• Breaking News

    Buka Sampai Pagi Cafe Nova Diduga Main Mata Dengan Pihak Satpol PP



    BENGKALIS - Diduga akibat kurangnya penindakan dari jajaran Satpol PP kecamatan Bhatin Solapan yang seakan main - main dalam  menindak para pengusaha Warung remang - remang yang menjadi tempat hiburan malam dan diduga juga menjadi tempat praktek prostitusi ini membuat para pemilik Cafe merajalela bahkan tak sedikit yang nekat buka sampai dini hari

    Dimana Warung - warung / Cafe tersebut diduga seakan sengaja dipelihara oleh para penegak hukum khususnya Pihak Satpol PP kecamatan Bhatin Solapan sehingga para pengusaha Warem makin eksis dan bebas dalam melakoni usahanya.

    Seperti halnya pantauan awak media di sebuah Cafe yang berada di Jalan Lintas Sumatra ( Jalinsum ) Km. 8 Kulim Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis.

    Dimana berdasarkan hasil investigasi serta pengamatan Awak Media dalam beberapa pekan ini Warung remang - remang yang diduga menjadi tempat hiburan malam dengan merk " CAFE NOVA " Ini terlihat bebas beraktivitas bahkan tak jarang usaha warung miliknya buka sampai pagi tanpa adanya gangguan atau control dari pihak Satpol PP kecamatan Bhatin Solapan.

    Padahal selain menyediakan minuman beralkohol dan juga Musik , Cafe Nova diduga juga mempekerjakan beberapa orang Wanita Malam untuk menghibur para tamu bahkan menurut informasi yang dirangkum oleh Insan Pers dari berbagai sumber di lapangan , Cafe Nova diduga juga menyiapkan Tempat atau Kamar - kamar untuk melakukan kegiatan Prostitusi.

    Hal ini tentunya sangat disayangkan sekali , Dimana seharusnya selaku penegak hukum yang bertugas membersihkan tempat - tempat maksiat justru diduga seakan terlihat main mata dengan pihak Pengaman itu sendiri .

    Alhasil bukanya memberantas tetapi pihak Satpol PP malah terkesan seperti melindungi kegiatan dari para pengusaha tempat hiburan malam yang berada di wilayah Kecamatan Bathin Solapan ini.

    Bahkan tak hanya itu berdasarkan informasi yang didapatkan Awak Media dari beberapa sumber mengatakan bahwa Beberapa Cafe yang berani buka sampai dini hari atau pagi ini diinformasikan jarang terciduk oleh razia yang di gelar oleh pihak Satpol PP kecamatan Bhatin Solapan.

    Hal ini tentunya sangat mengherankan , dimana saat ini pemerintah sedang sibuk menggalangkan progam memerangi tempat - tempat Maksiat ,namun yang terjadi malah sebaliknya ,dimana dari beberapa data yang di himpun oleh awak media , Razia yang digelar oleh Satpol PP sering kali tak membuahkan hasil maksimal ,dimana ketika razia di gelar beberapa Cafe yang berada di Kulim yang biasanya buka sampai pagi terlihat tutup dan gelap layaknya rumah tak berpenghuni , Namun ketika razia usai digelar maka Beberapa Cafe seperti Cafe Nova kembali tampil eksis dan buka sampai pagi .

    Hal inilah yang sangat disayangkan oleh Masyarakat yang merasa bandelnya pihak pemilik Cafe tersebut diduga lantaran para pemilik cafe sudah main mata dengan pihak Satpol PP , Sehingga seperti informasi yang diterima oleh Kuli Tinta saat mencoba menggali informasi dari seorang narasumber yang tak mau dipublikasikan namanya mengatakan bahwa beberapa cafe ini menutup usahanya saat razia diduga lantaran sebelumnya sudah mendapatkan informasi terlebih dahulu dari oknum Satpol PP sehingga mereka tak pernah terjaring dalam Razia tersebut.


    Sementara itu Maspuri selaku Kepala Satpol PP kecamatan Bhatin Solapan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya tidak menjawab , bahkan saat awak media mengirimkan sms konfirmasi terkait informasi yang diterima oleh awak media tentang dugaan adanya Kong - Kalikong antara pihak Satpol PP dengan pihak pengusaha Cafe juga tak mendapatkan balasan sama sekali.

    Padahal SMS yang dikirimkan melalui via WhatsApp ini sudah terlihat dibaca dengan tanda dua centang berwarna biru ,namun Maspuri selaku Kepala Satpol PP tetap saja diam seribu bahasa tanpa menjawab konfirmasi yang diajukan oleh Awak Media.

    Sampai berita ini diturunkan belum ada  Jawaban atau Tanggapan dari pihak Satpol PP kecamatan Bhatin Solapan terkait sms konfirmasi yang di layangkan oleh awak Media melalui saluran WhatsApp .

    Post Bottom Ad