• Breaking News

    Diduga Ketua DPC AJOI Bengkalis, Tilap Uang Pembagian Proyek Anggotanya


    BENGKALIS - Menjadi seorang ketua organisasi itu bukan hanya jujur, amanah dan terlihat keren. Namun juga terdapat berbagai gejolak dirasakan pahit manis yang di alami oleh bawahan yang telah berjuang untuk memperbesarkan nama organisasi.

    "Sayang seribu kali sayang, ketua DPC Ajoi Bengkalis Effendi Basri telah menerima paket kegiatan pekerjaan dari Pemkab Bengkalis pada tahun 2019 yang lalu. Namun, dari hasil keuntungan pekerjaan tersebut menjadi gaib alias tidak jelas. Dan ada juga sebagian hasil keuntungan pekerjaan tersebut, tidak merata dibagikan ke anggota pengurus Ajoi Kabupaten Bengkalis," Ujar Jusriyal.

    Sementara, Jusriyal salah seorang yang aktif di Ajoi Bengkalis, pada hari Senin, 30 Desember 2019 tertimpa musibah orang tua perempuannya telah (meninggal dunia) di Sumatra Barat (Sumbar), meminta bantuan finansial, namun ketua Ajoi Bengkalis mengabaikan begitu saja," sebut Jusriyal dengan sedih, Rabu (12/2/2020).

    Lanjutnya, Jusriyal menyebutkan pada hal, yang saya minta itu dari hasil keuntungan kegiatan pekerjaan yang telah di kerjakan oleh Ketua Ajoi Bengkalis Effenndi Basri. Tetapi sangat dikesalkan ketua Ajoi hanya manis di bibir saja, tanpa ada mempedulikan anggotanya yang tertimpa musibah.

    Sejumlah anggota jajaran pengurus Ajoi Bengkalis sangat kecewa atas prilaku Effendi Basri selama memegang wadah Ajoi tersebut," terang Jusriyal.

    Dijelaskan juga, Basir anggota DPC Ajoi Bengkalis mengatakan, Ketua DPC Ajoi Bengkalis tidak ada basa-basinya terhadap kami, semuo yang dijanjikan dio tidak ado yang betol dan abang sepeser pun tidak dikasi sampai saat ini," ucap Basir di pesan WhasApp dengan logat melayu.

    Anggota Dpc Ajoi Bengkalis Indra  menambahkan, meminta kepada ketua Ajoi Bengkalis Effendi Basri, agar bersikaplah bijaksana sebagai pemimpin dan jangan ada dusta diantara kita, sehingga ada yang di anak tirikan," tutupnya.

    Efendi Basri berjanji akan membagikan keuntungan tersebut pada hari Senin tanggal (10/2/2020), namun Efendi Basri berkilah dengan alasan uang belum ada masih menunggu dikirim dari Meranti, dan dia menjanjikan akan membagikan pada hari Rabu (12/2/2020) namun alsan yang sama diucapkan Efendi Basri. Saat bertemu disalah satu kedai kopi bersama anggota Ajoi di Bengkalis.

    Karna tidak terima dengan sikap Effendi Basri beberapa kali hanya menjanjikan angin surga, Berselang beberapa menit kemudian terjadi perdebatan di antara ketua Ajoi dan sejumlah anggota disalah satu kedai kopi di Bengkalis, sehingga seluruh anggotanya kecewa langsung bubar.



    (Tim) 

    Tidak ada komentar

    Post Bottom Ad