• Breaking News

    Melalui DPRD Fraksi Gokar Dumai, Andi Rachman DPR RI Salurkan Bantuan Beras Kepada Warga Dumai


    DUMAI - Persoalan wabah virus Corona (Covid-19) terus menghantui masyarakat di Indonesia, yang mana virus ini terus merenggut nyawa manusia yang dijangkitinya. Namun tak sedikit pula pasien yang terkena virus ini sembuh ditangani Tim Medis Gugus Tugas Covid-19.


    Seperti halnya Kota Dumai saat ini, pasien yang terindikasi positif Covid-19 terus bertambah, sebagaimana dilansir dari laman situs Pemko Dumai https://covid-19.dumaikota.go.id/

    Update : Minggu, 26 April 2020 Pukul 16:39 WIB
    Sumber : Gugus Tugas COVID-19 Kota Dumai

    Terlihat dilaman Situs ini, DATA COVID-19 KOTA DUMAI dikonfirmasi positif sebanyak 9 orang, sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) total 1330, dalam pemantauan 565, selesai pemantauan 765.



    Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Total 40, sedang dirawat 22, meninggal 4, sudah sembuh 14. Dan kasus Dikonfirmasi positif sebanyak 9 yang kini dalam perawatan. Sehingga total keseluruhan ODP,PDP dan Positif sebanyak 1379 orang.



    Dengan adanya persoalan ini, sebelumnya pada Tgl 24 April 2020 Walikota Dumai mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor: 300/878/GT-Covid-19 tentang Pembatasan Aktifitas Malam Mayarakat Mulai 21.00 Wib s/d 05.00 Wib.


    Sehubungan dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Dumai serta telah ditetapkannya Kota Dumai sebagai salah satu Kota yang telah terjadi Transmisi Lokal Covid-19 di Indonesia, serta penyebaran kasus yang sudah muncul pada semua Kecamatan di Kota Dumai, untuk itu Pemerintah Kota Dumai memberlakukan Pembatasan Aktifitas Malam Masyarakat (PPAMM)

    Dalam Surat Edaran Walikota dengan Nomor: 300/878/GT-Covid-19 Tertanggal 24 April 2020 menghimbau, Kepada Lurah dan Camat Se-Kota Dumai agar dapat menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat diwilayahnya masing-masing untuk tidak melakukan aktivitas dan kegiatan diluar rumah di atas Pukul 21.00 s/d 05.00 Wib, kecuali untuk keperluan yang sifatnya mendesak dan penting.

    Menyampaikan himbauan dan pemberitahuan kepada seluruh toko/warung/kedai kopi atau warung sejenis yang sifatnya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk kegiatan kumpul-kumpul yang tidak penting dan mendesak agar tidak menyediakan layanan makan/minum ditempat, namun dibungkus dengan melakukan pembatasan terhadap aktivitas perdagangan sampai batas waktu pukul 21.00 Wib.

    Dikecualikan himbauan ini di atas adalah personil TNI, POLRI serta Polisi Pamong Praja, Petugas Kesehatan, para karyawan atau pekerja, petugas posko siskamling RT, petugas atau personil Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Dumai, serta terkait dengan kegiatan pengantaran barang kebutuhan pokok, pangan dan barang penting.

    Kepada Satuan Gugus Tugas Pengamanan dan penegak hukum Covid-19 agar dapat menindaklanjuti surat edaran ini dengan melakukan pemantauan/monitoring dari Tingkat Kota, Kecamatan dan Lurah, agar saling bersinergi melakukan kegiatan patroli secara berkala di atas pukul 21.00 Wib.

    Bagi masyarakat yang masih melakukan aktivitas/kegiatan diluar waktu pemberlakuan pembatasan aktivitas malam yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Dumai, maka dapat dilakukan pembinaan dan atau tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh Tim Gugus Tugas Pengamanan dan Penegak Hukum Covid-19 Kota Dumai.

    Akibat dampak musibah wabah virus ini, banyak masyarakat sudah mulai kesulitan dalam hal ekonomi (Kebutuhan Hidup).

    Dengan adanya persoalan ini, muncul rasa simpati Anggota DPR RI Andi Rachman Fraksi Golkar untuk membantu masyarakat Dumai melalui DPRD Fraksi Golkar Dumai.

    Yang mana Andi mengirimkan bantuan beras sebanyak 200 karung yang berisikan 5 Kg/karung kepada Ketua Fraksi Golkar DPRD Dumai Syarifah SH, untuk dibagi menjadi 3 Fraksi Golkar DPRD Dumai, yaitu Syarifah, Ponimin dan Edison untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 tersebut.

    Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Golkar DPRD Dumai Syarifah, bahwa pada hari ini minggu (26/04/2020) Fraksi Golkar akan menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat yang benar-benar layak menerimanya bersama DPRD Fraksi Golkar lainnya.

    "Fraksi Golkar Dumai mengucapkan terimakasih kepada pak Andi Rachman Anggota DPR RI, yang sudah turut peduli kepada masyarakat Dumai yang terdampak wabah Covid-19 ini. Meskipun tidak keseluruhan masyarakat Dumai dapat dibantu, setidaknya sebagian masyarakat dapat terbantu dengan kepedulian pak Andi ini," ujar Syarifah kepada media erapublik.com.

    Sore ini, lanjut Syarifah, ia bersama Ponimin Anggota DPRD Fraksi Golkar Dapil Bukit Kapur-Sei Sembilan akan menyalurkan bantuan beras tersebut kepada warga Kelurahan Lubuk Gaung dan sekitarnya.



    Pantauan Media erapublik.com, bantuan beras yang disalurkan Kedua Anggota DPRD ini terlihat sangat tepat sasaran, sebab warga yang menerima terlihat kondisinya sangat memprihatinkan, ada yang menempati rumah dinding papan berlantaikan tanah.

    Ada pula yang diberikan bantuan, seorang wanita baruh baya, terlihat menitikkan air mata, pasalnya dari penyampaian wanita paruh baya ini, hingga detik ini ia tidak mendapatkan bantuan apapun baik dari Pemerintah maupun lainnya.

    "Saya mengucapkan terimakasih kepada pak Andi DPR RI dan DPRD Dumai ibu Syarifah dan Pak Ponimin, yang telah memberikan saya bantuan beras ini. Setidaknya bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi saya bersama keluarga." tandas wanita paruh baya ini.
    Bersamaan dengan penyaluran bantuan beras tersebut, syarifah juga memberikan bantuan masker kepada warga tersebut.



    Penulis: Budi

    Post Bottom Ad