• Breaking News

    Tak Terima Diberitakan Berbau Fitnah " Kepala UPT Discapil Mandau Berang

    Tak Terima Diberitakan Berbau Fitnah " Kepala UPT Discapil Mandau Berang

    doc : Hj.Irdawati Kepala Upt Dukcapil Kecamatan Mandau 

    Bengkalis - Tanggapi Polemik adanya formulir pencatatan F 1.05 yang beredar diluar Kantor UPT Discapil Mandau Kabupaten Bengkalis sempat membuat heboh beberapa kalangan masyarakat yang merasa binggung terkait hal itu .

    Pasalnya beberapa warga yang terlihat sedang mengurus keperluan surat - menyurat sempat merasa bertanda tanya serta khawatir kalau hal itu memang terjadi dan benar adanya ,Karena tentunya apabila hal itu terjadi maka mereka harus siap capek / letih untuk mondar - mandir kesana - kemari  apabila hendak melakukan kepengurusan.

    Mendapati informasi tersebut Kepala perwakilan wilayah Riau langsung mendatangi beberapa pihak yang dinilai tersangkut dalam hal ini guna melakukan Konfirmasi.

    Kepada Awak Media saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Rabu (05 Februari 2020), Kepala UPT Dinas Catatan Sipil (Discapil) Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis ,Hj.Irdawati membantah hal tersebut.

    Dikatakannya tuduhan yang dilontarkan oleh salah satu Awak Media seperti yang tertuang dalam salah satu Media Online itu dinilai telah merugikan dan mencemarkan Nama Upt Dukcapil Mandau dengan fitnah yang tak beralasan ," Ucapnya geram.

    " Kami tidak ada membagi formulir Capil baik itu F1.05 atau sebagainya di toko - toko atau di luar lingkungan Discapil Mandau ," Tegas Bu Irdawati yang sekarang sudah menyandang gelar Hajah setelah beberapa pekan sebelumnya menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekah.

    " Jadi itu sama sekali tidak benar ,apalagi di toko ATK Lagaya, yang letaknya dekat kantor Disdukcapil, di Jalan Sudirman Duri seperti yang dituliskan dalam berita itu juga sama sekali bohong adanya ," Tambahnya.

    " Jadi saya selaku Kepala UPT Dinas Catatan Sipil (Discapil) Mandau meminta kepada wartawan tersebut supaya dapat meminta maaf dan merevisi berita terkait Disdukcapil yang dinilai mengandung unsur Fitnah dan Profokasi, apalagi di dalam berita tersebut juga disebutkan kalau kami telah mengambil kebijakan sepihak sehingga merugikan Masyarakat ,Itu kan sudah keterlaluan namanya ," Imbuh Kepala UPT Discapil Mandau.


    " Seharusnya sebagai wartawan juga harus faham akan kode etik serta tata cara penulisan berita ,dimana berita yang ditampilkan atau di sajikan harus sesuai fakta di lapangan tanpa adanya unsur provokasi dan bersifat mengintimidasi seseorang maupun kalangan tanpa bukti data yang jelas adanya , Karena hal ini tentunya sangat berpengaruh kepada pandangan Masyarakat kepada kami selaku pelayanan Masyarakat ," Jelasnya.

    Untuk itulah kami sangat berharap semoga permasalahan ini segera terselesaikan sehingga tidak menjadi Polemik di tengah - tengah Masyarakat ," Tutupnya.

    Setelah selesai melakukan konfirmasi kepada pihak Discapil Kecamatan Mandau, Awak media segera menuju Toko ATK Lagaya  guna melakukan Konfirmasi terkait berita F1.05 yang tersebar di luar lingkungan Discapil Mandau.

    Sesampainya di Toko ATK Lagaya , Awak media langsung melakukan konfirmasi dengan sebelumnya memperkenalkan diri kepada pekerja toko Lagaya.

    Namun Anehbya dikonfirmasi terkait penyediaan Formulir F1.05 yang disebutkan diperjual - belikan di toko tersebut , Nisa salah seorang penjaga toko Lagaya mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak ada menjual formulir tersebut ," Ucapnya.

    " Kalau F1.05 ngak ada kami jual sini pak, tapi kalau orang fotocopy F1.05 ,memang ada ,"Imbuhnya.

    " Ya Kadang orang itu dapat formulir dari Dukcapil tapi mungkin karena mau untuk kepengurusan makanya mereka fotocopy kan ke mari ," Pungkasnya.

    " Tapi untuk jelasnya lagi silahkan tanyakan saja langsung kepada pemilik Toko pak ," Sebut Nisa sembari memberikan selembar nota berisikan no telfon pemilik Toko ATK Lagaya yang saat itu tengah berada di luar

    Setelah mendapatkan no contak dari Novel yang disebutkan adalah sebagai pemilik Toko ATK Lagaya , Awak media pun segera menghubungi handphone milik novel dengan no Contak 0812685XXXXX

    Dimana saat dikonfirmasi terkait penyediaan Formulir F1.05 dan terkait adanya kerjasama dirinya dengan pihak UPT Discapil Mandau ,Novel menepis adanya kerja sama serta penyediaan Formulir F1.05 tersebut.

    Kalau dulu waktu Discapil Mandau masih di kantor Camat memang pernah saya menerima pesanan fotocopy untuk kelengkapan berkas syarat pengurusan di Dukcapil, Namun saya juga bukan penyedia tetapi kami dibayar memakai Sistem Invoice ," Terangnya.

    " Jadi dulu begini bg, karena minimnya formulir di Kantor Dukcapil tidak bisa memadai permintaan masyarakat yang datang untuk melakukan pengurusan surat - menyurat ,jadi pihak Discapil memfotokopi syarat - syarat tersebut supaya dapat membantu melengkapi pengurusan Masyarakat dan itu sifatnya Discapil meminta saya fotocopy dan apa bila susah ada pencairan maka biaya fotocopy tersebut akan dibayar ," Cetusnya.

    " Tapi itu sudah lama , dan kalau Discapil Mandau yang saat ini sudah pindah berkantor di bekas Puja - Sera itu sama sekali dari awal mereka pindah sampai sekarang kami memang sudah tidak ada menerima pesanan dari Discapil Mandau untuk memfotokopi syarat - syarat tersebut ,tapi kalau orang luar yang membawa formulir persyaratan dan memfotokopikannya di sini ya ada ,Namanya juga tempat  Fotocopy ," Ujarnya.

    " Tapi yang jelas terkait kerja sama serta penyediaan Formulir F1.05 seperti yang disebutkan di dalam salah satu berita online itu sama sekali tidak benar ," Tutupnya.

    Penulis : Ali 

    Post Bottom Ad