Ticker

6/recent/ticker-posts

Afrizal Bakal Kelola Pariwisata Penunjang Ekonomi Rakyat


ROHIL - Sebagai mantan Anggota 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Epi Sintong kerab menyuarakan pengelolaan objek pariwisata saat duduk di kursi Parlemen. Kini, Bakal Calon  Bupati Rohil itu kembali bertekad mengembangkan seluruh objek wisata agar tepat sasaran jika dirinya terpilih. 

Dengan begitu, apa yang selama ini dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil perlu terus ditingkatkan untuk mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Berkembangnya objek wisata sebagai destinasi mimpi kita semua agar rakyat merasakan dampaknya. Sehingga, berbagi objek wisata alam, budaya, dan religi mendatangkan berkah tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah," sebut Bakal Calon Bupati Rohil, Afrizal Epi Sintong, mengawali perbincangan dengan media ini, Rabu (19/2/2020). 

Dijelaskan politisi Golkar ini, tak dapat dipungkiri, dengan biaya murah dan instan, semua objek pariwisata jika dikelola dengan benar dapat dijadikan lumbung penyumbang PAD. "Dengan begitu, tidak hanya pemerintah, penduduk setempat yang tinggal di sekitar objek wisata pun diuntungkan. Untuk itu, menghidupkan potensi objek wisata harus dilakukan bersama-sama," sambung salah satu putra terbaik Negeri Seribu Kubah ini.

Rohil yang kaya akan sumber daya alamnya, timpal Afrizal, dapat dijadikan sebagai daerah tujuan wisata. "Kita punya wisata budaya Tionghoa berupa Bakar Tongkang yang telah mendunia. Cheng Beng (sembahyang kubur), Festival Malam Imlek dan Cap Go Meh, serta lainnya. Nah, objek wisata religi Melayu juga cukup lumayan besar, namun belum terlalu dengan baik. Jika semua dikalenderkan, maka wisatawan dapat dengan mudah mendapatkan informasi," urai nya. 

Dari berbagi wisata budaya, jelas Afrizal, Rohil juga tak kalah menarik dengan daerah lain di Provinsi Riau. "Berbagai kesenian budaya dari berbagai keragaman suku, kita punya. Objek wisata alam seperti Pulau Jemur dan sembilan gugusan pula lainnya di Kecamatan Pasir Limau Kapas juga menjadi data tarik tersendiri," pungkas Tokoh Masyarakat Rohil ini. 

"Bayangkan kita juga punya Danau Janda Gatal, Pulau Tilan, Danau Laut Napangga, Kampung Melayu Rantau Bais, berbagai situs cagar budaya di Bagansiapiapi. Semua perlu pengembangan serius agar mampu menjadi penunjang ekonomi  kerakyatan," rincih Afrizal.   

Namun demikian, jika dirinya kelak terpilih menjadi Bupati Rohil, masyarakat setempat akan dilibatkan untuk berperan besar dalam membantu pelestarian nilai-nilai kebudayaan supaya objek wisata Rohil semakin tersohor. "Pemerintah tidak dapat menyiapkan uang setiap saat kepada rakyat, tetapi pariwisata mampu melakukan itu," tegasnya. 

Untuk itu, jelas Afrizal kembali, masyarakat butuh diajak duduk bersama agar ikut berperan dalam memperkenalkan dan membawa nama baik wisata daerah kepada publik. "Karena, promosi wisata melalui publikasi media juga perlu dukungan masyarakat. Masyarakat sekitar obyek wisata harus mampu menjadi guide para turis yang datang," harapnya. 

Dengan begitu, objek wisata di Rohil semakin menjual ke publik. "Masyarakat pun harus menjadi penggerak sektor industri rumahan dengan kerajinan tangannya, sebagai ciri khas oleh-oleh supaya wisatawan baik domestik maupun mancanegara bisa kembali ke Rohil begitu meninggalkan Negeri Seribu Kubah sebagai cenderamata," ungkap Afrizal optimis. 



Penulis: Najib Gunawan.
Editor: Toni Octora.