• Breaking News

    Saka Bahari Lanal Dumai Dilatih Budidaya Sistem Aquaponik


    DUMAI- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai mengadakan program latihan budidaya ikan dan tanaman dengan metode aquaponik yang dilakukan satuan karya pramuka (Saka) Bahari Lanal Dumai, Sabtu (20/6/2020).

    Kegiatan pelatihan tersebut merupakan salah satu program dari Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Himawan MMSMC, turut dihadiri oleh Pamong Saka Pria, Serma Mar Reza, Serda Johan dan Pamong Saka Bahari Putri Arni Iswari S Si M Pd dan Revi, yang dilaksanakan di Mako Lanal Dumai, Riau.


    “Tujuan dilaksanakan pembelajaran budidaya aquaponik menggunakan media botol plastik bekas ini untuk memberikan pengertian kepada generasi muda bahwa apabila nantinya terjadi perkembangan perekonomian yang tidak diinginkan terjadi akibat pandemik Covid-19,” kata Letda Laut (KH) Justin selaku Pjs Paspotmar Lanal Dumai, Sabtu.

    Ia menjelaskan, untuk mengatasi pertumbuhan pemukiman penduduk yang pesat membuat tidak adanya pungsi lahan, dimana merubah menjadikan pemukiman di kota Dumai, maka program tersebut bisa menjadi ketahanan pangan skala rumah tangga dan pemanfaatan pekarangan rumah.

    Menurut Letda Yustin, dengan memanfatkan pekarangan rumah, kebun tanpa memerlukan lahan yang luas dalam teknologi budidaya ikan dan tanaman dengan metode aquaponik itu adalah sebagai alternatif menanam tanaman dan memelihara ikan dalam satu wadah, seperti mendaur botol bekas akan memberikan hasil positif terhadap lingkungan.

    “Tanaman yang digunakan memanfaatkan unsur hara yang berasal dari kotoran ikan, dimana tanaman berfungsi sebagai filter vegetasi yang akan mengurai zat racun menjadi zat yang tidak berbahaya bagi ikan dan suplai oksigen pada air yang digunakan untuk memelihara ikan sehingga siklus saling menguntungkan antara ikan dan tanaman,” ujarnya.

    Letda Yustin juga menyampaikan, Komandan Lanal Dumai mengadakan program pelatihan dalam pengembangan ketahanan pangan tersebut menggandeng dinas perikanan kota Dumai, diharapkan dapat berjalan sukses sehingga mereka saka bahari mendapatkan bekal ilmu terbaru.

    Dalam program itu dinas perikanan nantinya akan memberikan dukungan bibit benih ikan nila sebanyak 6000 ribu. Proses Budidaya ikan dan tanaman ini akan selalu dikontrol oleh Saka Bahari yang mendapat pelatihan tersebut.

    “Jadi mereka tidak hanya fokus dengan ilmu teknik ke Pramukaan saja, tetapi pada ilmu kebaharian yaitu budidaya ikan dan tanaman,” kata Pjs Paspotmar ini.

    Bukan hanya itu saja, tambahnya, Komandan Lanal Dumai dalam waktu dekat rencananya akan membangun bumi perkemahan satuan saka pramaka bahari yang nantinya juga bisa menjadi wadah untuk proses pembelajaran dan pelatihan di kota Dumai.

    “Kepada adek adek Pramuka yang ada di kota Dumai khusus penegak kami mengajak untuk bergabung mengikuti kegiatan saka bahari yang bertempat di Mako Lanal Dumai,” pungkas Letda Laut (P) Yustin.



    Penulis : Anton.
    Editor: Toni Octora.

    Post Bottom Ad