pertama bagi Calon Bupati. 
    Kedatangan Jhony disambut Sekretaris Tim Pilkada Cabang (TPC), Zulfakar Juned beserta jajaran TPC yang sudah menunggu kehadiran rombongan untuk mengembalikan formulir.
    " Saya sejauh ini hanya melamar empat partai saja, karena ada kepentingan politik yang tidak bisa saya sampaikan dalam forum ini, adapun partai yang saya lamar diantaranya Nasem, Hanura, PKS dan PDI-P," kata Jhony.
    Sektor kesehatan menjadi perhatian Jhony untuk meningkatkan pelayanan berbasis digital. Ia mencontohkan bahwa Rohil sudah banyak rumah sakit namun belum memiliki satu database yang dinilai penting untuk memberikan pelayanan masyarakat. " Misal saudara A berobat dirumah sakit umum, apabila tengah diluar misalkan di Bagansinembah tak perlu daftar lagi kalau memang ada databasenya ini namanya era 4.0 yang harus mulai diterapkan," tegasnya.
    Selain itu sektor Sumber Daya Alam (SDA) juga menjadi sorong Jhony yang mana Rohil kaya akan sektor wisata dan sumber daya namun belum digarap secara maksimal. " Kayak Pulau Jemur belum jelas sampai sekarang andai saja bisa dikelola akan menjadi ikam buat daerah kita," katanya.
    Tak hanya itu banyak juga contoh terkait hasil alam berupa kerang, bahkan sekarang rata-rata masyarakat dipikiran Sungai melakukan Tambak Kerang tapi hasilnya belum tahu kemana karena belum ada nama kerang Rohil karena dipasok keluar daerah sehingga jadi nama kerang Tanjung Balai. " Agak lucu memang kita daerah penghasil tapi daerah luar yang dapat nama, ini perlu diperhatikan dengan serius," urainya.
    Sektor pendidikan, ia menyoroti bahwa Rohil harus ada sekolah perminyakan karena menjadi peluang bagu anak tempat an mengelola hasil minyak dan gas (migas) yang menjadi sektor utama penghasilan daerah. " Ahli minyak ada beberapa orang Rohil tapi tidak bekerja dan bertugas di Rohil, rasanya sayang sekali kalau peluang ini tidak kita ciptakan demi generasi penerus kita mengelola migas di daerah kita." katanya mengalir. 



    Sumber: riaulink.com.
    Editor: Toni Octora.

    Post Bottom Ad