• Breaking News

    Bengkalis Terapkan PSBB , Postingan DPRD Bengkalis Dimedsos Dibanjiri Komentar Masyarakat



    Bengkalis - Dengan diberlakukannya aturan PSBB di Kabupaten Bengkalis yang sekarang sudah disetujui dan disahkan oleh Pemerintah Provinsi ( Pemprov ) Riau menimbulkan Polemik di tengah masyarakat khususnya Warga Kota Duri Kabupaten Bengkalis dan sekitarnya.

    Tak hanya di Dunia nyata saja ternyata pembahasan terkait aturan PSBB ini juga menjadi pembahasan di Dunia Maya , Dimana menurut pantauan Awak Media beberapa penguna Akun Facebook terlihat sibuk untuk membahas dan mempertanyakan Kebijakan tersebut.

    Seperti halnya postingan salah satu Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis , Rianto dalam akun Medsos nya pada hari Selasa 12 Mei sekira pukul 19.23 wib yang menarik komentar dari para netizen khususnya warga Kota Duri dan sekitarnya.
    Dalam postingan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis ini menerangkan bahwa saat ini Kabupaten sudah disahkan berlakunya PSBB.

    Berikut postingan dari Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis :

    Met malam sobat Ambyar..

    Penetapan Wilayah  PSBB ( Pembatasan Sosial Bersekala Besar ) Kab.Bengkalis berdasarkan usulan Pemprov.Riau dan disetujui dgn keputusan menteri kesehatan NO.HK. 01.07./ MENKES /308 / 2020

    #stayathome
    #pujakesuma
    #2024forsenayan

    Sontak saja postingan itu dibanjiri oleh komentar dari para pengguna Facebook dengan bahasa dan kalimat yang beragam.
    Salah satunya komentar dari akun Facebook milik Yp Wahyuchinta Aura Aura dan beberapa pengguna Facebook lainnya.

    Yp Wahyuchinta Aura Aura : Kapan pulak psbb pak,mati dak makan kami sedangkan BLT aja kami tak dapat 😭😭😭😭😭

    Abdulrahim Alhas : PSBB sudah ditetapkan berikan kami solusi untuk bertahan agar rakyat bisa stay at home....kab. bengkalis bukan daerah penghasil bahan pangan melainkan daerah konsumsi.

    Hendra Suhendra : Rianto Rian Kenapa semudah itu Pemkab mengangguk kang, juga para elit Legislatifnya. Apa tidak ada yg berani bersuara. Ingat efek PSBB, roda ekonomi tersendat sangat. Kita ini bukan Pekanbaru ataupun Jakarta. Pekanbaru saja sejak PSBB, ekonominya anjlok. Saran kami, cukup jalankan dan patuhi protokol Kesehatan...Insya allah amanπŸ™

    Refri Arman : Kami setuju apa yg diputuskan oleh pemerintah selama hak tumbuh kembangnya masyarakat dipenuhi sesuai standar hidup yg disetujui pemerintah.Laksanakan

    Iwan JD Jayadisastra : Semestinya sebelum PSBB diterapkan, rencana tindakan2 preventif harus sudah dipikirkan. 

    Prinsipnya, semua pejabat dan pemimpin negeri ini harus punya filosofi yg lebih baik dibanding rakyat itu sendiri

    Dan masih banyak Komentar dari Masyarakat selaku penguna Facebook yang membanjiri status dari anggota DPRD Kabupaten Bengkalis ini

    Hal ini tentunya wajib menjadi PR atau Pembahasan Utama bagi para Petinggi - Petinggi atau para Pemimpin Negara khususnya di wilayah Provinsi Riau, Pemkab Bengkalis dan sekitarnya bahwa saat ini masih banyak Masyarakat yang belum siap untuk mematuhi aturan PSBB akibat Bantuan yang dicanangkan oleh pemerintah belum sepenuhnya tersalurkan dan dapat dirasakan oleh mereka.

    Bahkan sampai sekarang pun beberapa Masyarakat yang terkena dampak Covid - 19 juga menyebutkan dalam komentar nya bahwa bantuan tersebut tak kunjung sampai di Kampung mereka.
    Padahal seharusnya sebelum diterapkan aturan PSBB ini Progam Bantuan Yang Dicanangkan oleh Pemerintah Pusat semustinya sudah berjalan sebagaimana mestinya sehingga hal ini tidak menjadi gejolak di tengah - tengah Masyarakat yang nantinya dikhawatirkan malah akan menjadi kekhawatiran yang serius di tengah Masyarakat bagaikan buah simalakama antara Mati Karena Kelaparan atau Mati Karena Corona

    Penulis : Ali

    Post Bottom Ad