• Breaking News

    Romiadi SH: Pemkab Jangan Tutup Mata, Permasalahan Kelompok Tani Dengan PT. Sindora Seraya


    ROHIL -- Kuasa hukum Romiadi SH merasa kecewa atas hillangnya plank merek yang dipasang kelompok tani yang di tuangkan (Gapoktan) Mekar Jaya yang berkedudukan di Kep. Sungai Sialang Hulu Kec. Batuhampar Rohil diduga dicopot oleh PT Sindora Seraya (PT SS).

    Romiadi SH mengatakan," Dengan demikian jelas terlihat etikad baiknya tidak ada, kita kutip dari pernyataan Rusdi pihak PT SS mengatakan, dimediasi yang lalu pihaknya siap membantu masyarakat dengan cara pola PLASMA/KKPA, saya heran kok pihak perusahaan mau membuat pola tersebut," terang Romiadi SH.

    Romiadi SH menjelaskan lebih rinci, Sedangkan masyarakat Bantayan sampai sekrang tidak ada mendapatkan PLASMA dari PT SS, ini kok dia mau memberikan pola Plasma kepada masyarakat (Gapoktan) mekar jaya Sungai sialang, ada apa? Apakah sudah mengakui terhadap perbuatannya menguasai Lahan gapoktan di Sungai Sialang tanpa izin sehingga mau membuat pola plasma tersebut," Tegas Romi SH.

    Dikatakan Romiadi SH, PT. SS bagaikan raja dan tak mempan tersentuh hukum, Raja di Rokan Hilir, Wahai Bapak Bupati Rokan Hiliir terhormat mohon selesaikan permasalahan masyarakat tersebut, itu periuk mereka mau makan saja susah, Bapak sebagi orang No 1 di Kabupaten Rokan Hilir," Paparnya.

    "Kalau bapak tidak bisa selesaikan jadi siapa lagi diandalkan di Rokan Hilir, Semoga dimasa Bapak H Suyatno Amp sebagai Bupati dapat kiranya memperhatikan permasalahan ini, kalau bapak perhatikan pasti ini selesai," Imbuhnya 

    Lanjutnya,Mengenai pernyataan Bapak Bupati dimedia untuk di tunda permasalahan tersebut akibat Virus Corona, jd bagaimana nasib rakyat begitu banyak yg periuknya dari lahan tersebut di harapkan," Harap Romiadi SH.

    "Bagi PT SS sudahlah kembalikan lahan masyarakat, sudah jelas tidak ada izin, kita minta Bukti izinnya pun tidak bisa menunjukkan..apalagi yang dipertahankan jangan selalu arogansi dengan kekuatan dan menganggap remeh dengan rakyat kecil, 

    Ditempat terpisah, ketua Gapoktan Mekar Jaya Jusmadi mengatakan melalui via selulernya, terkait berita acara pengukuran terakhir yang di hadiri oleh 3 orang kadis yang di betuk sebagai tim kecil yang di tuangkan berita acara pengukuran saya dan pak Yunus tidak mau menuangkan tanda tangan di berita acara tersebut dengan alasan kata Jusmadi.

    Karena yang di ukur ulang bukan di opjek permasalahan yang di ukur mulai dari patok 153 yang letaknya di perbatasan Bantayan dengan Sungai Sialang Hulu sampai ke Bantayan, justru itu saya ridak mau menanda tangani berita acara tersebut sebab saya berpedoman.

    Apa bila saya menanda tangani berarti saya melanggar aturan, sebab yang di ukur di perbatasan desa yaitu patok 153 bisa di buktikan sesuai berita acara pengukuran tim kecil yang lalu," jelas Jusmadi.



    Sumber: suaraaktual.co.
    Editor: Toni Octora.


    Post Bottom Ad