• Breaking News

    DPD LSM Perkara Riau Akan Laporkan Kadinkes Bengkalis Ke Polda Riau



    DURI - Sekjen DPD Riau Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Kinerja Aparatur Negara  ( LSM Perkara) soroti Progam Upaya Kesehatan Masyarakat yang saat ini sedang dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis melalui kegiatan Penyediaan Bantuan Operasional Kesehatan (DAK NCN FISIK) Sebesar Rp. 8,361,754,000,00 ( Delapan Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Empat Ribu Rupiah )

    Dimana Dana Alokasi Khusus (DAK), adalah alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepada provinsi/kabupaten/kota tertentu dengan tujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintahan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

    Hal ini diungkapkan oleh Jackson Hunter selaku Sekjen LSM Perkara kepada awak media pada ( 4/19) saat dikonfirmasi  melalui via seluler nya

    Menurutnya ,Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis diduga curang terkait pembagian Dana Bantuan Operasional Kesehatan (B.O.K) untuk 18 (Delapan Belas) Upt Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Bengkalis.

    " Ya sesuai dengan bukti data yang sudah saya pegang dari Hasil Konfirmasi saya di beberapa Upt Kesehatan , Mendapati adanya Kejanggalan terkait sistem pembagian yang tidak merata ," Ucapnya.

    " Jadi bila Mana data yang saya jumpai (Sumber) yang berpegang kepada APBD Murni 2019 Salah ,  Saya akan Konfirmasi kembali terhadap Banggar di DPRD Kabupaten Bengkalis , Tegasnya.

    " Adapun hasil sesuai data konfirmasi yang telah saya lakukan di beberapa UPTD Penerima , Seharusnya mendapatkan nominal pembagian sebesar Rp.  464,541,889 ( Empat Ratus Enam Puluh Empat Juta Lima Ratus Empat Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Delapan Puluh Sembilan Rupiah ) ," Terangnya.

    " Dan Seharusnya Dr Ersan selaku Kadis Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis harus mempublikasikan juga terkait anggaran yang sudah terealisasikan /dibagikan ke 18 Upt Kesehatan agar dapat diketahui publik , " Jelasnya.

    " Insyaallah terkait Dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Dr Ersan selaku Kepala Dinas ( Kadis ) Kesehatan Bengkalis ,. Rencananya akan kaji kawal terus dan akan saya laporkan ke Polda Riau supaya dapat ditindak - lanjuti ," Tutupnya.

    Sementara itu dilain tempat saat dikonfirmasi melalui saluran selularnya , terkait dugaan penyimpangan Dana DAK , Dr. Ersan selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mengatakan bahwa apa yang dikerjakannya sesuai aturan dari Menteri Kesehatan.

    " Ya Tidak Merata lah karena kan tergantung pleno feksennya ,Kan ada ketentuannya itu dari Menteri Kesehatan, Petunjuk penggunaan B.O.K itukan jelas ,"Ucapnya.

    Jadi Bukan kepala Dinas yang nentuin ," Imbuhnya.

    " Salah satu contohnya  gini, kenapa APBD Bengkalis itu tidak dibagi rata aja ke seluruh OPD yang ada , Logikanya gitu aja , Tutupnya sembari mengakhiri sambungan telfon selularnya karena sedang ada Acara.


    Penulis: Ali

    Tidak ada komentar

    Post Bottom Ad