• Breaking News

    Peduli Korban Kebakaran, RPL dan IEA Galang Donasi di SMPN 1 Ransel


    LABUHANBATU - Gerak cepat Rumah Peduli Labuhanbatu (RPL) dan komunitas pengawal ambulan, Indonesia Escorting Ambulance (IEA) Wilayah Rantau Prapat dalam meringankan beban para korban kebakaran di Kampung Nelayan, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir yang menewaskan balita, Reza (2) menjadi contoh teladan yang baik.

    Sabtu (11/1/2020), RPL dan IEA menggelar penggalangan donasi di SMPN 1 Rantau Selatan (Ransel), setidaknya dapat meringankan beban korban kebakaran hebat itu yang terjadi, Jumat (10/1/2020) kemarin. Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan untuk korban banjir bandang di Desa Hatapang, Kecamatan Nasambilan-Nasapuluh, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

    Kepala SMPN 1 Ransel, Supiani mengatakan, penggalangan donasi ini setidaknya dapat merasakan apa yang dirasakan korban banjir bandang Labura dan korban kebakaran di Negeri Lama yang menewaskan balita, Reza. "Semua kita libatkan. Para siswa dan guru-guru antusias menyisihkan walau sedikit uangnya yang penting bisa berbagi," ungkap Supiani.

    Senada disampaikan Ketua Komite SMPN 1 Ransel, Mukhlis, pihaknya selalu mendukung setiap langkah baik seperti ini. "Dengan penggalangan donasi seperti ini, setidaknya kita mengajarkan anak-anak tentang pentingnya hidup bisa mengidupi orang lain yang tertimpa musibah. Sehingga, apa yang diperbuat RPL dan IEA kami harap bisa menyentuh sekolah-sekolah lain supaya ikutan berdonasi," harap Mukhlis.

    Sementara itu, Ketua IEA Wilayah Rantau Prapat, Muhammad Januardi Saputra dan Pembina, Dienz Rahardian yang memboyong sejumlah anggota dalam kegiatan amal ini mengaku siap turun kemana saja dalam meringankan sesama. "Rata-rata kami masih pelajar yang tergabung di IEA, tetapi begitu kami mengenal lebih dekat RPL, kami banyak belajar pentingnya hidup berbagi dan berbuat tanpa balas," tegas Januardi.

    Begitupun Dienz, dirinya akan selalu membina anggotanya supaya tidak lelah menebar kebaikan. "Selama ini kami hanya fokus mengawal ambulan baik menuju rumah sakit atau ke rumah duka. Tetapi, dengan kegiatan amal tambahan ini menjadikan kami terus semangat dalam berbagi untuk sesama yang membutuhkan," sebut Dienz.



    Penulis: Najib Gunawan.
    Editor: Toni Octora.

    Post Bottom Ad