• Breaking News

    Warga Resah, PT.Norel Pekerjakan 250 Orang Warga Dari Jember di Dumai


    DUMAI - Sejumlah warga Dumai saat ini memgalami keresahan akibat adanya 250 orang tenaga kerja yang berasal dari Jember (Pulau Jawa).

    Keresahan warga tersebut menurut sumber, bahwa pihak PT.Norel dalam hal merekrut dan mempekerjakan 250 tenaga kerja yang berasal dari Jember (Pulau Jawa) di Kota Dumai.

    Padahal saat ini, Kota Dumai sudah di anggap Zona Merah dan berstatus Daerah Transmisi Lokal (DTL) penyebaran Covid-19.

    Namun ironisnya adalah, di saat Pemerintah Pusat dan Daerah sedang gencar-gencarnya menyampaikan himbauan dan melarang warganya untuk mengurangi aktifitasnya keluar dari rumah guna terhindar dari wabah virus Corona Covid-19.

    Namun diduga sepertinya Pihak PT.Norel melalui kaki tangannya di Dumai, tak menghiraukan persoalanini. Sang kaki tangan malah mendatangkan warga dari Jember yang berjumlah sekitar 250 orang ini untuk bekerja melakukan penggalian dan penanaman jaringan pipa gas milik Perusahaan Gas Negara ( PGN ) di wilayah Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai dan lainnya. 

    Seperti hal nya penuturan berinisial Jm warga Kelurahan Teluk Binjai kepada Media Detik12.com. mengatakan, bahwa saat ini Pemerintah Pusat maupun Daerah nyaris setiap hari menyerukan himbauan kepada warganya untuk mengisolasikan diri alias tetap dalam rumah.

    Namun, agak aneh saja, bahwa para pekerja PT.Norel yang berasal dari Jember (Pulau Jawa) ini tetap melakukan aktivitas menggali dan memasang jaringan pipa Gas milik PGN di daerah Kelurahan Teluk Binjai.

    Hal senada juga di sampaikan warga berinisial Bh, warga yang mengaku berdominisili di seputaran wilayah Merdeka Baru ini juga mengaku sangat khawatir atas akitivitas yang dilakukan para perkerja asal Jember ( Pulau Jawa ) tersebut.

    ”Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah Pemerintah Kota Dumai yang tidak mau tau dengan keberadaan dan aktifitas yang dilakukan para pekerja asal Jember tersebut, atau pihak perusahaan PT.Norel nya yang tidak melaporkan para pekerjanya ke RT, Lurah, Camat, Bhabinkantibmas, Babinsa, tim gugus penanganan dan penanggulangan penyebaran wabah virus Corona Covid 19 di Dumai ini ?.” ujar Bh seakan mengingatkan pihak pemerintah dan yang punya perusahaan (PT.Norel) agar segera melakukan pengukuran suhu tubuh dan ravid tes terhadap warga asal Jember yang di pekerjakan oleh pihak PT Norel tersebut

    ”Ini menyangkut keselamatan kesehatan masyarakat banyak bang, jadi jangan menganggap masalah sepele. Untuk itu selaku Wartawan / Pers saudara harus secepatnya menginformasikan dan mengkonfirnasikan keluhan kami ini kepada pihak yang berkompeten terutama kepada pihak BNPB, Pemerintah Kota Dumai dan tim gugus penanggulangan bencana penyebaran wabah virus di Kota Dumai.” ujar warga yang tidak disebut namanya itu dengan nada pinta.

    Sementara pihak atau oknum Managemant PT.Norel di Pekanbaru saat di konfirmasi terkait keluhan warga akibat keberadaan dan akitivitas yang dilakukan 250 orang tenaga kerjanya di Kota Dumai, oknum yang di duga berkompeten di PT.Norel ini justru terkesan memilih tidak menjawab.

    Adanya dugaan atau kesan memilih tidak menjawab itu di perkuat dengan tidak adanya balasan konfirmasi tertulis yang di kirim crew Detik12.com ke nomor WA 0822 6853 XXXX yang disebut sebut sebagai perwakilan PT.Norel di Pekanbaru.

    Sejauh ini Crew Detik12.com belum berhasil menemui dan menghubungi pihak pihak yang berkompeten terkait penanggulangan dan pencegahan dampak virus Corona Covid 19 di Kota Dumai.



    Sumber: Detik12.com
    Editor: Budi

    Post Bottom Ad