• Breaking News

    32 Perusahaan Perkebunan Sawit di Rohul Diduga Masuk Kawasan Hutan


    ROHUL- Sebanyak 32 perusahaan perkebunan Kelapa Sawit, di Kabupaten Rokan Hulu," diduga masuk dalam kawasan hutan, seluas 58 ribu hektar ilegal, yang dikuasai 32 perusahaan tersebut. dan seluas 11.351.80 Hektar dengan 2 perusahaan lain nya. Hal itu di ungkapkan H Syarkawi SE di Pasir  Pangaraian, Minggu (5/1/2019).

    Baru baru ini,“Tim Satuan Tugas (Satgas) penertiban lahan ilegal Provinsi Riau berhasil mengidentifikasi 58 ribu hektare lahan perkebunan di Riau yang masuk dalam kawasan hutan.

    H Syarkawi SE berharap,"untuk Pemkab Rohul bersama DPRD serta instansi terkait lainnya untuk segera menindaklanjuti,lahan perkebunan yang masuk ke kawasan hutan itu,yang digarap  sejumlah perusahaan di Riau," dengan segera.

    “Setelah nanti lahan itu, sudah terindentifikasi dan terverifikasi, dibuat pengajuannya, baik ke pemerintah pusat dan provinsi, supaya lahan itu diberikan kepada  Pemkab Rohul, sebagai sumber pendapatan resmi  daerah kita," harap H Syarkewi, SE

    H Syarkewi, SE  menambahkan,"Mengingat  Rohul, termasuk daerah yang minim sumber pendapatannya, jika dibandingkan dengan kabupaten kota lainnya di Provinsi Riau.nanti nya bisa saja Pemkab Rohul menunjuk Perusahaan Daerah untuk pengelola nya, sehingga hasilnya bisa menjadi sumber pendapatan tetap bagi Kabupaten Rokan Hulu," paparnya.

    " Dan yang menjadi polemik nya tim Provinsi Riau belum mempublikasikan dimana titik lahan tersebut, dan apa nama kedua perusahaan yang dikiliem tim Provinsi Riau itu," Tegasnya.

    Sampai berita ini diterbitkan berhubung jarak tempuh yang jauh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Riau, Ervin Rizaldy,belum dapat di temui.



    Reporter : Liber sht.
    Editor: Toni Octora.

    Post Bottom Ad