• Breaking News

    Dibalik Dampak Wabah Corona Dagangan Teh Daun Kelor Remon Toriq Meningkat

    Remon Toriq
    Pedagang Teh Daun Kelor Kering

    DUMAI - Akhir-akhir ini persoalan Antisipasi Wabah Virus Corona (COVID 19) terus digalakkan di Indonesia, termasuk diwilayah Kota Dumai.

    Terkait persoalan ini,  Pemko Dumai telah menetapkan status siaga darurat Non Bencana Alam, dalam rangka pencegahan Virus Corona atau Covid-19‎ ini berlaku hingga satu bulan, yakni mulai dari 19 Maret 2020 sampai 19 April 2020. 

    Pemko Dumai juga telah membentuk tim cepat pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kota Dumai.

    Namun persoalan ini menjadi pro dan kontra kepada masyarakat, sebab masyarakat mulai kebingungan adanya larangan kumpul-kumpul dan juga menghimbau masyarakat untuk melakukan aktifitas dari rumah selama wabah virus ini tak terhenti. Dengan tujuan untuk menghindari meluasnya virus corona terhadap masyarakat Dumai. 

    Kemudian dampak wabah virus corona ini juga dikeluhkan para pedagang dan yang tidak pedagang, sebab harga bahan-bahan pokok sebagian mulai meroket (Naik harga) di Pasar Dumai. 

    Namun disebalik ini, dampak positif kenaikan rezeki yaitu dirasakan Remon Toriq warga Dumai, yang mana ia adalah pedagang rumahan Teh Daun Kelor yang ia tekuni selama 4 tahun lebih. 

    Sudah 3 hari ini banyak peminat Teh Daun Kelor buatannya. Entah dari mana konsumen mendapat info baik konsumen lama maupun konsumen baru, manfaat daun kelor tersebut. Ada beberapa konsumennya mengatakan, katanya Daun Kelor bisa mencegah penularan Virus Corona, entah dari mana konsumennya dapat kabar ini. Sehingga banyak pesanan kepadanya, melalui teman-temannya.
    "Alhamdulillah saat ini peminat Teh Daun Kelor buatan saya dirumah meningkat, yang biasanya hanya 10 hingga 15 Bungkus/Hari. Sudah 3 hari ini peminat teh daun kelor buatan saya meningkat mencapai 50 bungkus/Hari," ucap Remon saat mengantar pesanan Teh Daun Kelor kepada pemilik Warung Nadi Warkop. 

    "Masalah harga, Teh Daun Kelor Kering ini saya jual 50.000/bungkus, berat isi 1,3 Ons. Dapat digunakan selama 15 hari, dan ini diminum 1 hari 3 kali. Namun saat ini masyarakat sudah tidak mempermasalahkan harga, sebab tanpa ada musibah wabah virus corona ini, saya tetap menjual dengan harga segitu. Kata konsumen saya demi untuk mencegah wabah virus corona menghampiri tubuhnya, termasuk kepada anak-anaknya," imbuh Remon.

    Menurut Remon, mengenai apa manfaat daun kelor silahkan cari di Google, apa-apa saja manfaatnya.

    "Nah jika masyarakat ingin membeli Teh Daun Kelor Kering ini, saya juga ada menitipkan di Warung Nadi Warkop di Jln Lintas Mundam, jangan khawatir akan ada kenaikan harga. Pemilik warung nadi warkop akan menjual dengan harga yang sama." tandas Remon Toriq



    Penulis: Budi

    Post Bottom Ad