• Breaking News

    Opsnal Polsek Bangko Pusako Ungkap Pelaku Penculikan dan Penganiayaan


    ROHIL- Tim Opsnal Polsek Bangko Pusako telah berhasil mengungkap pelaku penculikan dan perampasan serta penganiayaan berdasarkan LP/B/33/VII/2020/Riau/Res Rohil/Sek Bangko Pusako, tanggal 11 Juli 2020 tentang tindak pidana penculikan dan atau merampas kemerdekaan seseorang, yang terjadi pada hari Senin 06 Juli 2020 sekira Pukul 10.00 Wib, s/d hari Sabtu 11 Juli 2020.

    Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK saat di konformasi melalui Kapolsek Bangko Pusako Akp K Sirait SH di dampingi Kasubag Humas Polres Rohil Akp Juliandi SH mengatakan," kronologis kejadian perampasan, penculikan dan penganiayaan tersebut terjadi pada Hari Senin Tanggal 06 juli 2020 sekira Pukul 10.00 Wib.

    Saudara Kriswandi (19) sedang dirumah bersama ibu dan adiknya, kemudian pelaku B datang menaiki sepeda motor KLX warna hijau, kemudian pelaku B meminta ijin kepada ibunya agar mengajak Kriswandi ke Balam km 37 kerumah saudari Linda untuk mengambil uang, sehingga ibu Kriswandi mengijinkan anaknya pergi bersma pelaku B.

    Pelaku membawa Kriswandi ke km 24 dan memutar balik ke arah km 23, dan di depan Pks ada sebuah gang pelaku B dan Kriswandi berhenti di sebuah kebun sawit dan pelaku B mengatakan kepada Kriswandi agar menunggu adiknya yaitu saudari Ukti, dan benar tidak lama kemudian Ukti datang.

    Dan langsung memeluk dari arah belakang dan pelaku N saat itu datang dari arah semak dan langsung memiting leher korban sambil memukul kepala Kriswandi menggunakan pisau serta menyeret ke arah kebun sawit yang sudah terparkir mobil MITSHBISHI  L200 Strada, selanjutnya Kriswandi dimasukkan oleh pelaku N, kedalam mobil dan di dalam mobil Kriswandi ditinju sebanyak 11 kali dibahagian wajah dan kepala.

    Setelah itu pelaku B menyetir mobil dan membawa ke Nourini tepatnya disebuah kebun sawit dan disana pelaku N menyuruh Kriswandi menghubungi orang tuanya dan pada saat itu pelaku meminta Kriswandi menggunakan Handphone saudari Rosa dan Kriswandi menghubungi orang tuanya, dan mengatakan bahwa ia telah diculik dan meminta agar membayar uang tebusan sebesar Rp. 50.000.000 Rupiah.

    Setelah Kriswandi selesai menghubungi orang tuanya, pelaku N mengikatnya menggunakan lakban warna cokelat dan membawanya kerumah pelaku N yang berada di km 22 Balam, dan dirumah tersebut Kriswandi disekap dan di aniaya dan di tahan di rumah selama 6 hari. Dan pada hari Sabtu 11 juli 2020 Kriswandi disuruh menjemput ibunya untuk damai secara kekeluargaan.

    Dan pada saat itu kesempatan Kriswandi melarikan diri kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangko Pusako guna penyelidikan lebih lanjut.

    Kronogis Penangkapan pelaku perampasan, penculikan dan penganiayaan tersebut pada hari Selasa Tanggal 28 Juli 2020 sekira Pukul 12.30 Wib, mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku B sedang berada di pinggir Jalan Lintas Riau-Sumut Km 22 Kep. Bangko Sempurna.

    Nendapat informasi tersebut, team unit Reskrim Polsek Bangko Pusako langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Sesampai nya di lokasi tepatnya di samping indomaret Km 22, pelaku B sedang duduk-duduk bersama temannya, hingga di lakukan penangkapan terhadapnya dan langsung membaw nya ke Polsek Bangko Pusako untuk proses selanjutnya.

    Korban Kriswandi mengalami luka lebam di mata kanan dan leher serta luka lecet di kepala. Pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku yaitu, pasak 328 Jo 333 Jo  351 KUHP. Tes urine pelaku B yaitu, Metaphetamine (+), Amphetamine (-).

    Adapun saksi-saksi yang berada di Tkp pada saat penangkapan pelaku yaitu, Irba Fikriah (16), yang beralamat di Dusun Sidomulyo Rt 007 Rw 003 Kep. Bangko Sempurna, Rini Wulandari (41), yang beralamat di Dusun Sidomulyo Rt 007 Rw 003 Kep. Bangko Sempurna. Barang bukti berupa Surat  (visum er refertum).



    Sumber: Kbg Hms Polres Rohil.
    Editor: Toni Octora.





    Post Bottom Ad