• Breaking News

    Telan Anggaran Milyaran Rupiah Bangunan Drainase Duri Mendadak Firal Pasca Diguyur Hujan



    DURI - Proyek pembangunan Drainase Jalan Sudirman Duri ,mendadak Firal dibicarakan oleh Warganet setelah diguyur hujan selama kurang lebih 20 Menit.

    Dimana proyek dari Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis tentang pengerjaan Bangunan Drainase Jalan Sudirman - Duri yang saat ini tengah dikerjakan dengan nilai anggaran 1.433.906.364 ( Satu Milyar Empat Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Sembilan Ratus Enam Ribu Tiga Ratus Enam Puluh Empat Rupiah ) ini  bukannya mengurangi dampak kebanjiran pasca musim hujan sebagimana harapan Masyarakat kota Duri, Namun malah sebaliknya

    Berawal dari postingan status Ejon Jeronimus salah satu warga kota Duri yang diketahui aktif dalam memerhatikan pembangunan kota Duri dan juga dikenal sebagai Aktifis Kemanusian
    Barisan Pencinta Pancasila Rumah Nawacita yang saat ini sedang ramai dibanjiri oleh beberapa komentar dari Warganet terkait postingannya serta diketahui telah dibagikan kurang lebih sebanyak 5 kali

    Dalam postingan nya Ejon Jeronimus mengatakan bahwa pada  hari Minggu ,22 Desember 2019 sekira pukul 11.40 wib sampai 12.00 wib ,Kota duri diguyur hujan yang tak begitu lebat sekitar 20 menit , Namun akibat dari hujan tersebut drainase yang diketahui sedang dibangun ini malah membuat beberapa kios milik pedagang tergenang air .

    Berikut Kalimat Postingan yang di share melalui Akun Media Sosial ( Medsos ) Facebook milik Ejon Jeronimus :

    Rancang Bangun atau Bangun Rancangkah ?

    Minggu, 22 Des 2019 di Duri dilanda hujan yg tidak begitu lebat dari mulai pukul 11.40 - 12.00 sekitar 20 menit.

    Berdampaknya air memasuki toko Karyana Interior, Bakso Margoroso, Foto Copy Prima , Loundry dan dua pintu lagi. 

    Ini terjadi semenjak perbaikan jalan dan drainase di tempat tsb. Yang mana sebelumnya tdk pernah terjadi sebagaimanapun lebatnya hujan tsb.

    Sebelum drainase ini diperbaiki 
    Sebelum jalan ini ditinggikan, 
    Hanya air comberan saja mengalir ke jalan, karena drainasenya tersumbat. Ini malahan makin parah. Sama-sama air nya masuk kerumah. Inilah Proyek Bangun Rancang bukan Rancang Bangun.

    Inilah salah satu bentuk gagalnya proyek yg bernilai 3.5  M itu, membuat masyarakat disekitarnya semakin menderita.

    Boleh dibilang konsultannya gagal, boleh dibilang...dinas yg terkait tdk propesional.
    Membangun tanpa merangcang, sehingga hujan 20 menit saja, lebatpun tdk sudah banjir.

    Kembali berharap masih bisa diperbaiki, bila ada kemauan. Dan kita juga minta pertanggungjawaban Dinas agar proyek yg dikerjakan tentunya tepat guna, berman'fa'at . Bukan sebaliknya.

    Mari bersikap arif dan bijaksana menanggapi hal ini

    Mohon sekiranya Pemerintahaan memberikan solusi yg secepat-cepatnya.

    By Ejon Jeronimus
    Aktifis Kemanusian
    Barisan Pencinta Pancasila
    Rumah Nawacita.

    Pantauan awak media di lapangan CV. Daulat Adil Sejati selaku pihak Kontraktor proyek juga dinilai kurang transparan terkait pemasangan plang Proyek Drainase Jalan Jendral Sudirman Kota Duri sehingga terkesan ada kejanggalan.

    Padahal seharusnya  dalam plang proyek tersebut harus dicantumkan ukuran Volume Pekerjaan apalagi biaya Proyek Drainase tersebut menelan Anggaran yang cukup besar.

    Selain dinilai Janggal Plang Proyek yang dipasang oleh CV. DAULAT ADIL SEJATI dengan Konsultan Pengawas CV .SIAK PRATAMA ENGINEERING ini juga dinilai tidak sesuai dengan aturan Per Undang - Undangan terkait Aturan Pemasangan Plang Proyek dan Keterbukaan Informasi Publik ( KIP ), sebagaimana diatur dalam Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

    Sementara itu pihak Kontraktor juga belum dapat dijumpai maupun dihubungi melalui sambungan telepon karena tak ada dilapangan dan tak adanya No hp yang bersangkutan , Sementara beberapa pekerja saat dikonfirmasi mengenai plang proyek mengatakan tidak tahu menahu terkait Plang tersebut karena mereka hanya bekerja ," Ucapnya.

    Sampai berita ini diturunkan belum ada komentar atau stagmen dari pihak kontraktor terkait berita diatas (Bersambung )


    Penulis : Ali

    Post Bottom Ad