• Breaking News

    Gelper Menjamur Di Simpang Membot " Pengusaha Edo Asal Cina Mampu Lemahkan UU Pasal 303 Di Wilkum Polres Kampar

    Gelper Menjamur Di Simpang Membot " Pengusaha Edo Asal Cina Mampu Lemahkan UU Pasal 303 Di Wilkum Polres Kampar

    Kampar - Sungguh luar biasa trik dan Teknik dari Edo asal Cina Medan salah satu pengusaha perjudian bermodus Gelanggang Permainan ( Gelper ) yang tergolong mahir dalam menjalankan bisnis perjudian yang telah merebah serta tumbuh pesat di berbagai daerah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

    Betapa tidak trik serta teknik yang digunakan oleh para pengusaha perjudian ini mampu melemahkan aturan Hukum tentang larangan perjudian yang telah diatur secara rinci di dalam UU di Negeri Tercinta ini

    Salah satunya seperti yang terjadi di wilayah Hukum Polres Kampar Pekanbaru Riau.

    Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum oleh awak Media bersama Team yang saat itu turun langsung ke lapangan merasa sangat miris terhadap lemahnya hukum di wilayah Polres Kampar yang diduga lemah di hadapan pengusaha Gelper berdarah Cina dari Kita Medan Ini.

    Padahal seperti yang diungkapkan oleh Antonio Hasibuan Selaku Ketua LSM Brantas Provinsi Riau kepada awak media pada hari Senin , 20 Juni 2020 lalu.

    Disebutkannya bahwa perjudian Gelper di sepanjang Simpang Membot Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar terlihat marak dan bebas beraktivitas tanpa tersentuh Hukum sama sekali .

    Hal ini diduga lantaran Tingginya Nilai Uang Gelper Edo Asal China Medan Ini terkesan bisa membuat hukum di wilayah Polres Kampar terkait Pasal 303 tentang Perjudian seakan tak berfungsi sama sekali

    Entah berapa banyak uang yang diterima oknum aparat penegak hukum di kabupaten Kampar sehingga Edo dapat membuka usaha judinya diberbagai kecamatan yang ada di kabupaten Kampar khususnya Tapung Hilir.

    Masyarakat di kecamatan Tapung Hilir berharap adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum dan jajaran kepolisan dalam rangka memberanguskan dugaan praktik perjudian di wilayah tersebut yang dinilai sangat meresahkan warga.

    Kasus pidana perjudian yang melanggar Pasal 303 KUHP itu, kian hari kian mengkhawatirkan, terutama di kecamatan Tapung Hillir dan Tapung Hulu. Dugaan kuat salah satu lokasinya yang sangat terkenal berada disepanjang simpang membot, di seputaran kecamatan Tapung Hilir.

    Arena dalam perjudian itu seakan telah menjadi bagian dari sindikat mafia yang diduga kuat dibekingi oleh oknum aparat yang tidak bertanggung jawab yang ada di lokasi tersebut.

    Tampak jelas di seputaran Kecamatan Tapung Hilir dan Tapung Hulu, terdapat warung atau ruko yang memasang mesin judi jenis Gelper tersebut diubah menjadi sarana untuk pertaruhan bagi para pejudi yang hebat .

    Ketua LSM Brantas mengaku telah banyak masyarakat yang selama ini kecewa dengan sikap aparat, terutama pihak kepolisian, terhadap tempat judi tersebut yang cenderung terkesan membiarkan bahkan terkesan makin berkembang dan bertambah besar serta mengabaikan hal negatif yang dapat tunbuh di masyarakat.

    Semestinya, kata ketua LSM Brantas, aparat lebih menindaklanjuti laporan masyarakat sebelum terjadi ledakan sosial yang dipicu oleh kehadiran rumah judi tersebut.

    Tambahnya lagi, melihat tindakan aparat yang melempem dalam memberantas perjudian di kabupaten Kampar melahirkan ribuan tanda tanya. Ada apa dengan semua ini Kapolres kampar.

    “Terpantau di lapangan penahanan Kasus pidana dalam Pasal 303 KUHP sepertinya agak melempem, apa dikarnakan tempat judi Gelper tersebut sudah mendapat setoran sehingga polres Kampar tutup mata,” ujarnya.

    Ketua LSM Brantas meminta kepada pihak kepolisian terutama Polda Riau, Kodim serta Pemkab Kampar dan para tokoh agama bersinergi dalam memberantas penyakit masyarakat tersebut.

    “Jadi bersinergilah semuanya, jangan semua seperti seolah membiarkan, hal itu akan menimbulkan pertanyaan miring dari warga. 

    " Kita berharap juga dalam penegakan hukum jangan ada lagi oknum aparat yang nakal membekingi segala macam bentuk arena perjudian itu. Dan dengan segera menindak lokasi perjudian sehingga di kabupaten Kampar bersih dari lokasi judi,” tegasnya.

    Lanjutnya,  Sebelumnya sudah sangat banyak laporan tentang judi Gelper kepada Kapolres Kampar AKBP MOHAMMAD KHOLID SIK, namun hingga kini beluma ada terlihat gerakan serius dalam pemberantasan judi Gelper atau penangkapan bandar besarnya terpantau setiap adanya laporan masyarakat hanya hitungan dua atau tiga hari saja para bandar menutup usaha judinya disinyalir karena ada perintah bukak atau tutup dari kepolisian setempat” sebutnya lagi. (Tim)

    Post Bottom Ad