• Breaking News

    Iwan Himbau Disdikbud Dumai Bayar Gaji Guru Honorer Daerah Pengajar SD

    Mhd. Al Ichwan Hadi S. Sos
    Anggota DPRD Dumai
    Fraksi PKS

    DUMAI - Sudah tidak asing lagi jika mendengar bahasa Pepatah, bahwa guru adalah "PAHLAWAN TANPA TANDA JASA".

    Yang mana para guru-guru pengajar, dengan tulus melaksanakan tugasnya dengan sabar untuk mendidik anak bangsa menjadi anak yang berguna bagi bangsa ini.

    Namun disebalik ini, jasa para guru-guru yang sudah melaksanakan tugasnya, para guru harus pula sabar menunggu berbulan-bulan menerima gajinya. 

    Sebab, informasi yang dirangkum media erapublik.com, sebagaimana disampaikan Anggota DPRD Dumai Fraksi PKS Mhd.Al Ichwan Hadi S. Sos, bahwa Ratusan Guru Honorer Daerah Tenaga Pengajar Sekolah Dasar (SD) saat ini sudah masuk 4 bulan tidak gajian.

    "Kasian mereka," ucap Iwan, Minggu (28/03/2020).

    "Yang mana instansi yang berwenang dalam membayar gaji para guru honorer ini adalah tanggungjawab Disdikbud Dumai," imbuhnya. 

    Iwan mengaku, bahwa ia bertubi-tubi mendapat pengaduan keluhan dari ratusan guru honorer SD tersebut, baik secara langsung maupun via seluler. 

    Menurut Iwan, tidak tau apa sebab musababnya, hingga kini pihak Disdikbud Dumai tidak memberikan hak ratusan guru honorer tersebut. 

    Yang mana para guru-guru tersebut mengeluhkan nasib mereka yang sudah masuk 4 bulan tak kunjung gajian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dumai. 

    "Banyak yang mengadu kepada saya, baik secara langsung maupun lewat komunikasi telfon. Yang mana para guru honorer sudah 4 bulan tak gajian," ungkap Anggota DPRD Dumai ini. 

    "Saya cukup prihatin kepada mereka, sebab gajinya tak kunjung dibayarkan oleh Disdikbud Dumai," imbuhnya.

    Menurut Iwan, semestinya ditengah-tengah musibah wabah virus corona ini, yang mana ekonomi masyarakat berdampak kemerosotannya, hendaknya pihak Disdikbud menuntaskan gaji para guru honor SD tersebut. 

    "Saya menghimbau kepada pihak instansi Disdikbud yang berwenang, bayarkanlah gaji guru honor tersebut. Kasian para guru-guru tersebut mau makan apa mereka. Gunakanlah nati nuranimu pak." tandas iwan. 

    Terkait persoalan ini, pihak Disdikbud Dumai belum dapat dihubungi. 

    Penulis: Budi

    Post Bottom Ad